• Latest
  • Trending
Erick Thohir: Indonesia Siap Jadi Pemain Utama Mobil Listrik

UGM: Warga Sulit Pindah ke Mobil Listrik

Kader PSI Minta Jokowi jadi Ketum PSI

Kader PSI Minta Jokowi jadi Ketum PSI

Kejagung Dikabarkan Geledah Kantor BGN, Aktivitas Perkantoran Lumpuh

BGN Kembalikan Rp 160 M ke Kas Negara

BNPB Hormati OTT KPK, Dorong Asas Praduga Tak Bersalah

TNI Hormati KPK Usut Keterlibatan 2 Prajuritnya dalam Kasus BNPB

Gibran Apresiasi Karya Mahasiswa Rompi Anti Tantrum

Survei Capres, Gibran Masuk Empat Besar

Parlemen Malaysia Tegur Prabowo Pakai Bahasa Jawa Kasar

Parlemen Malaysia Tegur Prabowo Pakai Bahasa Jawa Kasar

Lawan Corona, ADB Hibah Indonesia USD 3 Juta

ADB Yakin RI Bisa Keluar dari Middle Income Trap

China Laporkan Kasus Pertama Flu Burung H10N3 pada Manusia

2 Juta Warga RI Berobat ke Luar Negeri Habiskan R150 T

Hari ini Lalin Bundaran HI  Dialihkan ke Patung Kuda

Jakarta Raih Investasi Nasional Terbanyak Rp249,3 Triliun

Ada Ancaman Keamanan, Wapres Gibran Mendadak Batal ke Yahukimo Papua

Relawan Tolak Usulan Pemakzulan Wapres Gibran, Kirim Surat Audensi ke DPR

1.191 Situs Pialang Berjangka Ilegal Diblokir

RI 1: Indonesia Tak Gentar Hadapi Tekanan MSCI

Alasan Prabowo Pertahankan Kabinet Gemuk

Alasan Prabowo Pertahankan Kabinet Gemuk

Prabowo: Prestasi 2 Tahun Pemerintah Perlu Kita Banggakan Tidak Boleh Sombong

Prabowo: Ikuti Garis Politik Jokowi

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Oktober 22, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

UGM: Warga Sulit Pindah ke Mobil Listrik

by Aspek
Mei 18, 2023
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, NEWS, TEKNOLOGI
Erick Thohir: Indonesia Siap Jadi Pemain Utama Mobil Listrik

Menteri BUMN Erick Thohir saat mengecek sejumlah fasilitas charging station. [Dok. Kementerian BUMN]

Program subsidi mobil listrik berupa insentif pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10 persen yang diberikan pemerintah dinilai Kantor Staf Presiden berjalan lambat. Lambatnya program itu disebut lantaran infrastruktur kendaraan listrik yang masih terbatas.

“Mereka tidak akan serta perta beralih ke motor atau mobil listirk karena ini menyangkut perilaku konsumen selama ini pakai kendaraan konvensional yang infrastrukturnya sudah sangat memadai,” kata Pengamat Ekonomi Energi dari Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi, Kamis (18/5/2023).

BacaJuga

Kader PSI Minta Jokowi jadi Ketum PSI

BGN Kembalikan Rp 160 M ke Kas Negara

TNI Hormati KPK Usut Keterlibatan 2 Prajuritnya dalam Kasus BNPB

Survei Capres, Gibran Masuk Empat Besar

Parlemen Malaysia Tegur Prabowo Pakai Bahasa Jawa Kasar

ADB Yakin RI Bisa Keluar dari Middle Income Trap

Fahmy menuturkan, penting bagi pemerintah untuk tak hanya fokus berupaya agar masyarakat bermigrasi ke kendaraan berbasis listrik. Tanpa infrastruktur penunjang yang lengkap dan mudah dijangkau, konsumen bakal mengurungkan niat.

Lebih lanjut, ia menambahkan, pemerintah juga dapat memberikan subsidi berupa pembebasan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPNBM) sehingga jangkauan mobil listrik dapat lebih luas ke berbagai lapisan masyarakat.

“Kalau insentif ini diberikan, siapapun bisa memanfaatkannya dan yang tidak kalah penting komunikasi publik harus efektif,” ujarnya dikutip dari Republika.

Program subsidi mobil listirik yang diberikan pemerintah ditempuh melalui pemberian insentif PPN sebesar 10 persen. Dengan kata lain, konsumen hanya perlu membayar PPN 1 persen. Aturan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 38 Tahun 2023.

Adapun, mobil listrik yang mendapatkan diskon PPN 1 persen harus memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 40 persen. Terdapat dua pabrikan yang telah memenuhi syarat tersebut yakni Wuling Motors dan Hyundai.

Insentif juga diberkan untuk bus listrik dengan TKDN di atas 20 persen–40 persen, diberikan diskon PPN sebesar lima persen sehingga yangg harus dibayar adalah sebesar enam persen.

Komentar
Share31Tweet19SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Pabrik BYD di Subang Serap 20 Ribu Tenaga Kerja Lokal

Ketua Periklindo Curhat di DPR: Mobil & Motor Listrik Dilarang Naik Kapal Laut

  ASPEK.ID, JAKARTA - Distribusi kendaraan listrik melalui jalur laut masih menghadapi persoalan. Industri kendaraan listrik menyoroti adanya kekhawatiran terhadap...

Anak Korban Tsunami Aceh Kuliah Gratis di UGM Tanpa Tes

Perusahaan Milik UGM Siap IPO di Pasar Modal Buru Rp45 miliar

    ASPEK.ID, YOGYAKARTA - Perusahaan holding dan investasi Universitas Gadjah Mada (UGM) PT Gama Multi Usaha Mandiri (Gama Multi...

Blue Food Perkuat Ketahanan Pangan Indonesia

Blue Food Perkuat Ketahanan Pangan Indonesia

Jakarta - Dekan Fakultas Pertanian UGM, Jaka Widada mengatakan masa depan ketahanan pangan tidak lagi hanya bergantung pada sektor pertanian...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In