ASPEK.ID, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung upacara pemakaman kenegaraan Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno, yang wafat dalam usia 90 tahun. Prosesi berlangsung khidmat di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (2/3), dengan tata upacara militer penuh kehormatan.
Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 13.30 WIB dan langsung mengambil posisi sebagai inspektur upacara. Peti jenazah almarhum yang diselimuti Sang Merah Putih diiringi Pasukan Pengamanan Presiden menuju liang lahad, di tengah suasana haru para pelayat dan keluarga.
Upacara diawali dengan laporan dari Komandan Upacara Kolonel Infanteri Benny Angga.
“Lapor, upacara siap dimulai,” ujar komandan upacara.
“Laksanakan,” jawab Presiden Prabowo.
Riwayat hidup singkat almarhum kemudian dibacakan, menegaskan kembali perjalanan panjang pengabdian Try Sutrisno bagi negara — mulai dari karier militer hingga dipercaya menjabat Wakil Presiden RI periode 1993–1998, serta Panglima ABRI periode 1988–1993.
Momentum paling sakral terjadi saat Presiden memimpin Apel Persada.
“Saya Presiden Republik Indonesia, atas nama negara, bangsa, dan Tentara Nasional Indonesia, mempersembahkan ke persada Ibu Pertiwi jiwa raga dan jasa-jasa almarhum Try Sutrisno, Wakil Presiden keenam Republik Indonesia periode 1993–1998, Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia periode 1988–1993,” ucap Prabowo.
Presiden juga mendoakan agar seluruh pengabdian almarhum menjadi teladan bagi generasi penerus bangsa, serta arwahnya mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Prosesi penurunan peti ke liang lahad dilaksanakan dengan penghormatan militer. Makam almarhum berada di sisi pusara mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat periode 2011–2013, Pramono Edhie Wibowo.
Keluarga kemudian menaburkan bunga sebagai tanda perpisahan terakhir. Presiden Prabowo secara simbolis memulai penimbunan liang lahad, disusul peletakan karangan bunga oleh Presiden dan keluarga.
Sejumlah tokoh nasional hadir memberikan penghormatan terakhir, di antaranya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, serta Wakil Presiden ke-11 RI Boediono.
Selain itu, jajaran pimpinan lembaga negara, para menteri Kabinet Merah Putih, serta ribuan masyarakat turut memadati area TMP Kalibata untuk memberikan penghormatan terakhir.
Kepergian Try Sutrisno bukan sekadar kehilangan seorang tokoh militer dan negarawan, tetapi juga bagian dari sejarah panjang perjalanan republik. Negara pun melepasnya dengan kehormatan tertinggi. []























