• Latest
  • Trending
Pertama di Indonesia, BNI Terbitkan AT-1 Bond Rp8,6 Triliun

BNI Bidik Sektor Turunan Komoditas

Panglima TNI Rotasi Sejumlah Kabinda, Termasuk Jawa Barat, Tengah dan Timur

Beredar Info Panglima TINI Mutasi Pangdam

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK Targetkan RI Punya 5 Bank Syariah Raksasa pada 2027

Persis Solo Genjot Kondisi Fisik Jelang Laga Perdana Championship 2026/27

Persis Solo Usung Misi 3 Poin Saat Kontra Kendal Tornado

2 Kali Kalahkan Corona, Ini Rahasia Vietnam

Ekonomi Vietnam Tancap Gas, Tumbuh 9,95% pada Kuartal III 2026

Kapal Perang Rusia Bersandar di Tanjung Priok, Ada Misi Apa?

Kapal Perang Rusia Bersandar di Tanjung Priok, Ada Misi Apa?

3 Pola Makan Picu Kencing Manis

Ahli Gizi Kupas Simpan Nasi di Kulkas, Aman atau Bahaya?

Cetak Rekor, Krakatau Steel Produksi Baja 203,3 Ribu Ton

Krakatau Steel Lebur 4 Anak Usaha Jadi Satu Entitas

Alasan Sprei Hotel Selalu Putih

Alasan Sprei Hotel Selalu Putih

Target 200 Juta Penduduk Punya Buku Bank,  Usia 17 Tahun Otomatis Punya Rekening dan Saldo Rp50 Ribu

Aturan Terbaru Saldo Minimum Bank Pemerintah Mulai Oktober 2026

Prabowo Resmi Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri

Kapolri Suyudi Mutasi 19 Kapolda

Jokowi: Tunjukkan KTA PSI, Politik Itu Soal Momentum

Pengamat: 3 Faktor Jokowi Deklarasi Sebagai Anggota PSI

Prabowo Resmi Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri

Kapolri Suyudi Rombak Sejumlah Jabatan Strategis, Kapolda Metro hingga Kabaharkam Berganti

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Oktober 3, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

BNI Bidik Sektor Turunan Komoditas

by Aspek
Mei 8, 2022
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, NEWS, PERBANKAN
Pertama di Indonesia, BNI Terbitkan AT-1 Bond Rp8,6 Triliun

Menara BNI di Tanah Abang, Jakarta Pusat. [Dok. BNI]

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) membidik peluang pengembangan bisnis ke area sektor downstream atau sektor turunan komoditas.

Perusahaan berkode saham BBNI melihat permintaan pada sektor – sektor turunan kini mulai meningkat seiring pemulihan pascapandemi Covid – 19.

BacaJuga

Beredar Info Panglima TINI Mutasi Pangdam

OJK Targetkan RI Punya 5 Bank Syariah Raksasa pada 2027

Persis Solo Usung Misi 3 Poin Saat Kontra Kendal Tornado

Ekonomi Vietnam Tancap Gas, Tumbuh 9,95% pada Kuartal III 2026

Kapal Perang Rusia Bersandar di Tanjung Priok, Ada Misi Apa?

Ahli Gizi Kupas Simpan Nasi di Kulkas, Aman atau Bahaya?

Corporate Secretary BNI Mucharom mengatakan sektor turunan komoditas menjadi salah satu sektor yang mengalami pertumbuhan kredit cukup tinggi pada tahun ini.

Perseroan membidik sektor turunan komoditas, sejalan dengan arahan dari pemerintah agar komoditas andalan Tanah Air dapat dijual ke luar negeri dengan nilai tambah lebih tinggi.

Pemerintah mulai banyak melarang barang yang belum jadi sehingga semua proses pengolahan terjadi di dalam negeri.

“Kami melihat banyak pembangunan smelter akan sangat marak dan besar. Kami berharap ini menjadi engine pertumbuhan segmen korporasi swasta kami,” kata Mucharom dalam siaran pers, Minggu (8/5).

Mucharom mengatakan pertumbuhan kredit BNI tahun ini masih sesuai target awal tahun. Beberapa nasabah top tier sudah mulai menunjukkan perbaikan kinerja seperti infrastruktur, listrik dan gas, pergudangan dan digital.

Hal ini juga sejalan dengan penurunan restrukturisasi kredit sehingga membantu BNI untuk dapat melakukan ekspansi lebih berkualitas.

“Kami akan tetap dengan target awal kami di high single digit. Kami lihat potensi pertumbuhan tinggi sejak awal tahun ini, sehingga kami cukup percaya diri,” sebutnya.

Adapun, kredit di segmen business banking masih menjadi motor akselerasi bisnis kredit BNI. Pertumbuhan ini terutama pembiayaan ke segmen korporasi swasta yang tumbuh 9,9 persen yoy menjadi Rp193,2 triliun.

Kemudian segmen large commercial tumbuh 24,5 persen yoy menjadi Rp46,1 triliun dan segmen UMKM juga tumbuh 11,8 persen yoy dengan nilai kredit Rp98 triliun.

“Secara keseluruhan kredit di sektor business banking ini tumbuh 4,8% yoy menjadi Rp 489,3 triliun,” tutup Mucharom.

Komentar
Share30Tweet19SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Target 200 Juta Penduduk Punya Buku Bank,  Usia 17 Tahun Otomatis Punya Rekening dan Saldo Rp50 Ribu

Aturan Terbaru Saldo Minimum Bank Pemerintah Mulai Oktober 2026

  ASPEK.ID JAKARTA - Berikut ini rincian saldo minimum di tiga bank nasional mulai Oktober 2026: Bank Mandiri Tabungan Rupiah:...

Pertama di Indonesia, BNI Terbitkan AT-1 Bond Rp8,6 Triliun

BNI Raih Rp10,8 Triliun di semester I 2026

Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mencatat pertumbuhan kredit sebesar 24,4 persen secara tahunan (year on year/yoy)...

BNI Gulung Lapak 96 Kantor Cabang

BNI Bantah Minta Siswa Sakit ke Kantor BNI Urus PIP

Lubuk Pakam - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI membantah pihaknya meminta seorang siswa yang sakit dibawa dengan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In