• Latest
  • Trending
BUMN Operator Bandara dan Pelabuhan Rombak Direksi 22 Januari?

Holding UMi, Solusi Tepat Pembiayaan Ultramikro

Kejagung Jemput Paksa Kajari Sampang

Kejagung Selidiki 28 Perusahaan Perusak Hutan Sumatera

Daily Economic Review: Profitabilitas Bank-Bank Besar Dianggap Masih Cukup Baik

BI Sebut Ekonomi Aceh 2025 Tetap Tumbuh Meski Dilanda Bencana

Eddy Hiariej Siap Dampingi Yasonna Laoly Tangani Permasalahan di Kemenkumham

Wamenkum Minta DPR Segera Bahas RUU Tata Cara Pelaksanaan Pidana Mati

Sritex Akui Tak Terdampak Langsung Virus Corona

BUMN Tekstil Bisa Jadi Tulang Punggung Baru Industri Nasional

Tim SAR Serahkan Bagian Tubuh dan Barang Korban ATR ke RS Bhayangkara

Tim SAR Serahkan Bagian Tubuh dan Barang Korban ATR ke RS Bhayangkara

Yusril: RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Januari 2026

Yusril: RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Januari 2026

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK Selidiki Dugaan Penipuan Kripto Libatkan Influencer, Potensi Kerugian Tembus Rp 200 Miliar

Tim SAR Temukan Korban Ketiga Pesawat ATR 42-500, Kondisi tak Utuh

Tim SAR Temukan Korban Ketiga Pesawat ATR 42-500, Kondisi tak Utuh

Kejagung Jemput Paksa Kajari Sampang

Kejagung Jemput Paksa Kajari Sampang

DPR Soroti Sulitnya Pecat Pegawai Pajak

DPR Soroti Sulitnya Pecat Pegawai Pajak

ATR/BPN Cabut HGU di Lahan TNI AU

ATR/BPN Cabut HGU di Lahan TNI AU

ESDM Pasang Target Lifting Minyak 610 Ribu Barel di 2026

ESDM Pasang Target Lifting Minyak 610 Ribu Barel di 2026

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Januari 22, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Holding UMi, Solusi Tepat Pembiayaan Ultramikro

by Zamzami Ali
Februari 13, 2021
in BUMN
BUMN Operator Bandara dan Pelabuhan Rombak Direksi 22 Januari?

Ilustrasi BUMN.

ASPEK.ID, JAKARTA – Pemerintah saat ini tengah melakukan persiapan untuk pembentukan holding (perusahaan induk) ultramikro yang melibatkan tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Ketiganya adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Permodalan Madani (Persero), dan PT Pegadaian (Persero). Tujuan pembentukan holding itu adalah agar pelaku usaha ultramikro mendapatkan layanan fasilitas pembiayaan.

Dengan terbentuknya holding ultramikro (Holding UMi), selain pelaku usaha ultramikro mendapatkan layanan pembiayaan yang lebih baik, holding itu nantinya memiliki jangkauan dan kapasitas yang lebih banyak dan lebih luas ke segmen ultramikro.

BacaJuga

BUMN Tekstil Bisa Jadi Tulang Punggung Baru Industri Nasional

Danantara Targetkan Aset Tembus Tiga Kali Lipat pada 2030, Konsolidasi BUMN Jadi Kunci

Agus Gumiwang Buka Suara soal BUMN Tekstil dan Masa Depan Sritex

Bentuk BUMN Tekstil, Pemerintah Mau Kembalikan Kejayaan Sritex

Perdana Ikut WEF 2026, Danantara Siap Dorong Investasi Berkualitas ke Indonesia

Danantara Kaji Pembentukan BUMN Tekstil, Pertimbangkan Serapan Tenaga Kerja

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan holding ultramikro perlu didorong agar bisa memberikan kemudahan akses layanan keuangan formal bagi ultramikro yang saat ini beranggotakan sekitar 15 juta nasabah.

“Usaha kecil menengah yang saat ini jumlahnya mendekati 60 juta dan mereka sebagian belum mendapatkan akses terhadap permodalan, maka kita perlu terus meningkatkan kemampuan lembaga keuangan di dalam menjangkau usaha kecil menengah ini,” katanya dalam raker bersama dengan Komisi XI DPR RI, Senin (8/2) lalu, sebagaimana dilansir dari laman Indonesia.go.id.

Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN saat ini tengah mematangkan rencana pembentukan sinergi ultramikro, termasuk siapa yang akan menjadi induknya.

Nantinya pembentukan sinergi ini akan diawali dengan aksi korporasi penerbitan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue dari Bank BRI.

Berikutnya, negara akan ambil seluruh bagian seluruhnya dengan cara mengalihkan seluruh sahan Seri B dari PNM dan Pegadaian diserahkan ke BRI.

Rights issue Bank BRI akan dilakukan setelah mendapatkan arahan dari komite privatisasi dan rekomendasi Menteri Keuangan RI serta konsultasi dengan DPR, sesuai dengan PP nomor 33 tahun 2005 tentang Tata Cara Privatisasi Perseroan.

Nantinya, seluruh saham Seri B milik negara yang ditempatkan di Pegadaian dan PNM akan disetorkan kepada BRI dalam rangka partisipasi pemerintah dalam rights issue BRI tersebut, sehingga pemerintah akan tetap terjaga sahamnya di BRI, yakni sebanyak 56,75 persen.

Penyerahan dan penyetoran saham Seri B di Pegadaian dan PNM kepada BRI ini dilakukan sesuai dengan PP nomor 72 tahun 2016 tentang Tata Cara Penyertaan Modal Negara kepada BUMN.

Sesudah transaksi rights issue, BRI akan memiliki seluruh saham Seri B dari Pegadaian dan PNM, yakni masing-masing 99,99 persen. Sedangkan, pemerintah tetap memiliki 1 lembar saham Seri A Dwiwarna di PNM dan Pegadaian.

Namun yang perlu juga diketahui, nilai transaksi dari proses pembentukan holding UMi masih akan dilakukan penilaian independen oleh KJPP (Kantor Jasa Penilai Publik) sesuai dengan ketentuan pasar modal.

Holding UMi ini juga akan membentuk ekosistem dengan menjaga, mempertahankan pendekatan pemberdayaan sosial PNM dan model bisnis Pegadaian, serta memperkuat peranan BRI sebagai coordinator dan center of excellence.

Artinya, proses bisnis, budaya, serta peran dari Pegadaian dan PNM akan tetap dipertahankan. Holding juga tidak akan menyebabkan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Pegadaian dan PNM.

Selain itu, di holding itu juga akan dibentuk komite eksekutif (ex co) holding UMi untuk memantau kemajuan implementasi dan kepatuhan terhadap komitmen yang disepakati.

Memang belum diketahui, kapan holding UMi ini tuntas dan segera beroperasi. Namun bila dilihat time table proses pembentukan induk perusahaan pembiayaan bagi segmen ultramikro, termasuk proses right issue BRI, diperkirakan tuntas tahun ini juga.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyambut positif rencana pembentukan holding UMi tersebut.

Menurutnya, holding tersebut bisa mempermudah akses pembiayaan untuk usaha mikro dengan bunga yang rendah.

“Ini sangat diperlukan UMKM,” ujar Teten Masduki di Jakarta, Selasa (9/2).

Apalagi saat ini porsi kredit perbankan untuk UMKM baru 20 persen.  Di sisi lain, pelaku usaha di Indonesia 99 persen adalah UMKM. Porsi kredit perbankan di Indonesia untuk UMKM tersebut yang terendah dibandingkan sejumlah negara di Asia.

Sebagai gambaran, porsi kredit untuk UMKM di Singapura (39 persen), Malaysia (51 persen), Thailand (50 persen), Jepang (66 persen), dan Korsel (81 persen).

Selain itu, penyerapan tenaga kerja UMKM mencapai 97 persen dari total tenaga kerja dan kontribusi terhadap PDB mencapai 60 persen.

Adanya induk usaha itu membuat pembagian tugas masing-masing BUMN akan semakin jelas dan terkoordinasi sehingga pemberdayaan UMi dan UMKM semakin efisien dan terarah. []

Komentar
Share26Tweet17SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Pendapatan Holding BUMN Pangan Rp6,6 Triliun

Holding BUMN Pangan atau ID Food mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp6,2 triliun di semester I 2022. Perolehan ini setara 93...

BRI Tebar Dividen Rp26,4 T, Bukti Kesuksesan Holding Ultra Mikro

PT BRI (Persero) Tbk, membagikan dividen kepada para pemegang sahamnya senilai Rp 26,4 triliun. Pembagian dividen dinilai menjadi bukti kesuksesan...

KBI Resmi Jadi Bagian Holding Danareksa

KBI Resmi Jadi Bagian Holding Danareksa

PT Kliring Berjangka Indonesia atau KBI secara resmi menjadi bagian dari Holding PT Danareksa (Persero). Hal ini tertuang dalam Peraturan...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jakarta Banjir, Sejumlah Rute Bus Transjakarta Tak Beroperasi

Transjakarta Uji Coba Bus Listrik Rute Blok M-Balai Kota, Gratis Hingga 3 Bulan

Kejagung Telusuri Aliran Dana Kasus POME, Dua Money Changer Digeledah

Kejagung Telusuri Aliran Dana Kasus POME, Dua Money Changer Digeledah

Tim SAR Temukan Korban Ketiga Pesawat ATR 42-500, Kondisi tak Utuh

Tim SAR Temukan Korban Ketiga Pesawat ATR 42-500, Kondisi tak Utuh

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Targetkan Aset Tembus Tiga Kali Lipat pada 2030, Konsolidasi BUMN Jadi Kunci

Kejagung Jemput Paksa Kajari Sampang

Kejagung Selidiki 28 Perusahaan Perusak Hutan Sumatera

Daily Economic Review: Profitabilitas Bank-Bank Besar Dianggap Masih Cukup Baik

BI Sebut Ekonomi Aceh 2025 Tetap Tumbuh Meski Dilanda Bencana

Eddy Hiariej Siap Dampingi Yasonna Laoly Tangani Permasalahan di Kemenkumham

Wamenkum Minta DPR Segera Bahas RUU Tata Cara Pelaksanaan Pidana Mati

Sritex Akui Tak Terdampak Langsung Virus Corona

BUMN Tekstil Bisa Jadi Tulang Punggung Baru Industri Nasional

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In