ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohd. Mahfud MD memberikan komentarnya usai penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.
Diberitakan sebelumnya, Edhy Prabowo beserta rombongan yang berjumlah 12 orang ditangkap KPK saat tiba di Terminal 3 Kedatangan International Bandara Soekarno Hatta, Tanggerang, Banten pada Selasa (24/11).
Rombongan yang baru pulang dari kunjungan ke Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat (AS) ini tiba sekitar pukul 23.18 WIB menggunakan pesawat All Nippon Airways NH835.
Dalam cuitannya di Twitter, Mahfud mengatakan bahwa dirinya selalu mengingatkan kepada teman-teman di KPK tentang apa yang pernah disampaikan oleh Ketua KPK Firli Bahuri kepadanya.
“Saya selalu mengingatkan kepada teman-teman di KPK tentang apa yang pernah disampaikan oleh Ketua KPK Firli Bahuri kepada saya,” cuit @mohmahfudmd, Rabu (25/11).
“Biarlah orang mengatakan bahwa kami tidak baik, tapi kami akan berusaha keras utk berbuat baik. Saya jawab, Lakukan, saya akan back up agar Anda tak diintervensi,” tambahnya.
Namun, Mahfud MD tidak menyebutkan ataupun menyinggung penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo oleh KPK.
Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan bahwa saat ini Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sedang menjalani perawatan intensif di Gedung KPK.
Lembaga anti rasuah itu dikatakan Ali Fikri memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status Edhy Prabowo dan sejumlah pejabat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang ikut bersama rombongan semalam.
“KPK punya waktu 1×24 jam. Perkembangannya akan kami informasikan nanti lebih lanjut,” kata Ali Fikri, Rabu (25/11).














