• Latest
  • Trending
Jokowi: PSI Berpeluang Lolos ke Senayan

Sowan ke Jokowi, Ketua PSI Singgung Polemik Ijazah dan Tanggapi Pernyataan JK

Ratusan Siswa di Surabaya Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG

Ratusan Siswa di Surabaya Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG

Insentif Nakes, Pemerintah Kucurkan Rp15,29 Triliun di BOK

Dinkes DKI Temukan 4 Kasus Hantavirus di Jakarta, Warga Diminta Waspada

Bahlil: Impor Minyak dari AS Sudah Berjalan Bertahap

Dua Kapal Pertamina Belum Bisa Lewat Hormuz, Negosiasi Masih Jalan

APBN Tanggung Gaji 30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Selama 2 Tahun

Pesawat Turkish Airlines Terbakar saat Mendarat di Nepal

Pesawat Turkish Airlines Terbakar saat Mendarat di Nepal

Rocky Gerung Ungkap Alasan Hadiri Sidang Korupsi Chromebook Nadiem

Rocky Gerung Ungkap Alasan Hadiri Sidang Korupsi Chromebook Nadiem

Muhammadiyah Tetapkan Idul Adha 27 Mei, Pemerintah Gelar Sidang Isbat 17 Mei

Muhammadiyah Tetapkan Idul Adha 27 Mei, Pemerintah Gelar Sidang Isbat 17 Mei

Adam Alis Kubur Asa Persija Raih Gelar Juara

Adam Alis Kubur Asa Persija Raih Gelar Juara

Biaya Perjalanan Haji 2020 Tidak Naik

85 Persen Jemaah Haji Papua Keturunan Bugis-Makassar

Banjir Bandang Hantam Aceh Tenggara, Akses Kutacane-Medan Sempat Putus

Banjir Bandang Hantam Aceh Tenggara, Akses Kutacane-Medan Sempat Putus

Sekjen DPR Indra Iskandar Menang Praperadilan, Status Tersangka Gugur

Eks Direktur PIS Hadapi Vonis Kasus Korupsi Minyak Mentah Rp 285 Triliun Hari Ini

Gunung Dukono Meletus, 2 Pendaki WNA Tewas dan 20 Orang Terjebak

Dukono Meletus Lagi, Abu Vulkanik Membubung hingga 2,7 Kilometer

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Mei 12, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Sowan ke Jokowi, Ketua PSI Singgung Polemik Ijazah dan Tanggapi Pernyataan JK

by Muhammad Fadhil
April 13, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS, POLITIK
Jokowi: PSI Berpeluang Lolos ke Senayan

Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) saat berbicara di forum PSI beberapa waktu lalu. (CNN Indonesia/Ilham)

ASPEK.ID, JAKARTA – Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus, bertemu dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, Senin (13/4). Pertemuan tersebut membahas berbagai isu, termasuk polemik ijazah yang kembali mencuat ke ruang publik.

Bestari mengungkapkan, dalam perbincangan itu turut disinggung pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla yang meminta Jokowi menunjukkan ijazah aslinya.

“Ya tadi bahas politik iya, ijazah-ijazah tipis-tipis, hal-hal lain. Jadi saya kira begini, bahwa hari ini ada beberapa hal yang mencuat ke publik terkait adanya pernyataan dari Pak Jusuf Kalla ya, yang meminta bahwa mudah saja ini silakan Pak Jokowi untuk menunjukkan ijazahnya,” ujar Bestari kepada wartawan.

BacaJuga

Ratusan Siswa di Surabaya Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG

Dinkes DKI Temukan 4 Kasus Hantavirus di Jakarta, Warga Diminta Waspada

Dua Kapal Pertamina Belum Bisa Lewat Hormuz, Negosiasi Masih Jalan

APBN Tanggung Gaji 30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Selama 2 Tahun

Pesawat Turkish Airlines Terbakar saat Mendarat di Nepal

Rocky Gerung Ungkap Alasan Hadiri Sidang Korupsi Chromebook Nadiem

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia mengaku suasana pertemuan berlangsung santai. Bahkan, kata dia, pembahasan soal ijazah sempat direspons dengan tawa oleh dirinya dan Jokowi.

“Nah, kami berdua tadi tertawa, bahkan agak mau terbahak gitu ya. Nih, kalau Pak JK ingin memperlihatkan ijazahnya, atau surat nikahnya kepada publik, atau surat-surat yang lain yang menurut beliau mudah buka dari lemari tunjukkan, itu silakan saja. Silakan diperlihatkan,” ucapnya.

Meski demikian, Bestari menilai pandangan JK tidak seharusnya dijadikan standar bagi semua pihak, termasuk Jokowi. Ia menegaskan bahwa ijazah merupakan dokumen pribadi yang berada dalam ranah privat.

“Namun, sebaiknya tidak kemudian menyeragamkan pemikirannya menjadi standar publik gitu. Pak Jokowi punya sikap bahwa ‘kalau pengadilan minta, ya akan saya tunjukkan’. Tapi selain daripada itu, itu hak privat beliau,” katanya.

Sebelumnya, JK menilai polemik ijazah Jokowi telah berlangsung terlalu lama dan menimbulkan dampak luas. Ia menyebut isu tersebut tidak hanya merugikan Jokowi, tetapi juga menyita waktu banyak pihak.

“Sebenarnya kasus ini kan sudah 2 tahun, 3 tahun. Meresahkan masyarakat, merugikan waktu, merugikan Pak Jokowi, merugikan semua, puluhan miliar uang habis untuk apakah itu pengacara, apakah itu seperti saya ini, waktu saya hilang, dilibatkan,” kata JK.

Menurutnya, persoalan tersebut dapat diselesaikan secara sederhana dengan menunjukkan ijazah asli ke publik.

“Sebenarnya sederhana persoalannya, karena saya yakin Pak Jokowi bahwa punya ijazah asli. Ya sebenarnya kita setop lah ini perkara dengan cara tinggal Pak Jokowi memperlihatkan ijazahnya yang asli,” ujarnya.

JK juga menilai langkah tersebut dapat meredam potensi perpecahan di masyarakat.

“Saya yakin Pak Jokowi mengerti bagaimana kerugian sosial kita, masalah 2-3 tahun ini. Tinggal dikasih lihat (ke) masyarakat saja selesai. Saya yakin itu Pak Jokowi akan begitu karena daripada kita berseteru, ada kelompok berseteru bertahun-tahun, hilang waktu, hilang harkat sosial, itulah kita harapkan,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Jokowi menegaskan bahwa ijazah merupakan dokumen pribadi. Ia menilai pihak yang melontarkan tuduhan seharusnya yang membuktikan klaim tersebut.

“Mestinya yang menuduh itu yang membuktikan, bukan saya disuruh menunjukkan,” kata Jokowi.

Ia juga mengingatkan bahwa mengikuti desakan semacam itu bisa menjadi preseden yang tidak tepat dalam kehidupan publik.

“Nanti semua orang bisa menuduh, dan (yang dituduh) disuruh menunjukkan buktinya. Kebalik-balik itu,” ujarnya. []

Komentar
Share10Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Ratusan Siswa di Surabaya Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG

Ratusan Siswa di Surabaya Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG

ASPEK.ID, SURABAYA - Ratusan siswa dan guru dari belasan sekolah di Kecamatan Bubutan, Surabaya, Jawa Timur, diduga mengalami keracunan massal...

Insentif Nakes, Pemerintah Kucurkan Rp15,29 Triliun di BOK

Dinkes DKI Temukan 4 Kasus Hantavirus di Jakarta, Warga Diminta Waspada

ASPEK.ID, JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat empat kasus hantavirus ditemukan di wilayah Jakarta sepanjang 2026. Dari jumlah...

Bahlil: Impor Minyak dari AS Sudah Berjalan Bertahap

Dua Kapal Pertamina Belum Bisa Lewat Hormuz, Negosiasi Masih Jalan

ASPEK.ID, JAKARTA - Dua kapal yang beroperasi untuk Pertamina, yakni Gamsunoro dan Pertamina Pride, hingga kini belum dapat melintasi Selat...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Pasek Senjaya Putra & Luki Theta Handayani, Direksi Baru Waskita Karya

Profil Pasek Senjaya Putra & Luki Theta Handayani, Direksi Baru Waskita Karya

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Ratusan Siswa di Surabaya Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG

Ratusan Siswa di Surabaya Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG

Insentif Nakes, Pemerintah Kucurkan Rp15,29 Triliun di BOK

Dinkes DKI Temukan 4 Kasus Hantavirus di Jakarta, Warga Diminta Waspada

Bahlil: Impor Minyak dari AS Sudah Berjalan Bertahap

Dua Kapal Pertamina Belum Bisa Lewat Hormuz, Negosiasi Masih Jalan

APBN Tanggung Gaji 30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Selama 2 Tahun

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In