• Latest
  • Trending
Etty Manduapessy Resmi Buka KLB Demokrat di Sumut

Demokrat: Hasil Kerja Luhut Kampungan

Presiden Baru Myanmar Pangkas Hukuman Bui Suu Kyi

Presiden Baru Myanmar Pangkas Hukuman Bui Suu Kyi

5 Orang Sekeluarga Meninggal Terjebak Asap Kebakaran di Jakarta Barat

Gubernur BI Beberkan 7 Langkah Percepat Pemulihan Ekonomi

Bos BI Beberkan 3 Jurus Dorong Ekonomi Global di Forum G20-BRICS

Kronologi Ketua Ombudsman Terseret Kasus Korupsi Tambang Nikel

Ketua Ombudsman Jadi Tersangka Korupsi, Komisi II DPR Minta Maaf soal Uji Kelayakan

Bupati Malang Lantik Anak Jadi Kadis DLH

Bupati Malang Lantik Anak Jadi Kadis DLH

8 Korban Helikopter Jatuh di Nanga Taman Ditemukan, Semua Meninggal Dunia

8 Korban Helikopter Jatuh di Nanga Taman Ditemukan, Semua Meninggal Dunia

Kronologi Ketua Ombudsman Terseret Kasus Korupsi Tambang Nikel

Kronologi Ketua Ombudsman Terseret Kasus Korupsi Tambang Nikel

Jubir Bocorkan Ada Eks NasDem Gabung ke PSI

Jubir Bocorkan Ada Eks NasDem Gabung ke PSI

Striker Dewa United Alex Martins Siap Geser Maxwell Souza di Posisi Top Skor

Bangkit Lawan Persebaya, Persija Kini Fokus Perbaiki Finishing

Presiden Lantik Anggota Dewan Energi Nasional, Bahlil Ketua Harian

Puan hingga Demokrat Buka Suara soal Isu Reshuffle

Absen Rapat, Komisi II Lapor Menkumham ke Presiden

DPR Beberkan 10 Isu Krusial di RUU Pemilu 2026

Eks Kepala BAIS Sebut Pengawas Intelijen DPR Tak Berguna

Eks Kepala BAIS Sebut Pengawas Intelijen DPR Tak Berguna

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Demokrat: Hasil Kerja Luhut Kampungan

by Aspek
Juli 22, 2023
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, NEWS, POLITIK
Etty Manduapessy Resmi Buka KLB Demokrat di Sumut

Partai Demokrat. Foto: dok. Demokrat

Wasekjen Partai Demokrat Jansen Sitindaon memberi respons atas penyataan yang dilontarkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.  Luhut menyebut Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai orang kampungan sebab merasa Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin menjegal pencapresan Anies Baswedan. 

Atas penyataan Luhut itu, Jansen meminta agar Luhut fokus dalam mengurus kementerian tempatnya bertugas saat ini di Menko Marves. Luhut diminta untuk menjauh dari urusan politik dan hukum di negara.  Jansen menganggap penting bagi Luhut untuk fokus pada bidangnya. Sebab, bidang investasi Luhut kurang memberikan hasil yang kurang optimal. 

BacaJuga

Presiden Baru Myanmar Pangkas Hukuman Bui Suu Kyi

5 Orang Sekeluarga Meninggal Terjebak Asap Kebakaran di Jakarta Barat

Bos BI Beberkan 3 Jurus Dorong Ekonomi Global di Forum G20-BRICS

Ketua Ombudsman Jadi Tersangka Korupsi, Komisi II DPR Minta Maaf soal Uji Kelayakan

Bupati Malang Lantik Anak Jadi Kadis DLH

8 Korban Helikopter Jatuh di Nanga Taman Ditemukan, Semua Meninggal Dunia

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Fokus saja Anda [Luhut] soal investasi, Tesla dan lain-lain, yang jadi bidang Anda. Dimana banyak juga hasilnya yang terasa kampungan,” tulis Jansen dalam akun Twitternya, dikutip Sabtu (22/7/2023). 

Jansen meminta Luhut untuk mereshuffle Kepala Staf  Presiden, Moeldoko, yang selama ini dituduh telah berusaha untuk mengambil Demokrat dari AHY. Padahal, Moeldoko tidak memiliki kartu tanda anggota (KTA) Demokrat. 

 “Kalau dia tidak punya KTA dan jadi kader Demokrat pun tidak pernah, terus apa dasar dia terus mengingini jadi Ketum Demokrat?” kata Jansen. 

Jansen pun menyebut Moeldoko sebagai pengganggu dan begal karena berusaha mengambil sesuatu yang dia tidak memiliki hak sama sekali.  Pengganggu namanya ini. Begal kalau istilah skrg. Mengingini sesuatu padahal dia sama sekali tidak punya hak atas itu. Jika Moeldoko berhasil mengambil Demokrat maka akan banyak yang dirugikan. 

“Jadi atas dasar tersebut, menurut saya, bukan kami Demokrat atau mas AHY yang kampungan. Tetapi anda dan pemerintahan yang didalamnya ada Moeldoko ini Pak LBP. Karena terus membiarkan orang seperti ini ada di kabinet. Ingat, bukan kami yang mulai pakai istilah kampungan ini tetap Anda Pak LBP (Luhut)”  kata Jansen.

Jansen juga menyinggung mengenai pencapaian Demokrat saat membawa Indonesia ini masuk ke G-20.  Pertumbuhan ekonomi pada masa Demokrat juga dan belum berhasil dikalahkan selama Jokowi dan kabinetnya memimpin. PDB bangsa ini, kata Jansen, Demokrat bawa pertama kali tembus ke angka di atas Rp10.000 Triliun.  Sementara itu pemerintahan yang terdapat Luhut di dalamnya, menurut Demokrat, adalah kampungan.  

“Utang yang terus kalian buat naik sampai berkali-kali lipat. Janji pertumbuhan ekonomi kalian di pemilu, sama sekali tidak pernah terbukti. Jangankan 7 persen, menyentuh rata-rata 6 persen saja sampai akhir pemerintahan ini kelihatannya akan gagal tercapai. Kita tunggulah sentuhan terakhir kalian tahun depan untuk membuktikan itu,” kata Jansen. 

Jansen mengatakan jika memang pemerintahan Jokowi adalah panutan, maka APBN harus dinaikkan jadi 4 kali lipat.

Komentar
Share22Tweet14SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Pertamina Targetkan 13 Titik BBM 1 Harga di Kalimantan

Pembelian BBM Subsidi Dibatasi Mulai 17 Agustus

Jakarta - Pemerintah mulai membatasi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang selama ini tidak tepat sasaran. Menteri Koordinator Bidang...

Luhut Terharu Saksikan Pelantikan KSAD di Istana

Luhut Terharu Saksikan Pelantikan KSAD di Istana

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menghadiri pelantikan Letjen Maruli Simanjuntak sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). (Isal/detikcom)Jakarta - Menko Marves...

Luhut: Kasus Covid Naik,  Investor Wait & See

Luhut:  Jika Punya Privilege, Anak Muda  Ambil!

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi atau Menko Marves Luhut Pandjaitan menyampaikan pesan kepada anak muda terkait peringatan Sumpah Pemuda...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
8 Korban Helikopter Jatuh di Nanga Taman Ditemukan, Semua Meninggal Dunia

8 Korban Helikopter Jatuh di Nanga Taman Ditemukan, Semua Meninggal Dunia

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Bahlil Buka-bukaan Soal Ratas Prabowo di Hambalang

Bahlil:  Ada Asing di Balik Kisruh Rempang

Presiden Baru Myanmar Pangkas Hukuman Bui Suu Kyi

Presiden Baru Myanmar Pangkas Hukuman Bui Suu Kyi

5 Orang Sekeluarga Meninggal Terjebak Asap Kebakaran di Jakarta Barat

Gubernur BI Beberkan 7 Langkah Percepat Pemulihan Ekonomi

Bos BI Beberkan 3 Jurus Dorong Ekonomi Global di Forum G20-BRICS

Kronologi Ketua Ombudsman Terseret Kasus Korupsi Tambang Nikel

Ketua Ombudsman Jadi Tersangka Korupsi, Komisi II DPR Minta Maaf soal Uji Kelayakan

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In