• Latest
  • Trending

Teka-teki Virus Corona di Indonesia

Atjeh Connection Foundation Kirim 2 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh

Atjeh Connection Foundation Kirim 2 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh

Atjeh Connection Foundation Terobos Daerah Terisolir di Peunaron-Lokop Aceh Timur

Atjeh Connection Foundation Terobos Daerah Terisolir di Peunaron-Lokop Aceh Timur

Pelindo Marine dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Resmikan IPAL untuk Jaga Sungai Kali Tebu Surabaya

Pelindo Marine dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Resmikan IPAL untuk Jaga Sungai Kali Tebu Surabaya

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Rombak Direksi, PT Timah Kini Punya Wadirut

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Gibran Ungkap Kondisi Prabowo Usai Operasi Besar

Besok Sidang Kabinet Paripurna di Istana, 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Desember 6, 2025
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Teka-teki Virus Corona di Indonesia

by Zamzami Ali
Februari 11, 2020
in NEWS

ASPEK.ID, JAKARTA – Hingga Selasa (11/2), jumlah orang yang meninggal karena terinfeksi virus Corona tercatat mencapai 1.013 orang. Sebagian besarnya, 974 orang, berasal dari daerah yang menjadi pusat virus tersebut di Wuhan, Provinsi Hubei, China.

Sementara itu, jumlah pasien terinfeksi 2019-nCov dalam skala global telah mencapai 42.500 kasus dimana 25.000 diantaranya adalah penduduk di Hubei, China.

Angka kematian ini telah melebihi korban meninggal akibat virus SARS yang juga mewabah pada tahun 2003. Saat itu, SARS menewaskan 774 orang di seluruh dunia.

BacaJuga

Atjeh Connection Foundation Kirim 2 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh

Atjeh Connection Foundation Terobos Daerah Terisolir di Peunaron-Lokop Aceh Timur

Pelindo Marine dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Resmikan IPAL untuk Jaga Sungai Kali Tebu Surabaya

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hingga saat ini, Indonesia disinyalir masih bebas dari virus Corona. Namun, Badan Kesehatan Dunia (WHO) meminta pemerintah Indonesia untuk memaksimalkan pengawasan dan deteksi virus corona.

WHO sebagaimana dilansir laman DW mengatakan bahwa Indonesia perlu meningkatkan persiapan menghadapi virus corona karena negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Thailand telah mendeteksinya.

Dengan jumlah penduduk yang mencapai 270 juta orang, Indonesia sama sekali belum melaporkan satu kasus pun terkait virus corona.

Media Australia The Sydney Morning Herald pada Jum’at (7/2), menyebutkan Indonesia belum mempunyai alat tes khusus yang diperlukan untuk mendeteksi kasus positif virus corona dengan cepat.

Indonesia disebut menggunakan ala tes pan-coronavirus yang bisa mengidentifikasi semua jenis virus dari keluarga corona, termasuk flu biasa, SARS dan MERS. Alat itu memerlukan waktu hingga 5 hari untuk memastikan apakah seseorang benar-benar positif atau tidak.

Namun, Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Institute, Amin Soebandrio, mengatakan bahwa Indonesia memiliki dua alat pendeteksi virus corona. 

“Segera setelah Sydney Morning Herald mempublikasikan itu, hari itu juga sebetulnya kita sudah punya sistem yang direkomendasikan oleh WHO yang one step saja dengan primer yang spefisik untuk virus corona wuhan,” ujar Amin.

Dua alat pendeteksi virus corona yang dimiliki Indonesia yaitu Polymerase Chain Reaction atau PCR dan sequencing. PCR berfungsi untuk melihat apakah keluarga dari virus corona terdapat dalam tubuh pasien, sementara sequencing untuk menentukan jenis virus corona, apakah misalnya SARS, MERS atau virus corona jenis baru dari Wuhan.

Indonesia yang masih bebas dari virus corona juga membuat sejumlah ahli khawatir. Misalnya saja hasil penelitian ahli epidemiologi, Marc Lipsitch, dari Harvard TH Chan School of Public Health menyebutkan bahwa Indonesia melaporkan nol kasus terkait virus corona namun bisa saja sebenarnya sudah ada beberapa kasus yang tidak terdeteksi.

Lipsitch mengatakan sistem kesehatan di Indonesia dan Thailand mungkin tidak dapat mendeteksi virus corona asal Wuhan. Ia menyebut hal itu dapat menciptakan masalah lebih besar.

Sedangkan Kepala Badan Litbang Kesehatan (Balitbankes) Kementerian Kesehatan, dr. Siswanto mengatakan bahwa, penelitian yang dilakukan oleh Harvard hanya berdasarkan kalkulasi matematis dan belum bisa dipastikan kebenarannya.

”Kalau diprediksi harusnya ada 6 kasus, ternyata sampai hari ini tidak ada, ya harusnya justru kita harus bersyukur. Kita sudah teliti dengan benar. Itu (penelitian ahli Harvard), hanya prediksi saja,” kata Siswanto dilansir dari laman Kompas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/2).

Komentar
Share20Tweet10SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Airlangga: Kasus Covid-19 Luar Jawa-Bali Meningkat

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan persnya usai Rapat Terbatas Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang...

Gelombang Ketiga Pandemi Sudah Dimulai, Jangan Panik!

Ketua Satuan Tugas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban mengatakan Indonesia masuk ke gelombang ketiga pandemi Covid-19...

Omicron Meningkat, Pemerintah Perlu Siapkan Skenario Terburuk

Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani meminta pemerintah mengantisipasi terjadinya kondisi terburuk dampak meningkatnya kasus Omicron di Indonesia. Karena...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Atjeh Connection Foundation Kirim 2 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh

Atjeh Connection Foundation Kirim 2 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh

Profil Rudi As Aturridha yangDitunjuk Jadi Plt Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT KAI

Profil Rudi As Aturridha yangDitunjuk Jadi Plt Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT KAI

Atjeh Connection Foundation Terobos Daerah Terisolir di Peunaron-Lokop Aceh Timur

Atjeh Connection Foundation Terobos Daerah Terisolir di Peunaron-Lokop Aceh Timur

Jadi Direktur PNM di Usia Muda, Ini Profil Noer Fajriansyah

Jadi Direktur PNM di Usia Muda, Ini Profil Noer Fajriansyah

Atjeh Connection Foundation Kirim 2 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh

Atjeh Connection Foundation Kirim 2 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh

Atjeh Connection Foundation Terobos Daerah Terisolir di Peunaron-Lokop Aceh Timur

Atjeh Connection Foundation Terobos Daerah Terisolir di Peunaron-Lokop Aceh Timur

Pelindo Marine dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Resmikan IPAL untuk Jaga Sungai Kali Tebu Surabaya

Pelindo Marine dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Resmikan IPAL untuk Jaga Sungai Kali Tebu Surabaya

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In