• Latest
  • Trending
Azan Tujuh Muazin Bergema di Cirebon, Tradisi 500 Tahun yang Tetap Hidup

Azan Tujuh Muazin Bergema di Cirebon, Tradisi 500 Tahun yang Tetap Hidup

Bahlil: Impor Minyak dari AS Sudah Berjalan Bertahap

Pertemuan di Tokyo, Indonesia-Brunei Bahas Impor Minyak dan Transisi Energi

Iran Tangkap Puluhan Orang yang Diduga Bantu Operasi Israel

Iran Tangkap Puluhan Orang yang Diduga Bantu Operasi Israel

Pelindo I MoU dengan Rotterdam & Zhejiang  Kembangkan Kuala Tanjung

Dukung Arus Mudik Lebaran, Pelindo Siagakan Layanan Pelabuhan Tanpa Henti

Gedung Umat Islam akan Dibangun di Kawasan HI, Prabowo Siapkan Lahan 4.000 Meter

Prabowo Mau Tertibkan Pengamat yang Tak Patriotik & Suka Menghasut

Antisipasi Lonjakan Lebaran, Dua Kargo LPG dari Australia Segera Masuk RI

Antisipasi Lonjakan Lebaran, Dua Kargo LPG dari Australia Segera Masuk RI

Bupati Cilacap Kumpulkan Dana Rp515 Juta untuk THR Polisi hingga Jaksa

Bupati Cilacap Kumpulkan Dana Rp515 Juta untuk THR Polisi hingga Jaksa

Kasus Jalur Impor Ilegal, Pejabat DJBC Resmi Ditahan KPK

OTT KPK Cilacap, Bupati Kumpulkan Dana THR untuk Forkompida

Yusril: RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Januari 2026

Yusril Minta Polisi Ungkap Aktor Intelektual di Balik Serangan terhadap Aktivis KontraS

KPK Dalami Dugaan Imbal Jasa Biro Haji ke Pengurus PWNU DKI

KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Tersangka Pemerasan Proyek

Penguatan Dolar Tekan Harga Emas Global Dua Pekan Berturut-turut

Bupati Cilacap Kena OTT KPK, PKB: Jadi Pelajaran untuk Semua Kader

Bupati Cilacap Kena OTT KPK, PKB: Jadi Pelajaran untuk Semua Kader

Pesawat Militer AS Jatuh di Irak Barat, Enam Awak Dilaporkan Tewas

Pesawat Militer AS Jatuh di Irak Barat, Enam Awak Dilaporkan Tewas

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Maret 16, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Azan Tujuh Muazin Bergema di Cirebon, Tradisi 500 Tahun yang Tetap Hidup

by Muhammad Fadhil
Februari 21, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
Azan Tujuh Muazin Bergema di Cirebon, Tradisi 500 Tahun yang Tetap Hidup

Masjid di Cirebon berusia 500 tahun memiliki tradisi langka. (Beritasatu.com/Dede Adhitama)

ASPEK.ID, CIREBON – Di jantung kota Cirebon, berdiri sebuah masjid yang bukan sekadar tempat ibadah, melainkan penanda sejarah panjang peradaban Islam di pesisir utara Jawa. Masjid Agung Sang Cipta Rasa, yang telah berusia lebih dari lima abad, masih mempertahankan tradisi yang nyaris tak ditemukan di tempat lain.

Setiap Jumat, azan tidak hanya dikumandangkan oleh satu suara. Tujuh muazin berdiri bersamaan, melantunkan panggilan salat dalam harmoni yang menggema ke seluruh penjuru kawasan keraton. Tradisi ini menjadi identitas khas masjid sekaligus pengalaman spiritual yang berbeda bagi setiap jemaah.

Masjid yang berada di kompleks Keraton Kasepuhan ini didirikan pada 1480 Masehi oleh Sunan Gunung Jati, atau Syekh Syarif Hidayatullah. Sejak awal, masjid ini menjadi pusat penyebaran syiar Islam di wilayah barat Pulau Jawa.

BacaJuga

Pertemuan di Tokyo, Indonesia-Brunei Bahas Impor Minyak dan Transisi Energi

Iran Tangkap Puluhan Orang yang Diduga Bantu Operasi Israel

Dukung Arus Mudik Lebaran, Pelindo Siagakan Layanan Pelabuhan Tanpa Henti

Prabowo Mau Tertibkan Pengamat yang Tak Patriotik & Suka Menghasut

Antisipasi Lonjakan Lebaran, Dua Kargo LPG dari Australia Segera Masuk RI

Bupati Cilacap Kumpulkan Dana Rp515 Juta untuk THR Polisi hingga Jaksa

Advertisement. Scroll to continue reading.

Patih Keraton Kasepuhan, Pangeran Raja Gumilar Soeryadiningrat menegaskan peran historis masjid tersebut.

“Masjid ini didirikan Sunan Gunung Jati pada 1480 Masehi dan menjadi pusat penyebaran syiar Islam di wilayah barat Pulau Jawa,” ujar Pangeran Raja Gumilar Soeryadiningrat kepada wartawan, Sabtu (21/2).

Menurutnya, keberadaan masjid ini menjadi bukti perkembangan peradaban Islam yang menjangkau wilayah Jawa Barat, Jakarta, hingga Banten.

Akulturasi dalam Arsitektur

Tak hanya kaya tradisi, bangunan masjid juga menyimpan jejak akulturasi budaya. Desainnya disebut dirancang oleh Sunan Kalijaga dengan bentuk menyerupai pendopo khas Jawa.

Arsitekturnya memadukan unsur Majapahit, Tiongkok, hingga Portugis. Perpaduan itu terlihat dari detail ruang salat, ornamen, hingga tiang-tiang penyangga yang kokoh berdiri sejak ratusan tahun lalu.

“Perpaduan ini menjadi simbol akulturasi budaya dan pluralisme yang telah tumbuh sejak ratusan tahun lalu,” katanya lagi.

Nama “Sang Cipta Rasa” sendiri mengandung makna filosofis. “Sang” dimaknai sebagai keagungan, “Cipta” berarti dibangun, dan “Rasa” bermakna digunakan—sebuah refleksi bahwa masjid ini bukan hanya didirikan, tetapi dihidupkan oleh spiritualitas masyarakatnya.

Sembilan Pintu dan Filosofi Kerendahan Hati

Masjid ini memiliki sembilan pintu yang melambangkan Wali Songo. Ukurannya tidak lazim: lebar sekitar 40 sentimeter dan tinggi 160 sentimeter. Setiap orang yang masuk harus sedikit menundukkan kepala.

Simbolismenya jelas—penghormatan kepada Sang Pencipta dan penegasan bahwa semua manusia setara di hadapan-Nya.

Meski telah berdiri lebih dari 500 tahun, sebagian besar struktur bangunan masih mempertahankan keaslian. Perawatan rutin dilakukan untuk menjaga warisan sejarah tersebut tetap lestari.

Menghidupkan Malam Ramadan

Memasuki bulan suci, aktivitas keagamaan di masjid ini meningkat tajam. Jemaah memadati ruang utama untuk tarawih dan ibadah malam. Ada pula tradisi khusus: beduk ditabuh pada pukul 23.00 WIB sebagai penanda menghidupkan malam Ramadan.

Kini, Masjid Agung Sang Cipta Rasa tak hanya berfungsi sebagai pusat spiritual. Kehadirannya juga menggerakkan ekonomi warga di sekitar Keraton Kasepuhan, menjadi simpul antara sejarah, budaya, dan kehidupan sosial masyarakat Cirebon hari ini.

Lebih dari lima abad berlalu, azan tujuh muazin itu masih menggema—menjaga denyut tradisi di tengah perubahan zaman. []

Komentar
Share41Tweet26SendShareShare7Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Bahlil: Impor Minyak dari AS Sudah Berjalan Bertahap

Pertemuan di Tokyo, Indonesia-Brunei Bahas Impor Minyak dan Transisi Energi

ASPEK.ID, TOKYO - Pemerintah Indonesia membuka peluang untuk mengimpor minyak bumi dari Brunei Darussalam sebagai salah satu langkah memperkuat ketahanan...

Iran Tangkap Puluhan Orang yang Diduga Bantu Operasi Israel

Iran Tangkap Puluhan Orang yang Diduga Bantu Operasi Israel

ASPEK.ID, TEHERAN - Otoritas keamanan Iran menangkap puluhan orang yang diduga menjadi informan Israel di sejumlah wilayah negara itu, di...

Pelindo I MoU dengan Rotterdam & Zhejiang  Kembangkan Kuala Tanjung

Dukung Arus Mudik Lebaran, Pelindo Siagakan Layanan Pelabuhan Tanpa Henti

ASPEK.ID, JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memastikan seluruh layanan kepelabuhanan tetap beroperasi penuh selama masa angkutan Lebaran...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Jokowi Beri Sinyal Duetkan Prabowo dan Erick Thohir

Pengamat:  Erick Perkuat Basis Suara Prabowo di Luar Jawa

Gibran Ungkap Kondisi Prabowo Usai Operasi Besar

Besok Sidang Kabinet Paripurna di Istana, 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Pengunjung Monas Dibatasi 200 Orang/Jam

Menteri BUMN Hijaukan Monas

Bahlil: Impor Minyak dari AS Sudah Berjalan Bertahap

Pertemuan di Tokyo, Indonesia-Brunei Bahas Impor Minyak dan Transisi Energi

Iran Tangkap Puluhan Orang yang Diduga Bantu Operasi Israel

Iran Tangkap Puluhan Orang yang Diduga Bantu Operasi Israel

Pelindo I MoU dengan Rotterdam & Zhejiang  Kembangkan Kuala Tanjung

Dukung Arus Mudik Lebaran, Pelindo Siagakan Layanan Pelabuhan Tanpa Henti

Gedung Umat Islam akan Dibangun di Kawasan HI, Prabowo Siapkan Lahan 4.000 Meter

Prabowo Mau Tertibkan Pengamat yang Tak Patriotik & Suka Menghasut

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In