• Latest
  • Trending
FOTO: Apel Korps Prajurit Wanita TNI Hari Kartini 2021

Indonesia Siapkan 8.000 Pasukan untuk Gaza, 1.000 Personel Target Siap April 2026

Polisi Ungkap Pola Penyerangan Andrie Yunus, Pelaku Diduga Pakai Dua Motor

Polisi Ungkap Pola Penyerangan Andrie Yunus, Pelaku Diduga Pakai Dua Motor

AHY Temui Purbaya untuk Cari Solusi Utang Kereta Cepat Whoosh

Utang Proyek Whoosh Ditata Ulang, Danantara Targetkan Tuntas Semester I 2026

DPR Soroti Penetapan Tersangka Suami Korban Penjambretan di Sleman

Komisi III DPR Soroti Konten AI di Kasus Andrie Yunus, Polri Diminta Bertindak Cepat

KPK Dalami Dugaan Imbal Jasa Biro Haji ke Pengurus PWNU DKI

KPK Sita Rp1 Miliar dari Rumah Kadis PUPRPKP Rejang Lebong

AS Sebut Konflik dengan Iran Masuk Fase Akhir

AS Sebut Konflik dengan Iran Masuk Fase Akhir

Persib Tersungkur di ACL Two, Misi Berat di Bandung

Bojan Hodak Ingatkan Persib Tetap Fokus Meski Peluang Juara Terbuka

Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Warga Diminta Waspada

Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Warga Diminta Waspada

Konsumsi Avtur di Jawa Tengah Alami Kenaikan

Mudik Lebaran 2026, Pertamina Siagakan Avtur di 5 Bandara Sumbagut

Eks Bos PTPN III Mohammad Abdul Ghani Ditunjuk Jadi Dirut Agrinas Palma

Eks Bos PTPN III Mohammad Abdul Ghani Ditunjuk Jadi Dirut Agrinas Palma

Wacana Pangkas Gaji Menteri dan DPR Menguat, Begini Respons Demokrat

Bahlil: Impor Minyak dari AS Sudah Berjalan Bertahap

Pertemuan di Tokyo, Indonesia-Brunei Bahas Impor Minyak dan Transisi Energi

Iran Tangkap Puluhan Orang yang Diduga Bantu Operasi Israel

Iran Tangkap Puluhan Orang yang Diduga Bantu Operasi Israel

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Maret 16, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Indonesia Siapkan 8.000 Pasukan untuk Gaza, 1.000 Personel Target Siap April 2026

by Muhammad Fadhil
Februari 17, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
FOTO: Apel Korps Prajurit Wanita TNI Hari Kartini 2021

Ilustrasi TNI. [ANTARA FOTO/Galih Pradipta]

ASPEK.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia mematangkan skenario pengiriman pasukan ke Jalur Gaza, Palestina, sebagai bagian dari keterlibatan dalam misi stabilisasi internasional. Langkah ini diproyeksikan menjadi kontribusi Indonesia dalam agenda pemulihan kawasan pascakonflik berkepanjangan antara Israel dan Hamas.

Rencana tersebut menempatkan Indonesia di bawah bendera Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF), sebuah inisiatif yang lahir dari forum Board of Peace (BoP).

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, Brigjen Donny Pramono, mengungkapkan TNI telah menyiapkan brigade komposit berkekuatan 8.000 personel. Sekitar 1.000 personel di antaranya ditargetkan dalam kondisi siap berangkat pada awal April 2026 sebagai tim pendahulu, sementara keseluruhan kekuatan brigade ditargetkan siap paling lambat akhir Juni 2026.

BacaJuga

Polisi Ungkap Pola Penyerangan Andrie Yunus, Pelaku Diduga Pakai Dua Motor

Utang Proyek Whoosh Ditata Ulang, Danantara Targetkan Tuntas Semester I 2026

Komisi III DPR Soroti Konten AI di Kasus Andrie Yunus, Polri Diminta Bertindak Cepat

KPK Sita Rp1 Miliar dari Rumah Kadis PUPRPKP Rejang Lebong

AS Sebut Konflik dengan Iran Masuk Fase Akhir

Bojan Hodak Ingatkan Persib Tetap Fokus Meski Peluang Juara Terbuka

Advertisement. Scroll to continue reading.

Namun demikian, ia menegaskan seluruh proses masih menunggu keputusan politik negara.

“Berdasarkan info yang kami dapatkan, sampai saat ini belum ada keputusan politik negara mengenai tanggal keberangkatan TNI ke Gaza,” kata Donny, Selasa (17/2).

Menurut Donny, pembahasan internal TNI melalui Rapat Penyiapan Satgas Perdamaian dan Kemanusiaan Indonesia pada 12 Februari 2026 baru sampai pada tahap penetapan format kekuatan pasukan.

Tahapan saat ini mencakup pemeriksaan kesehatan, kelengkapan administrasi hingga akhir Februari, serta gelar kesiapan pasukan.

“Sekitar 1.000 personel ditargetkan dalam kondisi siap berangkat awal April 2026, dan seluruh elemen 8.000 personel ditargetkan siap berangkat paling lambat akhir Juni 2026,” lanjut Donny.

Ia menekankan istilah “siap berangkat” tidak berarti pasukan telah diberangkatkan, melainkan berada dalam status siaga penuh.

“Namun, jadwal keberangkatan tetap sepenuhnya menunggu keputusan politik negara dan mekanisme internasional yang berlaku,” ujarnya.

Menunggu Hasil KTT Board of Peace

Kepastian politik terkait pengerahan pasukan diperkirakan akan lebih terang setelah Konferensi Tingkat Tinggi Board of Peace di Washington, Amerika Serikat, pada 19 Februari 2026.

Indonesia merupakan salah satu anggota forum tersebut, dan Presiden Prabowo Subianto telah mengonfirmasi kehadirannya dalam pertemuan puncak tersebut.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kementerian Pertahanan RI, Brigjen Rico Ricardo Sirait, meminta publik menunggu hasil pertemuan itu.

“Tunggu ini (kegiatan di BoP) ya,” kata Rico.

ISF sendiri disebut berada di bawah inisiasi BoP yang dibentuk oleh Donald Trump setelah Dewan Keamanan PBB mengesahkan Resolusi 2803 pada November 2025.

Tegaskan Bukan Misi Tempur

Wacana pengerahan ISF, termasuk dari Indonesia, menjadi sorotan karena salah satu mandatnya mencakup fungsi pengawasan dan pelucutan senjata Hamas.

Namun Kementerian Luar Negeri RI memastikan partisipasi Indonesia tidak akan bersifat ofensif.

“Keikutsertaan Indonesia bukan untuk misi tempur dan bukan untuk misi demiliterisasi,” kata Kemlu dalam siaran persnya, dikutip Selasa (17/2/2026).

Kemlu juga menegaskan personel Indonesia tidak akan terlibat dalam operasi tempur.

“Personel Indonesia tidak akan terlibat dalam operasi tempur atau tindakan apa pun yang mengarah pada konfrontasi langsung dengan pihak bersenjata manapun,” lanjutnya.

Indonesia bahkan disebut-sebut berpotensi menjadi negara pertama yang mengirim pasukan ke Gaza dalam kerangka ISF, bergantung pada hasil keputusan politik dan mekanisme internasional pasca-BoP.

Jika terealisasi, langkah ini akan menjadi salah satu keterlibatan militer luar negeri terbesar Indonesia dalam misi stabilisasi non-tempur di kawasan konflik Timur Tengah dalam beberapa tahun terakhir. []

Komentar
Share11Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Polisi Ungkap Pola Penyerangan Andrie Yunus, Pelaku Diduga Pakai Dua Motor

Polisi Ungkap Pola Penyerangan Andrie Yunus, Pelaku Diduga Pakai Dua Motor

ASPEK.ID, JAKARTA - Polda Metro Jaya terus mendalami kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan...

AHY Temui Purbaya untuk Cari Solusi Utang Kereta Cepat Whoosh

Utang Proyek Whoosh Ditata Ulang, Danantara Targetkan Tuntas Semester I 2026

ASPEK.ID, JAKARTA - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menargetkan proses restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Whoosh dapat diselesaikan...

DPR Soroti Penetapan Tersangka Suami Korban Penjambretan di Sleman

Komisi III DPR Soroti Konten AI di Kasus Andrie Yunus, Polri Diminta Bertindak Cepat

ASPEK.ID, JAKARTA - Komisi III DPR RI meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) segera menertibkan penyebaran konten berbasis kecerdasan buatan...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pengunjung Monas Dibatasi 200 Orang/Jam

Menteri BUMN Hijaukan Monas

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Bahlil Buka-bukaan Soal Ratas Prabowo di Hambalang

Bahlil:  Ada Asing di Balik Kisruh Rempang

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Polisi Ungkap Pola Penyerangan Andrie Yunus, Pelaku Diduga Pakai Dua Motor

Polisi Ungkap Pola Penyerangan Andrie Yunus, Pelaku Diduga Pakai Dua Motor

AHY Temui Purbaya untuk Cari Solusi Utang Kereta Cepat Whoosh

Utang Proyek Whoosh Ditata Ulang, Danantara Targetkan Tuntas Semester I 2026

DPR Soroti Penetapan Tersangka Suami Korban Penjambretan di Sleman

Komisi III DPR Soroti Konten AI di Kasus Andrie Yunus, Polri Diminta Bertindak Cepat

KPK Dalami Dugaan Imbal Jasa Biro Haji ke Pengurus PWNU DKI

KPK Sita Rp1 Miliar dari Rumah Kadis PUPRPKP Rejang Lebong

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In