• Latest
  • Trending
Iran Balas Serangan, Rudal dan Drone Hujani Wilayah Israel

Konflik Iran-Israel Memanas, Eks Menlu RI Sebut PBB Kehilangan Peran

Polisi Ungkap Pola Penyerangan Andrie Yunus, Pelaku Diduga Pakai Dua Motor

Polisi Ungkap Pola Penyerangan Andrie Yunus, Pelaku Diduga Pakai Dua Motor

AHY Temui Purbaya untuk Cari Solusi Utang Kereta Cepat Whoosh

Utang Proyek Whoosh Ditata Ulang, Danantara Targetkan Tuntas Semester I 2026

DPR Soroti Penetapan Tersangka Suami Korban Penjambretan di Sleman

Komisi III DPR Soroti Konten AI di Kasus Andrie Yunus, Polri Diminta Bertindak Cepat

KPK Dalami Dugaan Imbal Jasa Biro Haji ke Pengurus PWNU DKI

KPK Sita Rp1 Miliar dari Rumah Kadis PUPRPKP Rejang Lebong

AS Sebut Konflik dengan Iran Masuk Fase Akhir

AS Sebut Konflik dengan Iran Masuk Fase Akhir

Persib Tersungkur di ACL Two, Misi Berat di Bandung

Bojan Hodak Ingatkan Persib Tetap Fokus Meski Peluang Juara Terbuka

Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Warga Diminta Waspada

Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Warga Diminta Waspada

Konsumsi Avtur di Jawa Tengah Alami Kenaikan

Mudik Lebaran 2026, Pertamina Siagakan Avtur di 5 Bandara Sumbagut

Eks Bos PTPN III Mohammad Abdul Ghani Ditunjuk Jadi Dirut Agrinas Palma

Eks Bos PTPN III Mohammad Abdul Ghani Ditunjuk Jadi Dirut Agrinas Palma

Wacana Pangkas Gaji Menteri dan DPR Menguat, Begini Respons Demokrat

Bahlil: Impor Minyak dari AS Sudah Berjalan Bertahap

Pertemuan di Tokyo, Indonesia-Brunei Bahas Impor Minyak dan Transisi Energi

Iran Tangkap Puluhan Orang yang Diduga Bantu Operasi Israel

Iran Tangkap Puluhan Orang yang Diduga Bantu Operasi Israel

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Maret 16, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Konflik Iran-Israel Memanas, Eks Menlu RI Sebut PBB Kehilangan Peran

by Muhammad Fadhil
Maret 4, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
Iran Balas Serangan, Rudal dan Drone Hujani Wilayah Israel

Sebuah rudal Iran diluncurkan selama latihan militer di lokasi yang dirahasiakan di Iran, Rabu (20/8/2025). (Iranian Army/WANA /Handout via REUTERS)

ASPEK.ID, JAKARTA – Eskalasi konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat memunculkan kekhawatiran serius terhadap masa depan tatanan dunia. Mantan Menteri Luar Negeri RI, Hassan Wirajuda, menilai hukum internasional kini tak lagi memiliki daya paksa, sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kehilangan peran sentralnya sebagai penjaga perdamaian global.

Pernyataan tersebut disampaikan Hassan usai menghadiri pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Selasa (3/3) malam. Pertemuan itu membahas implikasi geopolitik dari konflik yang kian meluas di Timur Tengah.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Hassan menggambarkan situasi global saat ini sebagai fase yang berbahaya.

BacaJuga

Polisi Ungkap Pola Penyerangan Andrie Yunus, Pelaku Diduga Pakai Dua Motor

Utang Proyek Whoosh Ditata Ulang, Danantara Targetkan Tuntas Semester I 2026

Komisi III DPR Soroti Konten AI di Kasus Andrie Yunus, Polri Diminta Bertindak Cepat

KPK Sita Rp1 Miliar dari Rumah Kadis PUPRPKP Rejang Lebong

AS Sebut Konflik dengan Iran Masuk Fase Akhir

Bojan Hodak Ingatkan Persib Tetap Fokus Meski Peluang Juara Terbuka

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kita mendiskusikan implikasinya terhadap dunia ketika tatanan dunia sudah tidak lagi efektif,” kata dia.

Menurutnya, konflik bersenjata yang melibatkan negara-negara besar membuktikan bahwa aturan berbasis hukum (rule-based order) kini hanya tinggal slogan di atas kertas.

Ia menyoroti kondisi negara-negara yang menjadi korban serangan militer sepihak. Dalam pandangannya, mekanisme internasional untuk mencari keadilan praktis tidak lagi memiliki kekuatan pemaksa, terutama ketika berhadapan dengan negara besar.

“Tidak ada lagi peluang kepada negara yang jadi korban serangan militer itu mengadu kepada siapa, karena PBB sudah tidak berperan. Memang tidak ada kekuatan pemaksa, apalagi itu berkaitan dengan negara besar,” ujarnya.

Situasi inilah yang, menurut Hassan, menjadi perhatian utama dalam diskusi bersama presiden dan sejumlah tokoh nasional.

Presiden Prabowo, kata Hassan, menggambarkan tantangan geopolitik global sebagai upaya menavigasi kapal di tengah kepungan “banyak karang” — metafora atas kompleksitas ancaman yang kini tidak lagi datang dari dua blok besar semata.

Jika pada era sebelumnya Indonesia berada dalam pusaran dua kekuatan utama dunia, kini spektrum tantangannya jauh lebih luas: konflik militer terbuka, krisis energi, hingga melemahnya legitimasi hukum internasional.

“Beliau Bapak Presiden berupaya menggambarkan bagaimana kita harus menavigasi hidup kita di antara bukan hanya dua karang, tetapi beberapa karang. Dan itu tidak mudah,” ujarnya.

Menurut Hassan, kondisi ini menuntut transformasi strategi politik luar negeri Indonesia agar lebih adaptif dan presisi dalam membaca dinamika global.

Selain aspek keamanan, konflik yang melibatkan Iran berpotensi memicu guncangan serius pada rantai pasok energi dunia, khususnya minyak dan gas bumi. Jika operasi militer darat benar-benar terjadi, efeknya diperkirakan tidak hanya bersifat jangka pendek.

Stabilitas harga energi, arus perdagangan global, hingga tekanan terhadap perekonomian negara berkembang bisa menjadi konsekuensi lanjutan dari eskalasi tersebut.

Dalam konteks ini, Indonesia dinilai perlu melakukan kalkulasi matang, tidak hanya pada aspek diplomasi dan keamanan, tetapi juga ketahanan ekonomi nasional.

Situasi global yang kian cair dan minim kepastian membuat diplomasi tak lagi sekadar soal posisi politik, melainkan strategi bertahan di tengah tatanan dunia yang berubah cepat. []

Komentar
Share10Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Polisi Ungkap Pola Penyerangan Andrie Yunus, Pelaku Diduga Pakai Dua Motor

Polisi Ungkap Pola Penyerangan Andrie Yunus, Pelaku Diduga Pakai Dua Motor

ASPEK.ID, JAKARTA - Polda Metro Jaya terus mendalami kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan...

AHY Temui Purbaya untuk Cari Solusi Utang Kereta Cepat Whoosh

Utang Proyek Whoosh Ditata Ulang, Danantara Targetkan Tuntas Semester I 2026

ASPEK.ID, JAKARTA - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menargetkan proses restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Whoosh dapat diselesaikan...

DPR Soroti Penetapan Tersangka Suami Korban Penjambretan di Sleman

Komisi III DPR Soroti Konten AI di Kasus Andrie Yunus, Polri Diminta Bertindak Cepat

ASPEK.ID, JAKARTA - Komisi III DPR RI meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) segera menertibkan penyebaran konten berbasis kecerdasan buatan...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pengunjung Monas Dibatasi 200 Orang/Jam

Menteri BUMN Hijaukan Monas

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Bahlil Buka-bukaan Soal Ratas Prabowo di Hambalang

Bahlil:  Ada Asing di Balik Kisruh Rempang

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Polisi Ungkap Pola Penyerangan Andrie Yunus, Pelaku Diduga Pakai Dua Motor

Polisi Ungkap Pola Penyerangan Andrie Yunus, Pelaku Diduga Pakai Dua Motor

AHY Temui Purbaya untuk Cari Solusi Utang Kereta Cepat Whoosh

Utang Proyek Whoosh Ditata Ulang, Danantara Targetkan Tuntas Semester I 2026

DPR Soroti Penetapan Tersangka Suami Korban Penjambretan di Sleman

Komisi III DPR Soroti Konten AI di Kasus Andrie Yunus, Polri Diminta Bertindak Cepat

KPK Dalami Dugaan Imbal Jasa Biro Haji ke Pengurus PWNU DKI

KPK Sita Rp1 Miliar dari Rumah Kadis PUPRPKP Rejang Lebong

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In