• Latest
  • Trending
Susunan Lengkap Direksi Baru PLN

Ada Keganjilan, PLN Diminta Nego Ulang TOP Pembelian Listrik Swasta

Cuaca Buruk Hambat Evakuasi 6 Korban Pesawat ATR 42-500

Cuaca Buruk, Lima Jenazah Korban ATR Dievakuasi Lewat Udara

Banjir Hambat Jalan ke Stasiun Halim, KCIC Sarankan Jalur Alternatif

Banjir Hambat Jalan ke Stasiun Halim, KCIC Sarankan Jalur Alternatif

Bantah Pemerasan Rp 2,6 M, Bupati Pati Sudewo Ajukan 3 Bantahan

Tim 8 Sudewo Diduga Mainkan Tarif Jabatan Desa, Sekdes Dipatok Rp 225 Juta

Komisi XI DPR Uji Calon Deputi Gubernur BI, Solikin M. Juhro Tampil Perdana

Komisi XI DPR Uji Calon Deputi Gubernur BI, Solikin M. Juhro Tampil Perdana

Fadli Zon Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Fadli Zon Usul Insentif Pajak Buat Pengusaha yang Peduli Budaya

Indonesia Jadi Tuan Rumah World Rally Championship

KPK Panggil Eks Menpora Dito Ariotedjo Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Transjakarta Hentikan Sementara Sejumlah Rute Imbas Banjir, Ini Daftarnya

Transjakarta Hentikan Sementara Sejumlah Rute Imbas Banjir, Ini Daftarnya

Kejagung Lelang Kapal Tanker Rp 1,1 Triliun di Batam

Kejagung Lelang Kapal Tanker Rp 1,1 Triliun di Batam

Tertahan Semak di Pinggir Air Terjun, Jenazah Diduga Pramugari ATR Berhasil Dievakuasi

Tertahan Semak di Pinggir Air Terjun, Jenazah Diduga Pramugari ATR Berhasil Dievakuasi

Aceh Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat

Aceh Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat

Prabowo di WEF: Tanpa Perdamaian, Tak Akan Ada Kemakmuran

Prabowo di WEF: Tanpa Perdamaian, Tak Akan Ada Kemakmuran

Panduan Lengkap Ibadah Ramadan & Idulfitri 1442 H/2021

KPK Beberkan Alasan Eks Menag Yaqut Belum Ditahan Meski Sudah Tersangka

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Januari 23, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Ada Keganjilan, PLN Diminta Nego Ulang TOP Pembelian Listrik Swasta

by Zamzami Ali
Agustus 5, 2021
in BUMN
Susunan Lengkap Direksi Baru PLN

PT PLN (Persero). [Foto: Istimewa/HO]

ASPEK.ID, JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto melihat ada keganjilan dibalik perpanjangan kontrak kontrak listrik swasta (Independent Power Producer/IPP) yang seharusnya telah habis masa operasi pembangkitnya.

“Keganjilan yang saya lihat itu salah satunya terkait klausul take or pay (TOP) yang merupakan kewajiban PLN membeli minimal 70 persen produksi listrik swasta, yang tetap ada dalam perpanjangan kontrak tersebut. Padahal saat ini pasokan listrik secara nasional surplus lebih dari 30 persen,” ujar Mulyanto dalam siaran pers yang dikutip, Kamis (5/8/2021).

Hal tersebut menurutnya seolah memperlihatkan posisi daya tawar manajemen PLN yang lemah. Seharusnya pihak PLN dapat menolak perpanjangan kontrak listrik swasta di tengah surplus listrik seperti sekarang ini.

BacaJuga

BUMN Tekstil Bisa Jadi Tulang Punggung Baru Industri Nasional

Danantara Targetkan Aset Tembus Tiga Kali Lipat pada 2030, Konsolidasi BUMN Jadi Kunci

Agus Gumiwang Buka Suara soal BUMN Tekstil dan Masa Depan Sritex

Bentuk BUMN Tekstil, Pemerintah Mau Kembalikan Kejayaan Sritex

Perdana Ikut WEF 2026, Danantara Siap Dorong Investasi Berkualitas ke Indonesia

Danantara Kaji Pembentukan BUMN Tekstil, Pertimbangkan Serapan Tenaga Kerja

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Untuk apa memperpanjang kontrak dengan pihak IPP, dimana PLN sudah tidak membutuhkan listrik di tengah demand listrik yang rendah. Apalagi klausul TOP tetap masih disertakan di dalam kontrak tersebut.  Ini mengherankan,” tegasnya,

Politisi Fraksi PKS ini mengingatkan bahwa ketentuan TOP merupakan beban berat untuk PLN, karena mereka terpaksa harus membayar listrik sebanyak minimal 70 persen, baik yang dibutuhkan atau tidak dibutuhkan. 

“Dulu saat kita kekurangan listrik, klausul TOP ini menjadi alat yang efektif untuk membujuk IPP swasta, agar mereka mau membangun pembangkit listrik. Tapi saat ini kondisinya sudah berbalik seratus delapan puluh derajat. Listrik kita berlebih, sedang program tambahan listrik 35 ribu MW sudah terlanjur kontraktual beserta klausul TOP-nya,” paparnya.

Ditambahkannya, hal tersebut semakin membebankan keuangan PLN. Pasalnya, utang PLN saat ini hampir mencapai Rp500 triliun.

“Jadi, saya mendorong penuh agar PLN me-renegosisasi lagi klausul dan besaran TOP ini. Tidak perlu ada perpanjangan kontrak listrik dengan tetap mencantumkan klausul TOP di tengah kelebihan listrik seperti sekarang ini,” tandasnya.

Apalagi, diketahui ke depan sumber energi primer yang murah dan memberikan keuntungan selama ini, yakni Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) harus terus dikurangi dan dengan tanpa kontrak baru, demi komitmen terhadap pengembangan green energy. Hal ini juga akan semakin menambah beban berat untuk PLN.

Tidak hanya itu, PLN juga berencana melaksanakan holdingisasi PLTU dalam rangka konsolidasi dan efisiensi operasional bisnis mereka, termasuk juga holdingisasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) bersama dengan Pertamina.

Komentar
Share16Tweet10SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Ajak BEI, BUMN Diharapkan Jadi Pemain Global

Erick Thohir Angkat Eks Gubernur BI & Politikus Demokrat Jadi Komisaris PLN

Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir mengangkat mantan Gubernur Bank Indonesia yang juga mantan Ketua Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran Burhanuddin Abdullah menjadi komisaris utama PT...

Peringati Paskah, Moeldoko Ajak Indonesia Jaga Toleransi

PLN Tampilkan Kesiapan Ekosistem EV di Indonesia

Kepala Staf Kepresidenan Indonesia sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko membuka Periklindo Electric...

PLN Setor Dividen Rp2,19 Triliun ke Negara

PLN meningkatkan kontribusinya terhadap pendapatan negara melalui setoran dividen dan pajak perusahaan.  "Telah disepakati setoran dividen PLN kepada negara sebesar...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jakarta Banjir, Sejumlah Rute Bus Transjakarta Tak Beroperasi

Transjakarta Uji Coba Bus Listrik Rute Blok M-Balai Kota, Gratis Hingga 3 Bulan

Panduan Lengkap Ibadah Ramadan & Idulfitri 1442 H/2021

KPK Beberkan Alasan Eks Menag Yaqut Belum Ditahan Meski Sudah Tersangka

Jalan Daan Mogot Cengkareng Terendam Banjir hingga Malam

Jalan Daan Mogot Cengkareng Terendam Banjir hingga Malam

Aceh Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat

Aceh Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat

Cuaca Buruk Hambat Evakuasi 6 Korban Pesawat ATR 42-500

Cuaca Buruk, Lima Jenazah Korban ATR Dievakuasi Lewat Udara

Banjir Hambat Jalan ke Stasiun Halim, KCIC Sarankan Jalur Alternatif

Banjir Hambat Jalan ke Stasiun Halim, KCIC Sarankan Jalur Alternatif

Bantah Pemerasan Rp 2,6 M, Bupati Pati Sudewo Ajukan 3 Bantahan

Tim 8 Sudewo Diduga Mainkan Tarif Jabatan Desa, Sekdes Dipatok Rp 225 Juta

Komisi XI DPR Uji Calon Deputi Gubernur BI, Solikin M. Juhro Tampil Perdana

Komisi XI DPR Uji Calon Deputi Gubernur BI, Solikin M. Juhro Tampil Perdana

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In