ASPEK.ID, SOLO – Mantan Bupati Indramayu, Nina Agustina, menyambangi Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, Rabu (25/2). Pertemuan tersebut berlangsung sekitar satu jam dan turut didampingi Ketua DPW PSI Jawa Barat, Abang Ijo Hapidin.
Kedatangan Nina ke rumah Jokowi disebut sebagai ajang silaturahmi sekaligus meminta restu atas langkah politik barunya setelah resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Ditemui awak media usai pertemuan, Nina menyebut hubungannya dengan Jokowi merupakan relasi antara mantan kepala daerah dan presiden saat dirinya masih menjabat.
“Ya silaturahmi ke bapak, banyaklah yang diobrolin. Dahulu bapak waktu masih menjabat dua kali ke Indramayu menghadiri panen raya, ya kita ngobrolin Indramayu semoga lebih baik ke depan,” ujarnya.
Ia tak menampik adanya pembicaraan politik dalam pertemuan tersebut, meski enggan merinci lebih jauh. Saat ditanya soal kepindahannya dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ke PSI, Nina memastikan langkah itu telah mendapat restu dari Jokowi.
“Alasan pindah ke PSI? ya, semuanya adalah yang terbaik. Saya pernah bergabung di partai lama dan memberikan kebaikan untuk saya dan Indramayu, sekarang saya bergabung dengan bapak (Jokowi) di PSI. Insyaallah juga untuk Jawa Barat dan Alhamdulillah beliau (Jokowi) merestui,” kata Nina.
Menurutnya, tidak ada alasan khusus di balik keputusan tersebut. Ia menilai setiap partai memiliki ruang kontribusi yang sama bagi masyarakat.
“Intinya sih sama aja ya, sama-sama bisa ke masyarakat seperti itu saja. Kalau kenapa ke PSI mungkin salah satunya juga karena sosok Pak Jokowi. Tadi bapak juga berpesan yang penting sama-sama untuk menjaga kebaikan dan terus turun ke masyarakat. Itu saja,” ungkapnya.
Sementara itu, Abang Ijo Hapidin menyatakan kedatangannya ke Solo memang untuk mendampingi Nina meminta restu langsung kepada Jokowi sebelum aktif membesarkan PSI di Jawa Barat.
“Ibu Nina sekarang bergabung dengan kita, membesarkan PSI di Jabar. Kalau soal jabatannya apa, nanti ya akan ditentukan saat rapat pengurus DPW PSI Jawa Barat. Kan baru masuk juga. Saat ini meminta restu dahulu gabung di PSI dan direstui. Insyaallah PSI di Jabar semakin besar dengan kehadiran beliau sangat berpengaruh,” ucapnya.
Ia optimistis bergabungnya Nina akan memperkuat konsolidasi partai di tingkat daerah, termasuk mengejar target kursi legislatif.
“Target kami mengantarkan calon pemimpin besar, ke DPR RI, DPRD Provinsi. Insyaallah akan terisi semua 27 kabupaten kota ini, karena ada Jokowi effect,” pungkasnya. []
























