• Latest
  • Trending
Shopee Indonesia  PHK  Karyawan

Teten Larang Shopee Cs Bakar Duit

Gempa M7,7 Guncang NTT, Dua Warg Meninggal Dunia di Sikka

Cegah Disinformasi, BNPB Buka Media Center Gempa NTT

Menkeu Purbaya Siapkan Bersih-Bersih Bea Cukai, Pejabat Pelabuhan Diganti Total

Purbaya Pastikan Defisit APBN 2027 di Bawah 3 Persen

11 Kebiasaan Orang Ber-IQ Tinggi

11 Kebiasaan Orang Ber-IQ Tinggi

Jelang RUPS, Ini Rumor Nama-nama Petinggi PLN

PLN Siapkan 5 Lapis Pengamanan Listrik di Istana Negara

Update Gempa NTT: 25 Orang Meninggal di Manggarai dan Manggarai Timur

Dua Prioritas Pemerintah di Gempa NTT

Update Gempa NTT: 25 Orang Meninggal di Manggarai dan Manggarai Timur

Langkah Cepat Pemerintah Kirim 50 Ribu Paket Sembako ke Korban Gempa NTT

Gempa Kembali Terjadi di NTT pada Minggu 16 Agustus Berkekuatan M 5,2

Gempa Kembali Terjadi di NTT pada Minggu 16 Agustus Berkekuatan M 5,2

Komdigi Minta Apple dan Google Hapus Aplikasi yang Berkaitan dengan Kampanye LGBT+

Komdigi Minta Apple dan Google Hapus Aplikasi yang Berkaitan dengan Kampanye LGBT+

Komitmen Pelindo III Soal Pungli

Pelindo Uji Emisi 500 Kendaraan Logistik Percepat Dekarbonisasi

Pertamina Patra Niaga Terus Dorong Penggunaan Energi yang Lebih Baik

Hasil Kajian: Sebagian Besar BBM Bersubsidi Salah Sasaran Bertahun-tahun

Danantara Nilai Reformasi OJK Kunci Kredibilitas Pasar Modal

Rp 2.322 Triliun Target Investasi RI pada 2027

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Gempa M 6,4 Hentak Sumut Terasa Juga di Aceh

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Teten Larang Shopee Cs Bakar Duit

by Aspek
November 25, 2023
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, EKONOMI, NEWS
Shopee Indonesia  PHK  Karyawan

Rencana pemerintah untuk melarang e-commerce memberikan diskon gila-gilaan atau bakar uang mendapat dukungan dari pengamat ekonomi digital. Sebelumnya, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki mengaku tengah mengusulkan aturan larangan bakar uang dan menjual barang di bawah harga pokok produksi (HPP) oleh pelaku e-commerce. Usulan aturan itu dianggap dapat mencegah praktik dumping hingga predatory pricing di dalam e-commerce.

Pengamat ekonomi digital Ignatius Untung mengatakan bahwa telah lama dirinya mengusulkan agar pemerintah bisa mengatur fenomena promosi secara brutal di kalangan platform e-commerce. Untung menilai bahwa aktivitas bakar uang lewat promosi besar-besaran, bahkan jual rugi, berisiko menyebabkan persaingan usaha menjadi tidak sehat.

BacaJuga

Cegah Disinformasi, BNPB Buka Media Center Gempa NTT

Purbaya Pastikan Defisit APBN 2027 di Bawah 3 Persen

11 Kebiasaan Orang Ber-IQ Tinggi

PLN Siapkan 5 Lapis Pengamanan Listrik di Istana Negara

Dua Prioritas Pemerintah di Gempa NTT

Langkah Cepat Pemerintah Kirim 50 Ribu Paket Sembako ke Korban Gempa NTT

“Peluang pasarnya cuma akan terbuka untuk player [pemain] besar, kalau player-nya enggak punya uang untuk dibakar, ya mereka enggak punya kesempatan,” ujar Untung, Jumat (24/11/2023).

 Dia pun membeberkan, faktanya saat ini para e-commerce besar yang selama ini rajin bakar uang lewat promosi besar-besaran justru mulai sadar diri. Terlalu lama menggelontorkan subsidi pada akhirnya dirasa mulai berdampak pada keberlanjutan bisnis mereka.

Apalagi, kata Untung, saat ini tengah terjadi winter attack aliran investasi ke perusahaan teknologi. Dia menyebut, hampir 90% investasi berhenti untuk kembali mendanai perusahaan teknologi. 

“Pemain besar pun juga enggak suka [bakar uang] sebenarnya walaupun mereka yang awalnya cari gara-gara,” tuturnya dikutip dari bisnis indonesia.

Menurutnya, saat ini perusahaan digital termasuk e-commerce tengah bertahan dengan modal dari pendanaan terakhir mereka yang semakin menipis. Larangan bakar uang, kata dia, justru akan mendorong perusahaan e-commerce untuk menyehatkan bisnisnya.

“Kalau menurut saya enggak apa-apa [larangan bakar uang], ada bagusnya juga. Di situlah mereka mulai menaikan biaya macem-macem supaya bisa dapat keuntungan untuk hidup sendiri [bisnisnya],” ucapnya.

Sebelumnya, Kamis (23/11/2023), Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki mengusulkan sejumlah tambahan aturan dalam Permendag No.31/2023 yang mengatur perdagangan melalui e-commerce. Dia menyebut, nantinya e-commerce tidak bisa lagi menggunakan strategi bakar uang (burning money) untuk meningkatkan market share persaingan di antara e-commerce. Menurutnya, selama ini UMKM di pasar fisik (offline) tidak bisa bersaing lantaran harga barang yang terlalu murah di e-commerce.

“Itu [bakar uang] sepertinya sah-sah saja dari sisi persaingan antara e-commerce, tapi itu memukul UMKM. Bisa enggak Pasar Tanah Abang bersaing dengan harga baju Rp100 yang dijual di TikTok? Kan enggak,” ujar Teten usai rapat kerja bersama Komisi VI DPR-RI, Kamis (23/11/2023).

Teten mengatakan, dirinya akan mencontoh China dalam mengatur perdagangan secara digital. China disebut melarang penjualan produk di e-commerce dengan harga di bawah harga pokok produksi (HPP) suatu produk. Nantinya, HPP akan ditentukan oleh asosiasi pelaku usaha produk tertentu, alih-alih pemerintah.

Teten yakin aturan itu bisa menjadi strategi mencegah praktik dumping suatu produk di e-commerce. Ihwal pengawasan, Teten mengusulkan adanya denda terhadap pelaku usaha yang menjual produk di bawah HPP. Dengan begitu, produk yang dijual di pasar offline, kata Teten masih bisa bersaing dengan yang dijual di e-commerce.

“Harus ada denda, di China itu 0,1-0,5 omzet tahunan, berat sekali. Nah ini nanti akibatnya e-commerce tidak bisa lagi melakukan burning money untuk memperbesar market share mereka,” ucapanya.

Komentar
Share30Tweet19SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Di Tengah Pandemi Corona, Teten Sebut E-Commerce Jadi Solusi UMKM

Menteri Teten: Penyaluran KUR Meleset dari Target

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki mengakui penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) masih kurang efektif....

Alasan Kominfo Blokir Situs TikTok Cash

Menteri Teten: Banyak Negara Larang TikTok Shop

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengaku turut memantau kebijakan di negara-negara di Asia termasuk di Asia Tenggara mengenai gaya...

Di Tengah Pandemi Corona, Teten Sebut E-Commerce Jadi Solusi UMKM

Teten: UMKM Aset Rp50 Miliar Bisa Masuk Bursa

Pemerintah menyebut Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memiliki nilai aset hingga Rp50 miliar dapat masuk papan akselerasi lantai...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In