• Latest
  • Trending

4 Fokus OJK pada 2022

Singapore Airlines Dilarang Masuk Hongkong

10 Maskapai dengan Layanan Wi-Fi Terbaik Dunia

Panglima TNI Rotasi Sejumlah Kabinda, Termasuk Jawa Barat, Tengah dan Timur

Beredar Info Panglima TINI Mutasi Pangdam

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK Targetkan RI Punya 5 Bank Syariah Raksasa pada 2027

Persis Solo Genjot Kondisi Fisik Jelang Laga Perdana Championship 2026/27

Persis Solo Usung Misi 3 Poin Saat Kontra Kendal Tornado

2 Kali Kalahkan Corona, Ini Rahasia Vietnam

Ekonomi Vietnam Tancap Gas, Tumbuh 9,95% pada Kuartal III 2026

Kapal Perang Rusia Bersandar di Tanjung Priok, Ada Misi Apa?

Kapal Perang Rusia Bersandar di Tanjung Priok, Ada Misi Apa?

3 Pola Makan Picu Kencing Manis

Ahli Gizi Kupas Simpan Nasi di Kulkas, Aman atau Bahaya?

Cetak Rekor, Krakatau Steel Produksi Baja 203,3 Ribu Ton

Krakatau Steel Lebur 4 Anak Usaha Jadi Satu Entitas

Alasan Sprei Hotel Selalu Putih

Alasan Sprei Hotel Selalu Putih

Target 200 Juta Penduduk Punya Buku Bank,  Usia 17 Tahun Otomatis Punya Rekening dan Saldo Rp50 Ribu

Aturan Terbaru Saldo Minimum Bank Pemerintah Mulai Oktober 2026

Prabowo Resmi Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri

Kapolri Suyudi Mutasi 19 Kapolda

Jokowi: Tunjukkan KTA PSI, Politik Itu Soal Momentum

Pengamat: 3 Faktor Jokowi Deklarasi Sebagai Anggota PSI

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Oktober 3, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

4 Fokus OJK pada 2022

by Aspek
Desember 15, 2021
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, NEWS, PERBANKAN

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Heru Kristiyana menyampaikan setidaknya terdapat empat fokus strategi OJK pada sektor perbankan pada 2022.

Pertama, deal with Covid-19. Artinya, memberikan kebijakan dalam rangka menjaga ketahanan perbankan pasca normalisasi kebijakan stimulus Covid-19, yakni dengan menyeimbangkan kebutuhan SKK dan penegakan ketentuan prudensial serta pertumbuhan ekonomi di sektor riil.

BacaJuga

10 Maskapai dengan Layanan Wi-Fi Terbaik Dunia

Beredar Info Panglima TINI Mutasi Pangdam

OJK Targetkan RI Punya 5 Bank Syariah Raksasa pada 2027

Persis Solo Usung Misi 3 Poin Saat Kontra Kendal Tornado

Ekonomi Vietnam Tancap Gas, Tumbuh 9,95% pada Kuartal III 2026

Kapal Perang Rusia Bersandar di Tanjung Priok, Ada Misi Apa?

Kedua, deal with digital transformation. Pada fokus ini, OJK mendukung pengembangan layanan perbankan digital (LPD) yang secure dan resilient.

“Membangun infrastruktur pengawasan terintegrasi berbasis teknologi, seperti suptech, data analytics, machine learning, hingga artificial intelegent,” kata Heru, Selasa (14/12/2021).

Ketiga, deal with structural challenge. Dalam fokus ketiga ini, Heru mengatakan bahwa OJK akan melanjutkan program konsolidasi bank atau pemenuhan batas minimum modal inti bank. Selain itu, OJK juga akan melanjutkan penguatan kultur kelembagaan yang mengarah pada digitalisasi.

Keempat memiliki fokus pada deal with international standard. Di mana, OJK akan memperkuat assessment terhadap implementasi penerapan Basel III/Basel III Reforms.

Berdasarkan laman resmi OJK, dikutip Rabu (15/12/2021), Basel III merupakan reformasi pengaturan di sektor perbankan sebagai respons krisis keuangan dunia 2008 yang diakibatkan oleh kurangnya kecukupan modal, tingginya variasi ATMR antar bank-bank, leverage yang sangat tinggi, dan liquidity crunch.

“Selain itu, OJK juga akan melakukan penguatan implementasi ketentuan likuiditas dengan rencana assessment penerapan ILAAP [Internal Liquidity Adequacy Assessment Process] dan LSREP,” ucapnya.

Komentar
Share50Tweet32SendShareShare9Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK Targetkan RI Punya 5 Bank Syariah Raksasa pada 2027

ASPEK.ID, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan Indonesia memiliki setidaknya lima bank syariah berukuran besar dalam waktu dekat. Bank...

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK Tutup 15 Bank per September 2026

  ASPEK.ID, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menutup 15 bank di Indonesia. Yang terbaru adalah PT Bank Perekonomian Rakyat...

OJK Cabut Izin BPRS Musyarakah Ummat

OJK Cabut Izin BPRS Musyarakah Ummat

ASPEK.ID, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Musyarakah Ummat Indonesia yang...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In