JAKARTA, ASPEK.ID – Ketua Umum Partai Golkar yang juga Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, dilaporkan telah memutuskan arah langkah politiknya pada Pemilu 2029. Alih-alih maju sebagai calon wakil presiden (cawapres), Bahlil memilih mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari daerah pemilihan (dapil) Papua.
Keputusan tersebut telah dibicarakan di internal partai. Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, menyebut Bahlil sudah menyampaikan langsung rencananya itu.
“Ketua umum kami mau nyaleg, sudah men-declare-kan bahwa beliau akan menjadi caleg untuk 2029,” kata Sarmuji kepada wartawan di Jakarta, Kamis (12/2).
Menurut Sarmuji, pilihan Papua bukan tanpa alasan. Meski lahir di Banda, Bahlil besar dan meniti karier awalnya di Tanah Papua.
“Pak Bahlil kan dibesarkan di Papua ya. Kalau kelahirannya di Banda, tetapi dibesarkan di Papua beliau,” ujarnya.
Bahlil disebut membidik kursi DPR RI melalui dapil Papua. Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa ia tidak akan maju sebagai calon wakil presiden pada kontestasi 2029.
Sarmuji memastikan keputusan tersebut sudah final.
Golkar sendiri, lanjut dia, masih akan membahas secara internal terkait arah dukungan partai terhadap Presiden Prabowo Subianto pada Pemilu 2029 mendatang.
“Pokoknya kami ini dalam posisi mendukung Pak Prabowo sukses menjadi presiden, dicintai rakyat Indonesia. Urusan nanti lanjut dua-duanya atau seperti apa, nanti masih banyak waktu,” ungkapnya.
Dengan keputusan ini, peta politik 2029 mulai menunjukkan dinamika awal, terutama terkait posisi elite partai dan konfigurasi koalisi ke depan. []























