• Latest
  • Trending
85% Pekerja Profesional Indonesia Cari Kerja Baru di 2024

Kelas Menengah Berkurang Mengancam Daya Beli

Emas Batangan Antam Menguat

Harga Emas Antam 10 Oktober 2026 Naik, Segini Harga 1 Gram

Ketua Dewan Pakar Golkar Tegaskan Pengunduran Airlangga Bukan Karena Tekanan Internal

Gerindra Apresiasi Golkar Dukung Prabowo Jadi Capres di 2029

Jasa Tirta II Luncurkan Project Konservasi Budidaya Ikan Ramah Lingkungan

Prabowo Tagih Progres Kampung Nelayan, Target 1.386 Akhir 2026

Netflix Razia Sharing Password,  Konsumen Turun

Netflix Berencana PHK 5% Karyawan

Kapolri Pimpin Sertijab, Komjen Asep Jadi Irwasum

Kapolri Pimpin Sertijab, Komjen Asep Jadi Irwasum

Hotel di Mandalika Penuh, Belum Ada Keluhan soal Harga

Hotel di Mandalika Penuh, Belum Ada Keluhan soal Harga

Yusril: RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Januari 2026

Menko Yusril: Wapres Gibran Atasan Kami

OTT KPK, Wahyu Setiawan Berharta Rp 12,8 Miliar

Tiga Pertimbangan KPU Keabsahan Syarat Dokumen Gibran

Avianca Alami Turbulensi, 8 Penumpang Terluka

Avianca Alami Turbulensi, 8 Penumpang Terluka

Gempa M 7,7 Goyang Panama, Presiden Umumkan ini Bencana Besar

Gempa M 7,7 Goyang Panama, Presiden Umumkan ini Bencana Besar

Harga Kopi Arabica Gayo Stabil

Pakar IPB:Rajin Minum Kopi Turunkan Risiko Penyakit Liver

72 Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan MBG

Kemenkeu Potong Anggaran BGN Rp38 T

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Oktober 10, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Kelas Menengah Berkurang Mengancam Daya Beli

by Aspek
Oktober 10, 2026
in BERITA TERBARU, EKONOMI
85% Pekerja Profesional Indonesia Cari Kerja Baru di 2024

JAKARTA — Ekonom sekaligus Direktur Next Policy Yusuf Wibisono menilai, pelemahan daya beli masyarakat tidak hanya terjadi pada kelas bawah, tetapi juga semakin terasa di kelas menengah. Kondisi tersebut tercermin dari perubahan pola konsumsi, ketika masyarakat lebih mengutamakan fungsi barang daripada gengsi.

Yusuf menyebutkan jumlah penduduk kelas menengah Indonesia menyusut dari 60,8 juta orang pada 2018 menjadi 46,7 juta orang pada 2025. Penyusutan tersebut berisiko melemahkan konsumsi dan pertumbuhan ekonomi, terutama ketika daya beli masyarakat tertekan dan kelas menengah mulai mengurangi pengeluaran melalui fenomena downgrading gaya hidup.

Dalam beberapa tahun terakhir, menurut Yusuf, tanda-tanda pelemahan daya beli terlihat dari pusat perbelanjaan yang sepi bahkan tutup. Selain itu, kondisi ini juga ditandai dengan penurunan omzet pasar tradisional hingga keputusan kelas menengah untuk menurunkan standar gaya hidup demi menghemat pengeluaran.

BacaJuga

Harga Emas Antam 10 Oktober 2026 Naik, Segini Harga 1 Gram

Gerindra Apresiasi Golkar Dukung Prabowo Jadi Capres di 2029

Prabowo Tagih Progres Kampung Nelayan, Target 1.386 Akhir 2026

Netflix Berencana PHK 5% Karyawan

Kapolri Pimpin Sertijab, Komjen Asep Jadi Irwasum

Hotel di Mandalika Penuh, Belum Ada Keluhan soal Harga

“Saya melihat pelemahan daya beli masyarakat tidak hanya di kelas bawah namun justru lebih banyak di kelas menengah. Hal ini kemudian terefleksi antara lain dalam fenomena downgrading gaya hidup dimana kelas menengah kini lebih mementingkan fungsi daripada gengsi. Kejatuhan daya beli kelas menengah ini harus mendapat perhatian serius karena berbahaya untuk pencapaian Indonesia Emas 2045,” kata Yusuf disadur dari Republika, Jumat (9/10/2026).

Yusuf menerangkan, kelas menengah yang besar dan kuat merupakan faktor penting untuk mendorong Indonesia menuju status negara berpendapatan tinggi. Namun, dalam tujuh tahun terakhir, jumlah kelas menengah justru menyusut, sementara kelompok masyarakat yang rentan secara ekonomi semakin mendominasi piramida ekonomi.

Data menunjukkan, proporsi penduduk kelas menengah turun dari 23 persen pada 2018 menjadi 16,6 persen pada 2025. Pada periode yang sama, proporsi penduduk rentan miskin dan calon kelas menengah meningkat dari 68,5 persen menjadi 74,5 persen.

Menurut Yusuf, kelas menengah memiliki ketahanan ekonomi yang relatif tinggi karena pendapatannya memungkinkan konsumsi di luar kebutuhan subsisten. Karena itu, penyusutan kelompok ini berpotensi melemahkan konsumsi dan pertumbuhan ekonomi.

“Untuk menyelamatkan kelas menengah, menciptakan lapangan kerja formal yang berkualitas secara luas adalah keharusan, bukan sekedar stimulus fiskal sesaat,” tuturnya.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya solusi jangka panjang bagi perbaikan ekonomi nasional.

Yusuf menyebut, tekanan terhadap kelas menengah berkaitan dengan menurunnya peran sektor formal, baik dalam bentuk pemutusan hubungan kerja (PHK) maupun pekerjaan dengan upah lebih rendah. Seiring deindustrialisasi dan berkurangnya peran sektor formal dalam menyediakan lapangan kerja, kondisi ekonomi kelas menengah dinilai semakin rapuh.

 

Komentar
Share8Tweet5SendShareShare1Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Netflix Razia Sharing Password,  Konsumen Turun

Netflix Berencana PHK 5% Karyawan

ASPEK.ID, JAKARTA - Netflix berencana memotong sekitar 5 persen tenaga kerjanya. Rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) tersebut akan diumumkan pada...

Jumlah Penduduk Miskin di Indonesia Capai 24,79 Juta

9 Poin Penting UU Pelindungan Ketenagakerjaan

  ASPEK.ID, JAKARTA – Pekerja informal hingga pekerja platform digital mendapat sejumlah perlindungan melalui Undang-Undang Pelindungan Ketenagakerjaan. UU tersebut juga...

Jumlah Penduduk Miskin di Indonesia Capai 24,79 Juta

Buruh  & Pengusaha Ungkap Penyebab PHK 53.000 Pekerja

    ASPEK.ID, JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan mencatat jumlah pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang Januari-Agustus 2026 mencapai...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In