ASPEK.ID, JAKARTA – Banjir masih melanda sejumlah wilayah di Jakarta hingga Kamis (29/1) malam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat genangan air masih terjadi di puluhan rukun tetangga (RT) dan sejumlah ruas jalan utama di ibu kota.
Genangan tersebut merupakan dampak hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Rabu, 28 Januari 2026. Curah hujan tinggi memicu kenaikan status di sejumlah pintu air, mulai dari Bendung Katulampa hingga Pintu Air Karet dan Manggarai.
“BPBD mencatat saat ini terdapat 46 RT dan 13 ruas jalan tergenang,” kata Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan dalam keterangannya, Kamis (29/1).
BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel ke berbagai titik untuk memantau kondisi genangan. Penanganan dilakukan melalui koordinasi lintas dinas, termasuk Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat).
Langkah yang dilakukan meliputi penyedotan genangan air serta pengecekan dan optimalisasi fungsi saluran air. Selain itu, BPBD bersama lurah dan camat setempat juga menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga yang terdampak banjir.
BPBD menargetkan genangan dapat surut dalam waktu cepat seiring dengan berjalannya upaya penanganan di lapangan.
“BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” ucap dia.
Adapun data wilayah terdampak genangan sebagai berikut:
Jakarta Barat terdapat 21 RT, yang terdiri dari:
- Kel. Duri Kosambi: 2 RT
- Kel. Kapuk: 2 RT
- Kel. Kedaung Kali Angke: 4 RT
- Kel. Rawa Buaya: 5 RT
- Kel. Kedoya Selatan: 5 RT
- Kel. Kembangan Selatan: 3 RT
Ketinggian: 20 s.d 90 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi, Luapan Kali Pesanggrahan dan Luapan Kal Angke
Jakarta Selatan terdapat 4 RT, yang terdiri dari:
- Kel. Cipulir: 1 RT
- Kel. Pejaten Timur: 3 RT
Ketinggian: 30 s.d 50 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi, Luapan Kali Ciliwung dan Luapan Kali Pesanggrahan
Jakarta Timur terdapat 18 RT, yang terdiri dari:
- Kel. Rawa Terate: 1 RT
- Kel. Bidara Cina: 4 RT
- Kel. Cipinang Muara: 2 RT
- Kel. Kampung Melayu: 4 RT
- Kel. Cawang: 5 RT
- Kel. Cililitan: 2 RT
Ketinggian: 20 s.d 110 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Ciliwung
Jakarta Utara terdapat 3 RT, yang terdiri dari:
- Kel. Cilincing: 1 RT
- Kel. Marunda: 1 RT
- Kel. Rorotan: 1 RT
Ketinggian: 20 s.d 30 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Nagrak
Daftar Jalan Tergenang
Jalan tergenang terdapat 13 ruas jalan, data wilayah terdampak sebagai berikut:
- Jl. KS Tubun, Kel. Petamburan, Jakarta Pusat
Ketinggian: 15 cm
- Jl. Rawa Indah Dua, Kel. Pegangsaan Dua , Jakarta Utara
Ketinggian: 15 cm
- Jl. Terusan Klp Hybrida Rawa Indah , Kel. Sukapura, Jakarta Utara
Ketinggian: 10 cm
- Jl. Inspeksi Kirana, Kel. Semper Timur , Jakarta Utara
Ketinggian: 50 cm
- Jl. Daan Mogot KM 12 (Seberang Victoria / Pabrik Gelas ), Kel. Cengkareng Timur, Jakarta Barat
Ketinggian: 15 cm
- Jl. Srengseng Raya, Kel. Srengseng, Jakarta Barat
Ketinggian: 40 cm
- Jl. Puri Kembangan (Depan Sekolah SMK Budi Murni) , Kel. Kedoya Selatan, Jakarta Barat
Ketinggian: 15 cm
- Jl. Komplek BTN Rt 06 & 07 Rw 03, Kel. Meruya Utara, Jakarta Barat
Ketinggian: 20 cm
- Jl. Daan Mogot Halte Taman Kota, Kel. Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat
Ketinggian: 15 cm
- Jl. Cileduk Raya, Kel. Cipulir, Jakarta Selatan
Ketinggian: 15 cm
- Jl. Pulo Raya IV, Kel. Petogogan, Jakarta Selatan
Ketinggian: 45 cm
- GG. Langgar, Kel. Rawajati , Jakarta Selatan
Ketinggian: 30 cm
- Jl. Raya Cipinang Indah (Titik Kenal SMK Penabur), Kel. Pondok Bambu, Jakarta Timur
Ketinggian: 10 cm
























