ASPEK.ID, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberhentikan Menteri Pertahanan sekaligus Kepala Pentagon, Mark Thomas Esper.
Pria kelahiran 1964 itu adalah mantan perwira Angkatan Darat yang pernah berpengalaman di Perang Teluk. Esper pada 2017 pernah menjabat sebagai Sekjen Angkatan Darat AS.
Adalah Direktur Pusat Penanggulangan Terorisme Nasional, Christopher C.Miller yang ditunjuk sebagai pengganti Esper, yang beberapa waktu lalu baru saja bertemu dengan Menteri Pertahahan RI, Prabowo Subiantoi.
“Mark Esper telah diberhentikan,” kata Trump di laman Twitternya @realDonaldTrump, Senin (9/11/2020).
Trump menyebutkan bahwa Christopher C.Miller, Direktur Pusat Penanggulangan Terorisme Nasional dengan suara bulat dikonfirmasi oleh Senat serta akan efektif secepatnya.
Pemecatan Esper dilakukan sebagaimana dilansir CNBC, pasca kerusuhan yang terjadi selama berbulan-bulan di AS.
Kematian warga kulit hitam George Floyd oleh polisi telah membuat protes di sejumlah kota di negara bagian, yang menyuarakan keadilan ras di AS.
Langkah ini juga terjadi di tengah penolakan Trump pada hasil Pemilihan Umum Presiden (Pemilu) AS yang baru saja usai.
Trump kalah dari penantangnya, Joe Biden, dengan hanya mendapat suara elektoral 214 berbanding 290.
Seorang pejabat administrasi Trump mengatakan bahwa pejabat FBI dan CIA juga akan segera dipecat. Direktur FBI AS saat ini adalah Christopher Wray dan Direktur CIA adalah Gina Haspel.
Sebelumnya pada Juni, Esper sempat menolak permintaan Trump terkait penerapan UU gawat darurat di AS, Insurrection Act. UU ini memungkinkan Trump mengerahkan militer aktif AS untuk menangani kerusuhan sipil yang terjadi akibat kematian George Floyd.























