• Latest
  • Trending
Kemendagri:  Sengketa Pertanahan Meningkat, Pusat dan Pemda Selesaikan Bersama

Kemendagri:  Sengketa Pertanahan Meningkat, Pusat dan Pemda Selesaikan Bersama

Sukses Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Prabowo Minta Komandan Upacara Menghadap Dirinya

Sukses Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Prabowo Minta Komandan Upacara Menghadap Dirinya

Bamsoet Minta Aparat Usut Tuntas Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh

Bamsoet Minta Aparat Usut Tuntas Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh

Prabowo Ajak Heningkan Cipta untuk Korban Bencana di Daerah

Prabowo Ajak Heningkan Cipta untuk Korban Bencana di Daerah

Kirab Bendera Pusaka Awali Rangkaian Upacara HUT RI ke-81

Kirab Bendera Pusaka Awali Rangkaian Upacara HUT RI ke-81

Mensesneg: Suvenir Kelereng & Karet untuk Mengingat Mainan Tradisional

Mensesneg: Suvenir Kelereng & Karet untuk Mengingat Mainan Tradisional

Apa Saja Isi Suvenir HUT RI di Istana Merdeka?

Apa Saja Isi Suvenir HUT RI di Istana Merdeka?

Jakarta Cerah Berawan pada HUT Ke-81 RI

Jakarta Cerah Berawan pada HUT Ke-81 RI

Mulai Juli, RI-China Gunakan Yuan

Negara-negara Afrika Beralih ke Yuan China, Kurangi Dollar AS

Hak Tuntut Manfaat JKK 5 Tahun, Jaminan Kematian Jadi Rp20 Juta

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan 2027 Tak Naik

Jasa Tirta II Luncurkan Project Konservasi Budidaya Ikan Ramah Lingkungan

HUT RI, Nelayan Diimbau Tidak Melaut

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK Dukung Insentif BI Bagi Bank yang Pegang SBN dan SRBI

Update Gempa NTT: 25 Orang Meninggal di Manggarai dan Manggarai Timur

Pertamina Patra Niaga Kirim Bantuan ke NTT

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Agustus 17, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Kemendagri:  Sengketa Pertanahan Meningkat, Pusat dan Pemda Selesaikan Bersama

by Aspek
Oktober 4, 2023
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, NEWS, POLITIK
Kemendagri:  Sengketa Pertanahan Meningkat, Pusat dan Pemda Selesaikan Bersama

Persoalan konflik pertanahan kerap menjadi penghambat jalannya pembangunan. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong Pemerintah Daerah bersama-sama dengan Pemerintah Pusat menjadi bagian dari solusi dan memprioritaskan penanganan yang baik atas konflik pertanahan untuk mempercepat pembangunan nasional.

“Peningkatan jumlah kasus pertanahan menjadi perhatian penting untuk dicarikan solusinya. Apabila tidak ditangani secara optimal, berpotensi pada terhambatnya program-program pembangunan yang sedang berjalan,” ujar Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal ZA, dalam sambutannya di Rakornas Penyusunan Dan Pelaksanaan Kesepahaman Kemendagri dan Pemerintah Daerah Dalam Penanganan Masalah dan Konflik Pertanahan di Daerah, Selasa (3/10/2023) di Jakarta.

BacaJuga

Sukses Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Prabowo Minta Komandan Upacara Menghadap Dirinya

Bamsoet Minta Aparat Usut Tuntas Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh

Prabowo Ajak Heningkan Cipta untuk Korban Bencana di Daerah

Kirab Bendera Pusaka Awali Rangkaian Upacara HUT RI ke-81

Mensesneg: Suvenir Kelereng & Karet untuk Mengingat Mainan Tradisional

Apa Saja Isi Suvenir HUT RI di Istana Merdeka?

Dijelaskan Safrizal, sengketa dan konflik pertanahan di daerah karena  persoalan administrasi sertifikasi tanah yang kurang tertib, ketidakseimbangan dalam distribusi kepemilikan tanah; legalitas kepemilikan tanah yang semata-mata didasarkan pada bukti formal (sertifikat) tanpa memperhatikan produktivitas tanah, belum sinkronnya peta-peta dasar yang digunakan dalam proses penyelesaian permasalahan seperti peta batas tanah dengan batas wilayah pemerintahan (desa, kecamatan, kabupaten/kota, dan adat).

“Sengketa atau konflik pertanahan antara pemerintah dengan warga dapat terjadi apabila kondisi-kondisi tertentu tidak dipenuhi. Salah satu penyebabnya tidak dikelolanya barang milik daerah berupa tanah dengan baik. Kondisi ini diperburuk dengan kurang telitinya tata kelola dokumen riwayat perolehan bidang tanah yang dimiliki ataupun dikuasai oleh Pemda, sementara tanah tersebut telah dimasukkan dalam dokumen barang milik daerah,” ingatnya panjang lebar.

Kemendagri, ditekankan Safrizal, tidak tutup mata terhadap sengketa tanah dengan mencari solusi. Tahun 2022 Direktorat Jenderal Bina Adwil mengadakan pemetaan sengketa dan konflik pertanahan di Jawa Barat sebagai dukungan membangun basis data dari pemerintah daerah berdasarkan kasus pertanahan yang ada di daerah dengan hasil data pemetaan sengketa dan konflik pertanahan di daerah sebagai penyempurnaan data dan informasi bagi modal dasar penanganan permasalahan tanah di daerah.

Berdasarkan hasil pemetaan sengketa dan konflik pertanahan di Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat dan Rapat Evaluasi Pemetaan Konflik Pertanahan dalam rangka Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan di Daerah yang diselenggarakan pada April 2022, menyimpulkan bahwa permasalahan aset daerah merupakan permasalahan yang perlu mendapatkan prioritas penanganan baik oleh Pemerintah Pusat maupun Pemda.

“Berdasarkan kasus yang dilaporkan ke Direktorat Jenderal Bina Adwil pada tahun 2022, 22% dari 227 kasus (sekitar 50 kasus) merupakan permasalahan aset daerah,” papar Safrizal.

Kasus ini, sambung dia, sebagian besar disebabkan oleh tidak tertibnya administrasi pertanahan, seperti warkah/riwayat tanah sengketa yang tidak terdokumentasi dengan baik dan lengkap maupun disebabkan oleh belum tercatatnya aset tersebut ke dalam sistem pencatatan atau pendokumentasian aset pemerintah daerah, sehingga pemerintah daerah seringkali mengalami kekalahan apabila permasalahan tersebut berlanjut ke dalam ranah perkara pengadilan.

Konflik pertanahan lainnya yang cukup banyak dilaporkan adalah terkait dengan permasalahan tanah ulayat yaitu sebanyak 16% (sekitar 36 kasus).

Salah satu hal yang menjadi pemicu munculnya konflik tanah ulayat adalah belum terdata dan teregistrasinya tanah ulayat tersebut. Hal ini disebabkan karena masih banyak masyarakat hukum adat yang belum teridentifikasi dan belum melalui proses penetapan sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 52 Tahun 2014 tentang Pedoman Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat. Dalam hal ini perlunya sinergitas peranan Pemda dan Kemendagri dalam melakukan tata kelola terhadap Masyarakat Hukum Adat yang merupakan mitigasi terhadap munculnya konflik tanah ulayat di daerah.

Hal lain yang menjadi penyebab sengketa dan konflik pertanahan adalah lambatnya pelaksanaan program pendaftaran tanah, implikasi dari hal tersebut menyebabkan tanah menjadi idle (status quo), sehingga tidak bisa dimanfaatkan bagi kesejahteraan masyarakat maupun pembangunan.

“Kondisi yang digambarkan di atas berdampak bagi kedua belah pihak baik Pemerintah Daerah maupun masyarakat. Di satu sisi masyarakat tidak mendapatkan layanan terkait legalitas tanah yang telah dikuasainya, dan di sisi lain, pemerintah tidak dapat memaksimalkan pengelolaan kekayaan daerah untuk mendapatkan perolehan pendapatan asli daerah guna membiayai urusan pemerintahan lainnya,” ujarnya.

Karena itu, Safrizal berharap, pelaksanaan kegiatan Rakor ini menjadi sarana untuk mendapatkan input atau masukan terkait perumusan penyusunan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja sama antara Kemendagri dengan Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan penanganan masalah dan konflik pertanahan di daerah.

Komentar
Share14Tweet9SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Cegah Kebakaran Hutan, Mendagri Beri Instruksi ke Semua Kepala Daerah

Pj  Gubernur Babel Safrizal Jadi Pj Gubernur Aceh

Jakarta -  Dirjen Bina Administrasi Wilayah Kemendagri Safrizal ZA yang juga Pj Gubernur Bangka Belitung ditunjuk sebagai Pj Gubernur Aceh...

Pj Gubernur Sapa Pasien Jantung,  Tingkatkan Kualitas Pelayanan di Babel

Pj Gubernur Sapa Pasien Jantung,  Tingkatkan Kualitas Pelayanan di Babel

Salah satu yang menjadi agenda  setelah ditunjuk menjadi Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Safrizal ZA, melakukan kunjungan kerja (kunker)...

Safrizal Pimpin HUT Babel ke-23

Safrizal Pimpin HUT Babel ke-23

PANGKALPINANG - Upacara bendera memperingati Hari Jadi ke-23 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Rabu (21/11/2023) berjalan dengan khidmat. Hadir Penjabat...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In