• Latest
  • Trending
Kata Purbaya Usai Thomas Djiwandono Terpilih Jadi Deputi BI

Purbaya Soroti Bunga Perbankan RI Tertinggi

Uji Materi Ijazah Capres Gugur di MK, Ini Pertimbangannya

MK Tolak Gugatan Roy Suryo Cs Soal KUHP dan UU ITE

Polisi Buru Dua Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Polda Metro Buru Aktor Intelektual Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Gedung Umat Islam akan Dibangun di Kawasan HI, Prabowo Siapkan Lahan 4.000 Meter

Prabowo: Indonesia Tak Boleh Bergantung pada Energi Asing

Polisi Ungkap Pola Penyerangan Andrie Yunus, Pelaku Diduga Pakai Dua Motor

Polisi Ungkap Pola Penyerangan Andrie Yunus, Pelaku Diduga Pakai Dua Motor

AHY Temui Purbaya untuk Cari Solusi Utang Kereta Cepat Whoosh

Utang Proyek Whoosh Ditata Ulang, Danantara Targetkan Tuntas Semester I 2026

DPR Soroti Penetapan Tersangka Suami Korban Penjambretan di Sleman

Komisi III DPR Soroti Konten AI di Kasus Andrie Yunus, Polri Diminta Bertindak Cepat

KPK Dalami Dugaan Imbal Jasa Biro Haji ke Pengurus PWNU DKI

KPK Sita Rp1 Miliar dari Rumah Kadis PUPRPKP Rejang Lebong

AS Sebut Konflik dengan Iran Masuk Fase Akhir

AS Sebut Konflik dengan Iran Masuk Fase Akhir

Persib Tersungkur di ACL Two, Misi Berat di Bandung

Bojan Hodak Ingatkan Persib Tetap Fokus Meski Peluang Juara Terbuka

Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Warga Diminta Waspada

Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Warga Diminta Waspada

Konsumsi Avtur di Jawa Tengah Alami Kenaikan

Mudik Lebaran 2026, Pertamina Siagakan Avtur di 5 Bandara Sumbagut

Eks Bos PTPN III Mohammad Abdul Ghani Ditunjuk Jadi Dirut Agrinas Palma

Eks Bos PTPN III Mohammad Abdul Ghani Ditunjuk Jadi Dirut Agrinas Palma

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Maret 16, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Purbaya Soroti Bunga Perbankan RI Tertinggi

by Muhammad Fadhil
Februari 13, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
Kata Purbaya Usai Thomas Djiwandono Terpilih Jadi Deputi BI

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa (Beritasatu.com/Addin Anugrah Siwi)

ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti masih tingginya margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) industri perbankan nasional. Ia menilai persoalan tersebut bukan isu baru dan telah berlangsung dalam jangka panjang.

“Ini kan masalah pada perbankan kita sudah mungkin 30 tahun, 40 tahun seperti ini. Di mana net interest margin kita besar, tertinggi di dunia dan akhirat,” ujar Purbaya, Jumat (13/2).

Pernyataan itu muncul di tengah kondisi ketika Bank Indonesia telah beberapa kali menurunkan suku bunga acuan BI Rate. Namun, bunga kredit di tingkat perbankan dinilai belum turun signifikan. Kondisi ini memunculkan jarak antara kebijakan moneter dan implementasinya di sektor riil.

BacaJuga

MK Tolak Gugatan Roy Suryo Cs Soal KUHP dan UU ITE

Polda Metro Buru Aktor Intelektual Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Prabowo: Indonesia Tak Boleh Bergantung pada Energi Asing

Polisi Ungkap Pola Penyerangan Andrie Yunus, Pelaku Diduga Pakai Dua Motor

Utang Proyek Whoosh Ditata Ulang, Danantara Targetkan Tuntas Semester I 2026

Komisi III DPR Soroti Konten AI di Kasus Andrie Yunus, Polri Diminta Bertindak Cepat

Advertisement. Scroll to continue reading.

Data Otoritas Jasa Keuangan menunjukkan rata-rata NIM industri perbankan sebesar 4,56 persen pada Desember 2025, sedikit turun dari 4,62 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya. Meski demikian, sejumlah bank besar masih membukukan NIM di kisaran 5 hingga 6 persen.

Secara perbandingan, NIM perbankan Indonesia tergolong tinggi. Di negara maju seperti Amerika Serikat, rata-rata NIM berada pada rentang 2 hingga 3 persen, sementara di Australia sekitar 2 persen.

Purbaya menilai struktur industri perbankan nasional yang cenderung oligopolistik turut memengaruhi lambatnya penyesuaian suku bunga kredit.

“Kalau saya lihat sebagai ekonom ya, struktur perbankan kita cenderung oligopolis. Ya harusnya bank sentral yang mengatur itu. Saya enggak tahu bagaimana caranya. Tetapi harusnya ada cara untuk menurunkan seperti itu,” sebutnya.

Meski demikian, ia melihat mulai ada perbaikan arah ekonomi seiring pelonggaran kebijakan moneter. Menurutnya, transmisi kebijakan dari bank sentral ke sektor riil memang tidak terjadi secara instan.

“Yang jelas begini, kebijakan moneter ke sektor riil, ke perbankan itu ada delay. Saya enggak tahu bisa berapa lama delay-nya. Tetapi kalau ke ekonomi, saya lihat walaupun perbankan yang mengatur bunga, empat bulan itu sudah terlihat perbaikan arah ekonominya gara-gara bank sentral menurunkan bunga,” ujarnya.

Sebagai bendahara negara, Purbaya memastikan pemerintah menjaga likuiditas sistem keuangan agar ruang penurunan suku bunga tetap terbuka. Ia mengungkapkan, meski sempat terjadi penarikan dana segar sekitar Rp70 triliun dari perbankan, dana tersebut kembali mengalir ke sistem melalui belanja dan program pembangunan pemerintah.

“Kita pastikan likuiditas cukup di pasar. Jadi harusnya ruang ke arah bunga yang lebih rendah akan terbuka lagi,” tandas Purbaya. []

Komentar
Share10Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Uji Materi Ijazah Capres Gugur di MK, Ini Pertimbangannya

MK Tolak Gugatan Roy Suryo Cs Soal KUHP dan UU ITE

ASPEK.ID, JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan uji materi terhadap Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Nomor 11...

Polisi Buru Dua Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Polda Metro Buru Aktor Intelektual Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

ASPEK.ID, JAKARTA - Polda Metro Jaya menegaskan penyelidikan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan...

Gedung Umat Islam akan Dibangun di Kawasan HI, Prabowo Siapkan Lahan 4.000 Meter

Prabowo: Indonesia Tak Boleh Bergantung pada Energi Asing

ASPEK.ID, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat kemandirian energi nasional dengan memaksimalkan potensi sumber daya dalam...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Pengunjung Monas Dibatasi 200 Orang/Jam

Menteri BUMN Hijaukan Monas

Bahlil Buka-bukaan Soal Ratas Prabowo di Hambalang

Bahlil:  Ada Asing di Balik Kisruh Rempang

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Uji Materi Ijazah Capres Gugur di MK, Ini Pertimbangannya

MK Tolak Gugatan Roy Suryo Cs Soal KUHP dan UU ITE

Polisi Buru Dua Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Polda Metro Buru Aktor Intelektual Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Gedung Umat Islam akan Dibangun di Kawasan HI, Prabowo Siapkan Lahan 4.000 Meter

Prabowo: Indonesia Tak Boleh Bergantung pada Energi Asing

Polisi Ungkap Pola Penyerangan Andrie Yunus, Pelaku Diduga Pakai Dua Motor

Polisi Ungkap Pola Penyerangan Andrie Yunus, Pelaku Diduga Pakai Dua Motor

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In