• Latest
  • Trending
Gasifikasi Mini Batubara Bikin Efisiensi IKM Lebih 50 Persen

Gasifikasi Mini Batubara Bikin Efisiensi IKM Lebih 50 Persen

Prabowo: Indonesia akan Bangkit, Tak Ada yang Bisa Membendung

Prabowo Ajak Rakyat Berdoa Terkait Erupsi Gunung Anak Krakatau

AP II Optimis Pulihkan Bisnis Bandara

Penutupan Soetta Diperpanjang Hingga 23.59 WIB

Malaysia Putuskan Bergabung dengan BRICS

PM Malaysia Anwar Ibrahim HP Jokowi, Ini yang Dibicarakan

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

Dampak Abu Anak Krakatau, Jemaah Umrah Tertunda ke Baitullah

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

Bandara Soetta Ditutup Hingga 17.30 WIB

Sekolah Belajar Tatap Muka dengan Kapasitas 100% Dimulai Hari Ini

Gubernur Jakarta Pramono Minta Warga Terapkan 5M Hadapi Abu Vulkanik

Jokowi Kenang Rachmat Gobel Sosok Menteri yang Baik dan Pekerja Keras

Di Penang, Jokowi Ingatkan Pemimpin untuk Memahami Rakyat

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

Bandara Soetta Ditutup Hingga Pukul 13.30 WIB

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

InJourney Siapkan Hotel dan Bus untuk Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan Abu Vulkanik

PM Timor Leste Xanana Terima Gelar Doktor HC

PM Timor Leste Xanana Terima Gelar Doktor HC

AP II Optimis Pulihkan Bisnis Bandara

Bandara Soetta Ditutup Hingga 09.30 WIB

Survei Median: Sekolah Rakyat Dapat Respons Positif Publik

Survei Median: Sekolah Rakyat Dapat Respons Positif Publik

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, September 6, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Gasifikasi Mini Batubara Bikin Efisiensi IKM Lebih 50 Persen

by Zamzami Ali
Januari 4, 2020
in TEKNOLOGI
Gasifikasi Mini Batubara Bikin Efisiensi IKM Lebih 50 Persen

[Dok. Humas Kementerian ESDM]

ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri ESDM Arifin Tasrif meninjau lokasi kerja (workshop) tekMIRA untuk melihat secara langsung alat Gasifikasi Mini Batubara (GasMin) kapasitas 30 kg produksi Puslitbang tekMIRA.

Hal itu dilakukan di sela kunjungan kerja ke Badan Geologi dan Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara (Puslitbang tekMIRA) Badan Litbang Kementerian ESDM yang berlokasi di Bandung, Jum’at (3/1).

GasMin merupakan teknologi tepat guna yang dibuat oleh Puslitbang tekMIRA memanfaatkan teknologi konversi yang digunakan untuk mengubah batubara menjadi bahan bakar gas yang diproses dalam suatu alat yang disebut gasifier.

BacaJuga

Gibran Apresiasi Karya Mahasiswa Rompi Anti Tantrum

Ban Garuda Pecah saat Take Off di Jakarta ke Makkasar

SIG: Bangun Rumah Tipe 36 Hanya 30 Hari dengan Bata Interlock Presisi

Komdigi: Live Streaming Demo DPR Cari Viral dan Monetisasi

Kapal Induk Indonesia Giuseppe Garibaldi: Ganti Nama Jadi KRI Gajah Mada

Era AI Ubah Dunia Kerja, Sarjana Harus ada 3 Kapasitas

Puslitbang tekMIRA telah memproduksi gasifier batubara skala kecil hingga besar. Gasifier mini (GasMin) berkapasitas kurang dari 50 kg/jam umpan.

Alat ini menghasilkan pembakaran dengan emisi rendah, abu dan tar terkendali, karena sistem pembakarannya tidak langsung atau melalui proses gasifikasi sehingga ramah lingkungan. GasMin juga relatif lebih aman dari potensi tabung meletus karena tekanan gas sangat rendah.

Kepala Badan Litbang ESDM Dadan Kusdiana menyampaikan, industri kecil menengah (IKM) yang memanfaatkan GasMin dapat memperoleh efisiensi pemanfaatan bahan bakar hingga 50-60% yang berujung pada efisiensi produksi.

“Hasil uji coba yang telah dilakukan Puslitbang tekMIRA mulai dari tahap pilot plant, demo plant, dan komersial menunjukkan bahwa penggunaan GasMin selain lebih bersih, juga lebih irit ketimbang gas elpiji dan BBM solar,” ujar Dadan.

Gasmin generasi pertama dirintis tahun 2007 dan teknologinya terus disempurnakan menjadi Gasmin generasi kedua, yang lebih sederhana baik dalam bentuk fisik, maupun pengoperasiannya. Puslitbang tekMIRA akan mengembangkan generasi ke III dengan mengurangi tar hasil dari pembakaran.

Tingkat efisiensi penggunaan GasMin dijelaskan lebih lanjut oleh anggota pelaksana pembuatan GasMin, Fahmi. Selain lebih ramah lingkungan karena melakukan proses pembakaran tanpa menghasilkan asap, penggunaan GasMin lebih murah, yang sudah dirasakan oleh para pengguna GasMin.

“IKM tempe di Wonosari, Yogyakarta sudah menggunakan GasMin, biasanya mereka menggunakan 1 tabung LPG 3 kg untuk satu drum (50 kg kedelai), pengusaha tempe itu menggunakan 9 tabung untuk memasak kurang lebih 450 kg kedelai. Nah selama 5 jam (memasak) hanya 9 tabung habis. Jika dikonversi satu harga tabung itu Rp20.000 berarti Rp180.000. Kalau menggunakan batubara selama 5 jam itu setara 60 kg. Dengan harga batubara per kilogram Rp1.800 sampai Rp2.000 maka biaya yang dikeluarkan hanya sekitar Rp120.000 per hari. Maka akan ada efisiensi Rp 60.000 per hari atau Rp1.800.000 per bulan,” jelas Fahmi.

Dengan perhitungan di atas, tutur Fahmi, maka investasi yang dikeluarkan untuk membeli GasMin dalam 2 tahun akan kembali.

“Umur mesin jika penggunaan sesuai panduan dapat bertahan hingga 20 tahunan, dan alat yang paling rentan yang perlu penggantian rutin dua tahun sekali adalah alat penyaringan abu,” tandas Fahmi.

Komentar
Share93Tweet58SendShareShare16Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Prabowo-Bahlil Bahas Tambang Martabe hingga Hilirisasi

Bahlil Ungkap RI Masih Impor 700 Ribu Barel Minyak per Hari

ASPEK.ID, JAKARTA - Indonesia masih bergantung pada impor minyak untuk memenuhi kebutuhan energi nasional. Pasalnya, produksi minyak dalam negeri belum...

Jubir SDM: Blok Masela Harus Menguntungkan Warga Lokal

Jakarta - Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menyorot siapa yang paling diuntungkan dari proyek berskala besar blok Masela?Menurutnya, Proyek...

Tambang Emas Ilegal Putar Dana Rp 992 Triliun, Begini Respons Kementerian ESDM

ASPEK.ID, JAKARTA - Temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) soal peredaran dana tambang emas ilegal kembali membuka borok...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In