ASPEK.ID, JAKARTA – PDI Perjuangan menanggapi sikap sejumlah partai politik yang lebih awal menyatakan dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029. PDIP menegaskan menghormati langkah politik tersebut dan tidak akan mencampuri keputusan internal partai lain.
Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan setiap partai memiliki kedaulatan dan strategi masing-masing dalam menentukan sikap politiknya, termasuk dalam menyampaikan dukungan terhadap figur tertentu.
“Setiap partai memiliki kedaulatan dan strategi di dalam menyampaikan sikap-sikap politiknya. Kami menghormati apa yang disampaikan, seperti oleh Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Amanat Nasional,” ujar Hasto, Sabtu (7/2).
Meski demikian, Hasto mengingatkan agar dukungan politik yang diberikan tetap berpijak pada kepentingan rakyat, kesejahteraan nasional, serta arah pembangunan jangka panjang bangsa.
Ia juga menegaskan PDIP tidak memiliki kepentingan untuk ikut campur menentukan atau memengaruhi sikap partai politik lain terkait kontestasi Pilpres 2029.
“Partai-partai politik tersebut, tentu menentukan sikap melalui berbagai kalkulasi, pertimbangan, dan juga kepentingan bangsa dan negara,” tegasnya.
Lebih lanjut, Hasto menyampaikan bahwa PDIP saat ini belum menempatkan Pilpres 2029 sebagai fokus utama. Partai berlambang banteng moncong putih itu memilih memperkuat konsolidasi internal dan menggerakkan seluruh kader untuk turun langsung membantu masyarakat.
Sebelumnya, dukungan terhadap Prabowo untuk periode kedua disampaikan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. Muhaimin menyatakan kepuasannya terhadap kinerja pemerintahan Prabowo yang dinilainya berjalan positif.
Dukungan serupa juga datang dari Partai Amanat Nasional (PAN). Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno menyatakan partainya siap mendukung Prabowo dalam kontestasi Pilpres 2029. []
























