ASPEK.ID, JAKARTA – PT Industri Telekomunikasi Indonesia atau PT INTI (Persero) mengalami peningkatan jumlah proyek secara signifikan pada masa pandemi Covid-19.
Hingga Mei 2020, tercatat sebanyak 80 persen yang diklasifikasikan sebagai proyek positif, atau meningkat empat kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun lalu, hanya sekitar 20 persen yang berstatus positif. Namun, pada masa pandemi ini justru meningkat tajam. Targetnya, tahun ini 100 persen proyek INTI full positive,” ungkap Direktur Utama INTI Otong Iip dalam keterangan resminya yang dikutip Senin (1/6).
Sejak pertengahan kuartal I-2020, PT INTI memiliki sejumlah proyek berskala nasional yang sempat mengalami perlambatan akibat adanya pandemi Covid-19.
Namun, di sisi lain, perseroan justru mendapatkan berbagai proyek baru berskala nasional di bidang telekomunikasi yang mengubah komposisi jumlah proyek positif Perusahaan.
Dari hasil kajian INTI, peningkatan jumlah proyek itu terjadi lantaran Perusahaan terus menggenjot bisnis di bidang Manufacture and Assembly dan Managed Service agar tidak berdampak pada perlambatan kinerja, di saat perusahaan lain memutuskan untuk menahan aksi korporasi di tengah pandemi Covid-19.
“Pandemi ini justru membuat INTI kebanjiran orderan,” ujar Otong Iip.
Peningkatan jumlah proyek berstatus positif itupun memaksa INTI untuk bekerja cepat dengan tetap menerapkan sejumlah protokol, prosedur kerja, dan skenario yang ketat agar tidak ada pihak yang terdampak pandemi Covid-19.
“Apalagi, mayoritas bisnis Perusahaan melibatkan banyak personil lapangan dan mobilisasi lintas area,” ungkapnya.





![[Video] Semeru Meletus, Luncurkan Awan Panas 4,5 KM](https://aspek.id/wp-content/uploads/2021/01/semeru-bnpb-75x75.jpeg)


















