• Latest
  • Trending
IMF Perkirakan Ekonomi Global Tumbuh 6% di 2021

IMF: 3 Tantangan Utama Ekonomi Global

Prabowo: Danantara Wajib Bantu Lanjutkan Proyek LRT Jakarta

Prabowo Belum Kirim Supres Pergantian Panglima TNI

Dua Tersangka Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Temui Jokowi di Solo

Jokowi: Setiap Negara Punya Sistem Pendidikan Berbeda-beda

Uji Materi Ijazah Capres Gugur di MK, Ini Pertimbangannya

Istana: Ijazah Gibran Bukan Tidak Ada, Belum Ditemukan

Harga Emas Terancam Turun Lagi Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

Emas Antam Kembali Turun, Ini Daftar Harganya Hari Ini

Polda NTB Tangkap Kasat Narkoba Polres Bima

Buronan Penyelundup HP Ilegal Rp 253 M Ditangkap di Bandara Soetta

Merger Gojek-Tokopedia Permudah UMKM Go Digital

Prabowo Tugaskan Menteri UMKM Kawal Ojol

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini

Gibran Tidak Naik Kelas di SMP Lalu Pindah ke Singapura itu Hoaks

Gibran Tidak Naik Kelas di SMP Lalu Pindah ke Singapura itu Hoaks

Di Halmahera Tengah, Prabowo Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik

Di Halmahera Tengah, Prabowo Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik

UI:  Alasan Data Center AI Butuh Banyak Air

Menkomdigi Ingatkan Air dan Energi, Proyek Data Center BDx Disetop

PTPN Siap Pasok 1 Juta Ton Sawit ke PLN

BPS: Faktor Ekonomi di 17 Provinsi Tumbuh di Atas Nasional

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

Biaya Haji 2027 yang Ditanggung Jamaah Rp54,6 Juta

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Oktober 8, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

IMF: 3 Tantangan Utama Ekonomi Global

by Aspek
Oktober 8, 2026
in BERITA TERBARU, GLOBAL
IMF Perkirakan Ekonomi Global Tumbuh 6% di 2021

ASPEK.ID, AMERIKA – Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF), Kristalina Georgieva menuturkan perekonomian global saat ini tengah dihadapkan pada tiga ancaman utama yang bersumber dari gejolak energi, beban utang, serta perkembangan kecerdasan buatan atau AI.

Bos IMF itu mendesak berbagai negara kaya maupun miskin, untuk segera mengambil langkah nyata dalam menekan tingkat utang serta memperkecil kesenjangan ekonomi yang ada. Georgieva menekankan bahwa para pembuat kebijakan di seluruh dunia sudah tidak bisa lagi menunda berbagai tindakan penting yang diperlukan.

Dalam pidatonya di Singapura menjelang pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia yang dijadwalka di Bangkok pekan depan, Georgieva mengingatkan bahwa para pengambil kebijakan akan dihadapkan pada berbagai pilihan politik yang sulit.

BacaJuga

Prabowo Belum Kirim Supres Pergantian Panglima TNI

Jokowi: Setiap Negara Punya Sistem Pendidikan Berbeda-beda

Istana: Ijazah Gibran Bukan Tidak Ada, Belum Ditemukan

Emas Antam Kembali Turun, Ini Daftar Harganya Hari Ini

Buronan Penyelundup HP Ilegal Rp 253 M Ditangkap di Bandara Soetta

Prabowo Tugaskan Menteri UMKM Kawal Ojol

“Pesan saya kepada para pembuat kebijakan ekonomi dunia minggu depan adalah: kita tidak bisa terus menunda tindakan kebijakan yang diperlukan,” katanya, dikutip dari ABC News, Kamis 8 Oktober 2026.

Pertemuan di Bangkok akan dihadiri oleh para menteri keuangan serta gubernur bank sentral dari 191 negara anggota guna mengevaluasi kondisi ekonomi global sekaligus merumuskan strategi pertumbuhan yang berkelanjutan.

Selain konflik geopolitik di Timur Tengah dan Ukraina yang memberikan pukulan berat bagi perekonomian, masalah lonjakan utang kini kian mengkhawatirkan. Beban utang yang tinggi dirasakan oleh negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Prancis, serta menjadi dilema bagi negara-negara berpenghasilan rendah yang harus membagi anggaran antara membiayai layanan publik atau melunasi pinjaman.

Di sisi lain, perkembangan pesat teknologi AI yang mendongkrak harga saham ke level tertinggi turut menyimpan risiko tersendiri. Georgieva menilai bahwa kehadiran AI tidak bisa dihindari, namun potensi ketidaksesuaian pendapatan, besarnya utang perusahaan teknologi raksasa, serta tingginya kepemilikan saham Amerika Serikat oleh investor global dapat memicu guncangan ekonomi yang berdampak luas jika ekspektasi pasar tidak tercapai.

 

Komentar
Share11Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

UI:  Alasan Data Center AI Butuh Banyak Air

UI:  Alasan Data Center AI Butuh Banyak Air

  ASPEK.ID, JAKARTA -  Penggunaan kecerdasan buatan (AI) ternyata tidak hanya membutuhkan listrik dan daya komputasi.  Di balik jawaban yang...

PT Bukit Asam Tbk Tambah Utang Rp6 Triliun dari BRI dan Mandiri

PT Bukit Asam Tbk Tambah Utang Rp6 Triliun dari BRI dan Mandiri

  ASPEK.ID, JAKARTA  - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mendapatkan fasilitas pembiayaan Rp6 triliun dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)...

Prabowo: Indonesia akan Bangkit, Tak Ada yang Bisa Membendung

Pengamat Puji Prabowo Bisa Lunasi Utang BLBI dalam Waktu Dua Tahun

  ASPEK.ID, JAKARTA:  Apresiasi tinggi layak diberikan kepada Pemerintahan Prabowo Subianto, karena bisa melunasi seluruh sisa utang obligasi Bantuan Likuiditas...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In