• Latest
  • Trending
PPh Perusahaan Turun 19%, Ini Syaratnya

Dampak Maklumat MSCI, IHSG Trading Halt Melemah 8%

KopDes Soft Launching pada Oktober 2026

Tiga Kunci Keberhasilan Kopdes

Wapres Gibran Jenguk Siswa Keracunan MBG & Minta Maaf   

Demokrat: Pansus Ijazah Untungkan Wapres Gibran

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

16 Bandara di Papua Terdampak Kabut Asap Karhutla, Penerbangan Terganggu

Enam Dokter Internship Meninggal Dunia Sepanjang 2026, Ini Daftarnya

Danantara Siapkan Rp 1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Persis Solo Gelar TC di Garudayaksa Training Centre, Siap Uji Kekuatan dengan Tim Liga 1

Deltras FC Waspadai Kebangkitan Persis Solo

13 Desa di Aceh Belum Teraliri Listrik

Bahlil Ungkap 11 Ribu Desa di RI Belum Teraliri Listrik

Harga Emas Terancam Turun Lagi Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

Harga Emas Antam Mulai Menguat, Cek Harga Terbaru Hari Ini

Surya Paloh Kirim Sinyal Tolak Pemakzulan Wapres Gibran

Surya Paloh Kirim Sinyal Tolak Pemakzulan Wapres Gibran

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

Singapura Usut Perusahaan yang Lakukan Karhutla di RI

Dolar AS Makin Kuat Setelah The Fed Naikkan Suku Bunga

Pagi Jumat Rupiah Tembus Rp18.038/Dolar AS

Pengunjung Monas Dibatasi 200 Orang/Jam

Langit Jakarta Berkabut Bukan Karena Karhutla

KPK Sita Rp800 Juta dari Hercules

KPK Sita Rp800 Juta dari Hercules

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Oktober 16, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Dampak Maklumat MSCI, IHSG Trading Halt Melemah 8%

by Aspek
Oktober 16, 2026
in BERITA TERBARU, MARKET
PPh Perusahaan Turun 19%, Ini Syaratnya

Ilustrasi IHSG. [Dok. Kemenkeu]

ASPEK.ID, JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah hingga batas penghentian sementara perdagangan atau trading halt saat pembukaan perdagangan pada Jumat (16/10/2026). Hal ini terjadi usai MSCI berpotensi menurunkan status pasar modal Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.

Berdasarkan data perdagangan RTI Business pukul 09.07 WIB, IHSG melemah 8% ke level 5.393,82. Saat ini, volume perdagangan BEI mencapai 5.360 miliar dengan nilai transaksi Rp 905.152 triliun. Frekuensi saham yang diperdagangkan hingga saat ini mencapai 105.728 kali.

Mayoritas saham tercatat bergerak di zona merah sejak pembukaan perdagangan pagi ini, tercatat 595 saham melemah, 14 saham menguat, dan 33 saham lainnya stagnan.

BacaJuga

Tiga Kunci Keberhasilan Kopdes

Demokrat: Pansus Ijazah Untungkan Wapres Gibran

16 Bandara di Papua Terdampak Kabut Asap Karhutla, Penerbangan Terganggu

Danantara Siapkan Rp 1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Deltras FC Waspadai Kebangkitan Persis Solo

Bahlil Ungkap 11 Ribu Desa di RI Belum Teraliri Listrik

Untuk diketahui ketentuan trading halt atau perhentian sementara perdagangan BEI ditetapkan jika IHSG melemah hingga 8%. Secara otomatis, perdagangan sesi ini dihentikan selama 30 menit ke depan.

Pelemahan IHSG terjadi imbas pengumuman MSCI yang berpotensi menurunkan status pasar modal Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Hal tersebut masih dalam tahap konsultasi dengan pelaku pasar dan keputusan final akan diumumkan paling lambat pada 30 Juni 2027.

Dalam pengumuman MSCI, potensi penurunan status ini terjadi karena kekhawatiran berkelanjutan terkait aksesibilitas investasi dan tata kelola pasar saham Indonesia. Pelaku pasar menyampaikan kekhawatiran serius mengenai kelayakan investasi di pasar saham Indonesia.

“Kekhawatiran tersebut mencakup struktur kepemilikan saham yang terus dinilai tidak transparan serta dugaan aktivitas perdagangan yang terkoordinasi,” tulis pengumuman MSCI dikutip Jumat (16/10/2026).

 

Komentar
Share10Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Terjun Bebas ke 5.812, 635 Saham Berguguran

ASPEK.ID, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat pada perdagangan Kamis (15/10/2026). Hingga menjelang siang, indeks saham...

Bandara Ngurah Rai Sewa Spot Foto Rp5 Juta

Pemerintah Bantah Daya Beli Warga Melemah ini Buktinya

ASPEK.ID, JAKARTA - Pemerintah menepis anggapan daya beli masyarakat Indonesia melemah di tengah keluhan penurunan konsumsi sejumlah barang. Pemerintah justru...

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Menguat di Awal Pekan, Dibuka di Level 6.109

ASPEK.ID, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan pekan ini di zona hijau. Indeks saham domestik tersebut dibuka...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In