ASPEK.ID, JAKARTA – Muncul narasi yang menyatakan Gibran tidak naik kelas lalu pindah ke Singapura. Narasi itu disampaikan oleh salah satu Guru SMP N 1 Surakarta. Namun, setelah ditelusuri, narasi tersebut adalah hoaks.
Narasi yang beredar Unggahan berisi narasi guru SMP N 1 Solo menyatakan Gibran pernah tak naik kelas lalu pindah ke Singapura disebarluaskan pada Selasa (6/10/2026).
Berikut narasi yang ditulis di dalam unggahan: “GURU SMPN 1 SOLO BUKA SUARA!!! SULASIH: SETAU SAYA GIBRAN INI TIDAK NAIK KELAS, DAN PINDAH KE SINGAPURA. NILAI BAHASA INGGRISNYA DI BAWAH 50.”
Penelusuran terhadap narasi yang menyebut bahwa Gibran pernah tidak naik kelas lalu pindah ke Singapura melalui Google Search tidak ditemukan pemberitaan kredibel terkait informasi tersebut. Adapun foto yang diklaim guru SMPN 1 Surakarta Sulasih terindikasi sebagai AI generatif. Foto juga terdeteksi 71 persen deepfake.
Jokowi pernah menyebut bahwa Gibran sekolah di di SMPN 1 Surakarta. Kepala SMPN 1 Surakarta, Jawa Tengah, Wuryanti menegaskan, putra sulung Jokowi itu lulus di tingkat SMP.
“Mas Gibran benar-benar siswa SMP Negeri 1 Surakarta dan lulus dari SMP Negeri 1 Surakarta,” ujar Wuryanti dikutip dari Kompas. Setelah lulus SMP, Gibran melanjutkan sekolah ke Orchid Park Secondary School Singapore di level O pada 2002 hingga 2004. Ketika kuliah, Gibran studi di UTS Insearch Pathway. Tiga tahun kemudian, pindah lagi ke Management Development Institute of Singapore (MDIS).
















