• Latest
  • Trending
Ancaman Longsor Susulan Mengintai Cisarua, Ini Rekomendasi Badan Geologi

Ancaman Longsor Susulan Mengintai Cisarua, Ini Rekomendasi Badan Geologi

Kapolri Beberkan Kronologi Aksi Teroris Penyerang Mabes Polri

Kapolri Klaim Indonesia Relatif Aman dari Dampak Gejolak Global

Modifikasi Cuaca di IKN Kurangi Hujan 97%

Rini Widyantini: IKN Momentum Mendesain Ulang Cara Negara Bekerja

Respons Milo Usai Persis Solo Ditahan Imbang Madura

Respons Milo Usai Persis Solo Ditahan Imbang Madura

Jenazah Pilot dan Co-pilot Pesawat Smart Air Berhasil Dievakuasi ke Timika

Olah TKP Ungkap 13 Titik Tembakan dalam Serangan ke Pesawat Smart Air

AMDAL Masela Terbit, SKK Migas Siapkan Groundbreaking Proyek Gas Terbesar RI

AMDAL Masela Terbit, SKK Migas Siapkan Groundbreaking Proyek Gas Terbesar RI

Habib Bahar Dijadwalkan Diperiksa Polisi Rabu Depan

Polisi Tunda Penahanan Bahar bin Smith, Ini Alasannya

Aji Santoso Sebut tak Ada Jaminan Ambil Poin di Kandang Persiraja

Aji Santoso Sebut Duel PSPS Kontra Persiraja Sebagai Laga Final

RI Bangun Pusat Riset Rumput Laut di kawasan Teluk Ekas Lombok

RI Bangun Pusat Riset Rumput Laut di kawasan Teluk Ekas Lombok

10 Kecamatan di Jember Dikepung Banjir, 1 Orang Meninggal

10 Kecamatan di Jember Dikepung Banjir, 1 Orang Meninggal

Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Bulan Maret

500 Kepala Daerah Tersandung Korupsi, Kemendagri Dorong Evaluasi Sistem Rekrutmen Politik

Kemenkes Soroti Rp 200 Triliun Dana BPJS untuk Semua Penyakit

Bantuan Meugang Rp72 M untuk Aceh Cair, Distribusi Ditarget Rampung Sebelum Ramadhan

Tak Boleh Tunai, Bantuan Meugang Presiden untuk Aceh Harus Berupa Daging

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Februari 15, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Ancaman Longsor Susulan Mengintai Cisarua, Ini Rekomendasi Badan Geologi

by Muhammad Fadhil
Januari 30, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
Ancaman Longsor Susulan Mengintai Cisarua, Ini Rekomendasi Badan Geologi

Plh Kepala PVMBG Badan Geologi Edi Slameto. (Liputan6.com/Arya Prakasa)

ASPEK.ID, BANDUNG – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa ancaman bencana di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, belum sepenuhnya berakhir. Wilayah tersebut masih berpotensi mengalami pergerakan tanah dan aliran bahan rombakan susulan, terutama jika dipicu curah hujan tinggi.

Plh Kepala PVMBG Badan Geologi, Edi Slameto, menyampaikan bahwa kondisi geologi dan morfologi kawasan tersebut menjadikan permukiman warga berada dalam zona rawan. Karena itu, relokasi ke lokasi yang lebih aman direkomendasikan sebagai langkah mitigasi utama.

“Kawasan di Desa Pasirlangu masih berpotensi terjadi pergerakan tanah dan aliran rombakan susulan,” kata Edi di Kantor Badan Geologi, Bandung, Jumat (30/1).

BacaJuga

Kapolri Klaim Indonesia Relatif Aman dari Dampak Gejolak Global

Rini Widyantini: IKN Momentum Mendesain Ulang Cara Negara Bekerja

Respons Milo Usai Persis Solo Ditahan Imbang Madura

Olah TKP Ungkap 13 Titik Tembakan dalam Serangan ke Pesawat Smart Air

AMDAL Masela Terbit, SKK Migas Siapkan Groundbreaking Proyek Gas Terbesar RI

Polisi Tunda Penahanan Bahar bin Smith, Ini Alasannya

Advertisement. Scroll to continue reading.

Berdasarkan Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT), lokasi longsor berada pada Zona Kerentanan Gerakan Tanah Menengah. Artinya, potensi gerakan tanah dapat meningkat sewaktu-waktu apabila faktor pemicu, khususnya curah hujan tinggi, terus berlangsung.

Menurut Edi, risiko serupa tidak hanya mengintai Pasirlangu. Lembah-lembah lain di sekitar kaki Gunung Burangrang dengan karakteristik morfologi dan geologi yang sama juga berpotensi mengalami kejadian serupa.

“Bukan hanya Pasirlangu, lembah-lembah lain dengan karakteristik morfologi dan geologi serupa memiliki potensi kejadian yang sama,” ujarnya.

Selain relokasi, Badan Geologi merekomendasikan normalisasi sungai serta pembangunan struktur penahanan limpasan air guna mengendalikan erosi air dan tanah. Pemantauan jalur air di lembah-lembah lain dengan karakteristik serupa juga dinilai penting untuk menekan risiko bencana lanjutan.

“Juga meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah. Masyarakat juga diimbau agar selalu mengikuti arahan dari BPBD dan aparat pemerintah setempat,” ucap dia.

Faktor Penyebab Longsor

Badan Geologi mengidentifikasi sejumlah faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya longsor di Cisarua. Dari sisi morfologi, kawasan ini merupakan hasil aktivitas vulkanisme Gunung Burangrang pada masa lalu yang kemudian mengalami pelapukan, erosi, dan denudasi secara intensif.

Secara geologi, tanah di wilayah tersebut telah mengalami pelapukan lanjut sehingga bersifat gembur, urai, dan mudah lepas. Kondisi ini diperparah oleh pengaruh struktur geologi regional berupa patahan dan rekahan dengan arah dominan barat laut–tenggara serta barat daya–timur laut.

“Secara regional daerah ini dipengaruhi oleh sistem struktur geologi berupa patahan dan rekahan yang berarah dominan barat laut–tenggara dan barat daya–timurlaut yang di temukan sepanjang lereng bagian atas,” kata Edi.

Faktor lain datang dari kondisi lereng tengah yang membentuk lembah sungai sempit dan curam. Penyempitan aliran sungai hingga 1–2 meter akibat erosi dan sedimentasi turut meningkatkan potensi aliran rombakan saat hujan deras.

Penggunaan lahan juga berperan. Lereng atas didominasi vegetasi tanaman keras, sementara lereng tengah dimanfaatkan sebagai kebun dan ladang campuran. Di bagian bawah atau kaki lereng—yang menjadi area landaan aliran banjir bandang—terdapat permukiman penduduk serta lahan pertanian.

“Pada lereng bagian bawah atau kaki lereng tempat landaan aliran banjir bandang didominasi oleh permukiman penduduk, lahan pertanian lahan kering, kebun campuran, sayuran dan palawija serta sebagian kawasan terbuka,” jelas dia.

Edi menegaskan, longsor besar seperti yang terjadi pada 24 Januari 2026 merupakan hasil dari kombinasi seluruh faktor tersebut. Jika salah satu faktor tidak terpenuhi, potensi longsor tetap ada, namun skalanya diperkirakan lebih kecil.

“Apabila empat faktor ini tidak terpenuhi salah satunya, belum tentu terjadi atau kalau pun longsor ya sedikit saja,” katanya. []

Komentar
Share10Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Kapolri Beberkan Kronologi Aksi Teroris Penyerang Mabes Polri

Kapolri Klaim Indonesia Relatif Aman dari Dampak Gejolak Global

ASPEK.ID, BANTUL - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan kondisi Indonesia saat ini tetap relatif stabil meskipun dunia tengah menghadapi...

Modifikasi Cuaca di IKN Kurangi Hujan 97%

Rini Widyantini: IKN Momentum Mendesain Ulang Cara Negara Bekerja

ASPEK.ID, JAKARTA - Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak semata-mata soal pemindahan pusat pemerintahan dari Jakarta. Lebih...

Respons Milo Usai Persis Solo Ditahan Imbang Madura

Respons Milo Usai Persis Solo Ditahan Imbang Madura

ASPEK.ID, SOLO - Persis Solo gagal memenuhi hasratnya untuk bisa mencatat kemenangan perdana di laga home musim ini. Pada laga...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dudy Rotasi Pejabat Eselon I Kemenhub, Arif Toha Ditunjuk Jadi Sekjen

Dudy Rotasi Pejabat Eselon I Kemenhub, Arif Toha Ditunjuk Jadi Sekjen

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

Rombak Direksi, PT Timah Kini Punya Wadirut

Kapolri Beberkan Kronologi Aksi Teroris Penyerang Mabes Polri

Kapolri Klaim Indonesia Relatif Aman dari Dampak Gejolak Global

Modifikasi Cuaca di IKN Kurangi Hujan 97%

Rini Widyantini: IKN Momentum Mendesain Ulang Cara Negara Bekerja

Respons Milo Usai Persis Solo Ditahan Imbang Madura

Respons Milo Usai Persis Solo Ditahan Imbang Madura

Jenazah Pilot dan Co-pilot Pesawat Smart Air Berhasil Dievakuasi ke Timika

Olah TKP Ungkap 13 Titik Tembakan dalam Serangan ke Pesawat Smart Air

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In