ASPEK.ID, JAKARTA – Pemerintah melalui Istana Negara menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Wakil Presiden keenam Republik Indonesia, Try Sutrisno pada Senin (2/3).
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi bangsa.
“Tentunya kita merasakan duka cita yang sangat mendalam. Beliau adalah salah satu putra terbaik bangsa Indonesia,” ujar Prasetyo dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/3).
Menurutnya, Try Sutrisno merupakan figur yang mendedikasikan hidupnya sepenuhnya untuk kepentingan bangsa dan negara, baik dalam karier militer maupun saat mengemban amanah sebagai wakil presiden.
“Mari kita panjatkan doa supaya beliau diampuni segala dosa dan kesalahan, diterima segala amal perbuatan. Apalagi beliau dipanggil menghadap Allah SWT di bulan suci Ramadan,” tuturnya.
Istana juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk meneladani semangat pengabdian dan integritas yang ditunjukkan almarhum selama berkiprah di pemerintahan dan kemiliteran.
Try Sutrisno mengembuskan napas terakhir di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Senin pagi. Jenazah disemayamkan di rumah duka di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat.
Mantan Panglima ABRI itu dijadwalkan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata dengan prosesi penghormatan militer sebagai bentuk penghargaan negara atas jasa dan pengabdiannya. []
























