• Latest
  • Trending

3 Skenario Jokowi Turunkan Harga Gas Industri

OJK Cabut Izin BPRS Musyarakah Ummat

OJK Cabut Izin BPRS Musyarakah Ummat

Polda Metro Sterilisasi SUGBK Jelang Laga FIFA ASEAN Cup 2026

Polda Metro Sterilisasi SUGBK Jelang Laga FIFA ASEAN Cup 2026

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK Siapkan Aturan Dana Pensiun Bisa Investasi ke Luar Negeri

Menhub Dudy Lantik Ahmad Jadi Ketua KNKT Periode 2026-2030

Menhub Dudy Lantik Ahmad Jadi Ketua KNKT Periode 2026-2030

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Penggeledahan BPN Jatim

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Melemah 0,9% di Akhir Pekan, 558 Saham Turun

Tim SAR Temukan Liferaft Diduga Milik KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa

Update KM Virgo Transport 8: Korban Meninggal Jadi 52 Orang, 83 Masih Dicari

Ditetapkan Tersangka Korupsi Perizinan, Bupati Gowa Laporkan Penyidik ke Propam

Ditetapkan Tersangka Korupsi Perizinan, Bupati Gowa Laporkan Penyidik ke Propam

Wapres Gibran Tinjau Warga Terdampak Banjir Solok, Prioritaskan Pemulihan Lahan Pertanian

Wapres Gibran Tinjau Warga Terdampak Banjir Solok, Prioritaskan Pemulihan Lahan Pertanian

Tips Cek Hoaks Via WA & Situs Resmi

Komdigi akan Matikan Internet Nasional Selama Tiga Hari itu Hoaks

Starbucks Dituduh Lakukan 200 Pelanggaran UU

Starbucks Tutup 250 Gerai Pekan Ini

34% Pasien Covid-19 di ICU Penderita Kencing Manis

20 Juta Warga Indonesia Sakit Diabetes, Nomor  5 Terbanyak di Dunia

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, September 25, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

3 Skenario Jokowi Turunkan Harga Gas Industri

by Zamzami Ali
Januari 6, 2020
in ENERGI

ASPEK.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa gas bukan semata-mata sebagai komoditas, tapi juga modal pembangunan yang akan memperkuat industri nasional.

Presiden menyebutkan, ada 6 sektor industri yang menggunakan 80% volume gas Indonesia, baik itu pembangkit listrik, industri kimia, industri makanan, industri keramik, industri baja, industri pupuk dan industri gelas.

“Artinya, ketika porsi gas sangat besar bagi struktur biaya produksi maka harga gas akan sangat berpengaruh pada daya saing produk industri kita di pasar dunia. Kita kalah terus poduk-produk kita gara-gara harga gas kita yang mahal,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada Rapat Terbatas (Ratas) tentang Ketersediaan Gas Untuk Industri, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (6/1).

BacaJuga

Pertamina Goes to Campus Umumkan Para Pemenang

Pertamina Lampaui Target Emisi 2026

Pertamina Blokir 1.117 Nopol Kendaraan Diduga Salah Gunakan BBM Subsidi

Danantara Investasi Rp 2,8 T Sampah jadi Listrik di Bogor

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu

Tujuh Jurus Pemda Memperkuat Ketahanan Energi

Karena itu, Presiden meminta soal harga gas betul-betul dihitung, dikalkulasi agar lebih kompetitif. Ia memerintahkan agar dilihat betul penyebab tingginya harga gas, mulai harga di hulu, di tingkat lapangan gas, di tengah, terkait dengan biaya penyaluran gas, biaya transmisi gas, di tengah infrastruktur yang belum terintegrasi dan sampai di hilir, di tingkat distributor.

Presiden juga meminta laporan mengenai pelaksanaan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 40 Tahun 2016 tentang Penetapan Harga Gas Bumi, apakah ada kendala-kendala di lapangan terutama di tujuh bidang industri yang telah ditetapkan sebagai pengguna penurunan harga gas yang diinginkan pemerintah.

Tiga Skenario

Menurut Presiden Jokowi, mungkin ada 3 hal yang bisa dilakukan. Pertama, jatah pemerintah 2,2 dollar AS per MMBtu, kalau ini dikurangi atau bahkan dihilangkan, maka akan bisa lebih murah. Tapi ia mengingatkan, agar hal ini ditanyakan juga ke Menteri Keuangan.

Yang kedua, DMO (Domestic Market Obligation) diberlakukan, sehingga bisa diberikan kepada industry serta yang ketiga, lanjut Presiden, bebas impor untuk industri. Presiden mengeluhkan karena sejak 2016 harga gas industri ini tidak beres-beres, sehingga harus dicari terobosan.

“Ya tiga itu pilihannya,” ucap Presiden seraya menambahkan, kalau tidak segera diputuskan akan begini terus seraya mengingatkan, pilihannya hanya dua yakni melindungi industri atau melindungi pemain gas.

Komentar
Share29Tweet18SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Harga LPG Non Subsidi Naik Mulai 18 April 2026, Ini Rinciannya

Pertamina Patra Niaga Lestarikan Warisan Kuliner Nusantara

Jakarta - PT Pertamina Patra Niaga melestarikan warisan kuliner nusantara lewat ajang kompetisi memasak Bright Gas Cooking Competition (BGCC) 2026....

PHE WMO Operasikan Kembali Anjungan PHE 12

Impor Migas Ri HabiskanUS$ 22 Miliar

Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia sepanjang Januari–Juni 2026 mencapai US$ 137,24 miliar, melonjak 18,69% dibandingkan...

Indonesia Bangun FPSO Terbesar di Asia Tenggara

Indonesia Bangun FPSO Terbesar di Asia Tenggara

Jakarta – Indonesia membangun Floating Production, Storage and Offloading (FPSO) Bahtera Haluan Lestari di kawasan Karimun, Kepulauan Riau yang diklaim...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In