ASPEK.ID, KALBAR – Badan konservasi Kalimantan Barat bersama organisasi nirlaba Indonesia, YIARI, pada Sabtu (17/10/2026) menyampaikan tim gabungan telah mengevakuasi 51 orangutan dari sejumlah lokasi di provinsi tersebut selama periode 6 Agustus hingga 19 Oktober 2026
Sebanyak 96 orangutan yang terancam punah diperkirakan telah diselamatkan dari kebakaran hutan dan lahan yang meluas di Indonesia dalam beberapa bulan terakhir.
Sejumlah kelompok konservasi melaporkan upaya penyelamatan satwa tersebut di tengah kabut asap yang menyelimuti kawasan Asia Tenggara
Sementara itu, data Kementerian Kehutanan Indonesia yang disampaikan pekan ini menunjukkan jumlah orangutan yang diselamatkan dalam beberapa bulan terakhir di Kalimantan diperkirakan mencapai 96 ekor.
Penyelamatan terbaru berlangsung pada Sabtu, ketika tiga lembaga konservasi mengevakuasi seekor orangutan jantan berusia 20 tahun di Desa Hampangen, Kalimantan Tengah, Pulau Kalimantan.
Orang Utan dan Bayinya Terbakar dalam Karhutla, Evakuasi Dramatis
“Proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati,” kata ketiga lembaga tersebut.
Ketiga lembaga itu menjelaskan, setelah orangutan dibius, tim medis langsung melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum membawa satwa tersebut ke pusat rehabilitasi.
















