• Latest
  • Trending
RI Harus Waspadai Jebakan Gasifikasi Batu Bara

Bahlil: RI Pasok 43% Batu Bara Dunia, Namun Asing Tentukan Harga

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

Anggota DPR Desak Karhutla Ditetapkan Jadi Bencana Nasional

Penerima Kartu Sembako Ditambah dan Diperpanjang

Survei: Harga Barang dan Lapangan Kerja Jadi PR Prabowo-Gibran

Amir Faisal: Demokrasi Harus Dijalankan dengan Kenegarawanan, Bukan Ambisi Kekuasaan

Amir Faisal: Demokrasi Harus Dijalankan dengan Kenegarawanan, Bukan Ambisi Kekuasaan

Gelar RUPS, Ini Profil 3 Calon Dirut BTN

BTN Ungkap Klaim Dana Nasabah Hilang Rp17 Miliar

Sejumlah Instruksi Prabowo Tentang Penanganan Karhutla Kalimantan

Prabowo Gali 200 Titik Bor Air untuk Padamkan Karhutla

Polda NTB Tangkap Kasat Narkoba Polres Bima

Sejumlah Warga AS Ditangkap di Saudi Gegara Rekam Serangan Houthi

Calvin Verdonk Berpeluang Jadi Pemain Indonesia Pertama Tampil di Liga Champions

Calvin Verdonk Berpeluang Jadi Pemain Indonesia Pertama Tampil di Liga Champions

Kenapa Investor Tak Tertarik Investasi Hulu Migas?

Harga Minyak Dunia Turun Usai Trump Izinkan Diesel Rusia Masuk Pasar Global

Harga Emas Antam Naik, Rp1.009.000/gram

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tajam, Ini Rincian Harganya

KPK: Pemanggilan Menteri ATR Nusron Wahid Tergantung Kebutuhan

KPK Akan Panggil Lagi Menteri Nusron Wahid Pekan Ini

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Malaysia Tawarkan 1 Pesawat dan 3 Helikopter Padamkan Karhutla, RI Belum Beri Jawaban

Eks CEO Bukalapak Gabung Canva

Eks CEO Bukalapak Gabung Canva

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Oktober 13, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Bahlil: RI Pasok 43% Batu Bara Dunia, Namun Asing Tentukan Harga

by Aspek
Oktober 13, 2026
in BERITA TERBARU, ENERGI
RI Harus Waspadai Jebakan Gasifikasi Batu Bara

Ilustrasi kapal tongkang pengangkut batubara. [Dok. Kaltim Post]

ASPEK.ID JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia mrnyebutkan bahwa posisi Indonesia menguasai 43% pasokan batu bara dunia, namun harganya masih diatur negara lain. Untuk mengendalikan harga pasar, pemerintah melakukan upaya pengurangan volume produksi batu bara melalui Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu memaparkan bahwa dari total konsumsi batu bara dunia sebesar 8,9 miliar ton, sebanyak 1,3 miliar ton diperdagangkan di pasar internasional. Indonesia menyuplai lebih dari 500 juta ton batu bara ke pasar global.

“Dari 1,3 miliar, 43% itu suplai dari Republik Indonesia. Tetapi harganya diatur oleh asing. Barang-barang punya kita tapi harganya diatur oleh orang lain,” kata Bahlil dalam Rakernas Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI), di Jakarta, Senin (12/10/2026).

BacaJuga

Anggota DPR Desak Karhutla Ditetapkan Jadi Bencana Nasional

Survei: Harga Barang dan Lapangan Kerja Jadi PR Prabowo-Gibran

Amir Faisal: Demokrasi Harus Dijalankan dengan Kenegarawanan, Bukan Ambisi Kekuasaan

BTN Ungkap Klaim Dana Nasabah Hilang Rp17 Miliar

Prabowo Gali 200 Titik Bor Air untuk Padamkan Karhutla

Sejumlah Warga AS Ditangkap di Saudi Gegara Rekam Serangan Houthi

Ia mengungkapkan bahwa harga ekspor batu bara nasional sebelumnya kerap diatur oleh negara tetangga. Bahkan, aturan Harga Batubara Acuan (HBA) yang diterbitkan pemerintah sempat tidak dihiraukan pelaku pasar.

Dalam upaya mengambil alih kendali harga, Kementerian ESDM memperketat alokasi produksi dalam RKAB untuk menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan (supply and demand). Strategi tersebut dinilai efektif menjaga stabilitas harga batu bara Indonesia di tingkat internasional.

Hasil dari kebijakan tersebut, volume produksi batu bara Indonesia pada 2026 disesuaikan menurun dibanding 2025. Kendati volumenya berkurang, nilai transaksi perdagangan dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor pertambangan justru tercatat meningkat.

“Tahun 2026 produksi batu bara kita dibandingkan dengan 2025 itu menurun volumenya, tetapi angka transaksinya itu melebihi di 2025 dan pendapatan negara kita PNBP kita naik,” imbuhnya.

 

Komentar
Share10Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Diputar Saat Mau Pidato, Bahlil Tepok Jidat

Bahlil Bocorkan Tiga Menteri di Bawah Kemenko Hilirisasi

ASPEK.ID, JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia menyebutkan kementerian yang akan berada di bawahnya. Bahlil...

Singapore Airlines Dilarang Masuk Hongkong

10 Maskapai dengan Layanan Wi-Fi Terbaik Dunia

ASPEK.ID, JAKARTA -Beberapa maskapai peneebangan dunia mendapat predikati sebagai “World's Best Onboard Wi-Fi” dalam World Airline Awards 2026 yang diselenggarakan...

Pesawat Turkish Airlines Terbakar saat Mendarat di Nepal

20 Maskapai Terbaik Dunia 2026

  ASPEK. ID,  LONDON - Singapore Airlines dinobatkan sebagai maskapai terbaik dunia 2026 dalam ajang Skytrax World Airline Awards. Penghargaan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In