Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan bahwa dirinya tidak ingin lagi melihat ada BUMN yang mengelola dana zakat, hal itu karena ia ingin semua dana zakat disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
“Saya berharap zakat di BUMN dapat disalurkan melalui BAZNAS karena Undang-Undangnya jelas. Saya tidak mau zakat ini dikelola sendiri-sendiri yang tidak terlihat hasilnya. Zakat yang disalurkan BAZNAS ini bisa digunakan untuk pembangunan generasi umat Islam yang hari ini masih menjadi tantangan terbesar,” kata Erick Thohir.
Saat ini Kementerian BUMN juga sudah menggandeng Baznas untuk mewujudkan program zakat di lingkungan BUMN. Erick menghimbau kepada BUMN agar program zakat yang ada di tiap-tiap BUMN berkoordinasi atau disalurkan melalui lembaga resmi pemerintah.
Erick mengatakan, sebagai negara dengan jumlah muslim terbesar di dunia, Indonesia bertanggung jawab kepada generasi muslimnya di masa depan. Untuk itu, melalui konsolidasi zakat bersama Baznas, Erick berharap, dapat tercipta program unggulan yang mempersiapkan generasi muda Islam yang profesional dan berpendidikan tinggi.
“Saya ingin juga mengonsolidasikan zakat ini sebagai sebuah mesin besar untuk mempersiapkan generasi muda kita agar bisa mempersiapkan diri untuk mengambil pendidikan yang lebih tinggi tentu ke depannya ini bisa menjadi tulang punggung keberlanjutan masa depan Indonesia,” katanya.
Erick meminta seluruh Direksi BUMN dapat bersatu dalam mendukung program zakat. Dia pun menegaskan, akan membentuk tim pengawasan pengelolaan zakat di BUMN.






















