• Latest
  • Trending
Menkeu Setuju Beri Bonus ke  Pegawai  BUMN

Erick Thohir Perbaiki BUMN agar Vendor Tak Menderita

Prabowo: Indonesia akan Bangkit, Tak Ada yang Bisa Membendung

Prabowo Ajak Rakyat Berdoa Terkait Erupsi Gunung Anak Krakatau

AP II Optimis Pulihkan Bisnis Bandara

Penutupan Soetta Diperpanjang Hingga 23.59 WIB

Malaysia Putuskan Bergabung dengan BRICS

PM Malaysia Anwar Ibrahim HP Jokowi, Ini yang Dibicarakan

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

Dampak Abu Anak Krakatau, Jemaah Umrah Tertunda ke Baitullah

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

Bandara Soetta Ditutup Hingga 17.30 WIB

Sekolah Belajar Tatap Muka dengan Kapasitas 100% Dimulai Hari Ini

Gubernur Jakarta Pramono Minta Warga Terapkan 5M Hadapi Abu Vulkanik

Jokowi Kenang Rachmat Gobel Sosok Menteri yang Baik dan Pekerja Keras

Di Penang, Jokowi Ingatkan Pemimpin untuk Memahami Rakyat

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

Bandara Soetta Ditutup Hingga Pukul 13.30 WIB

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

InJourney Siapkan Hotel dan Bus untuk Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan Abu Vulkanik

PM Timor Leste Xanana Terima Gelar Doktor HC

PM Timor Leste Xanana Terima Gelar Doktor HC

AP II Optimis Pulihkan Bisnis Bandara

Bandara Soetta Ditutup Hingga 09.30 WIB

Survei Median: Sekolah Rakyat Dapat Respons Positif Publik

Survei Median: Sekolah Rakyat Dapat Respons Positif Publik

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, September 7, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Erick Thohir Perbaiki BUMN agar Vendor Tak Menderita

by Aspek
Desember 20, 2023
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, BUMN, NEWS
Menkeu Setuju Beri Bonus ke  Pegawai  BUMN

Menteri BUMN Erick Thohir memiliki sejumlah strategi khusus untuk memperbaiki performa keuangan BUMN Karya, sehingga tidak lagi membuat para vendor menderita. Erick menyatakan salah satu upaya yang akan dilakukan Kementerian BUMN adalah memastikan pendanaan dari perbankan tidak lagi menyasar perusahaan, melainkan langsung ke proyek yang digarap. Hal ini bertujuan agar pembayaran kepada vendor tidak berbelit.

 “Pendanaan dari perbankan kita tidak mau lagi ke holdingnya tetapi langsung ke proyeknya, supaya tadi pembayaran vendor tidak memutar-mutar. Vendor ada dari 2016 [tidak dibayar] kan zalim,” ujarnya di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (19/12/2023). 

BacaJuga

Prabowo Ajak Rakyat Berdoa Terkait Erupsi Gunung Anak Krakatau

Penutupan Soetta Diperpanjang Hingga 23.59 WIB

PM Malaysia Anwar Ibrahim HP Jokowi, Ini yang Dibicarakan

Dampak Abu Anak Krakatau, Jemaah Umrah Tertunda ke Baitullah

Bandara Soetta Ditutup Hingga 17.30 WIB

Gubernur Jakarta Pramono Minta Warga Terapkan 5M Hadapi Abu Vulkanik

Menurutnya, BUMN sebagai benteng ekonomi nasional tidak seharusnya menyulitkan vendor dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Oleh karena itu, upaya bersih-bersih akan terus dilakukan oleh Kementerian BUMN ke depan. 

“Masa nyusahin rakyat, nyusahin UMKM. Vendor bertahun-tahun [belum dibayar] nah itu yang kami akalin sekarang tidak mau lagi, langsung masuk ke asetnya,” kata Erick.  Selain itu, Erick menambahkan pihaknya menyiapkan sejumlah opsi untuk memulihkan BUMN Karya, yaitu PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA), PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI), dan PT PP (Persero) Tbk. (PTPP). 

Salah satu upaya tersebut adalah restrukturisasi. Menurut Erick, proses restrukturisasi BUMN Karya membutuhkan waktu antara 2–3 tahun dengan opsi yang berbeda. Dengan demikian, emiten tersebut dapat kembali sehat dan menerapkan tata kelola perusahaan secara baik. 

“Kami sangat bertanggung jawab walaupun hal yang terjadi sebelumnya banyak tidak mengikuti good corporate governance [GCG] dalam kepemimpinan sebelumnya,” kata Erick disalin dari bisnis Indonesia.

Dari sisi kinerja hingga kuartal III/2023, tercatat ada dua perusahaan BUMN Karya yang masih mencatatkan rugi. Kedua perusahaan tersebut adalah Waskita dan Wijaya Karya.  WIKA menjadi emiten konstruksi BUMN yang paling akhir merilis kinerja sepanjang Januari-September 2023.

Realisasinya, perseroan merugi Rp5,84 triliun pada kuartal III/2023. Track all markets on TradingView Berdasarkan laporan keuangan WIKA, rugi tersebut mengalami pembengkakan hingga 209 kali lipat dibandingkan rugi tahun sebelumnya yang sebesar Rp27,96 miliar. Padahal, pendapatan bersih Wijaya Karya sepanjang periode Januari–September 2023 masih tumbuh 17,88% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp15,07 triliun. Di sisi lain, Waskita membukukan rugi yang diatribusikan kepada pemilik perusahaan sebesar Rp2,83 triliun.

Berbalik dari laba yang diraih pada kuartal III/2022 yakni Rp425,29 juta. Sepanjang periode Januari-September 2023, Waskita tercatat meraih pendapatan sebesar Rp7,81 triliun atau turun 24,14% YoY dari posisi sebelumnya sebesar Rp10,3 triliun. Berbeda nasib dengan Waskita dan WIKA, ADHI serta PTPP tercatat mencetak laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sampai dengan kuartal III/2023. ADHI, misalnya, mencatatkan laba bersih sebesar Rp23,53 miliar, tumbuh 11,94% YoY.

Meski demikian, laba per saham turun dari level Rp5,9 menuju Rp2,8 per lembar. Pertumbuhan laba bersih Adhi Karya didorong oleh capaian pendapatan yang tumbuh 25,36% YoY menjadi Rp11,44 triliun. Hal ini didorong oleh pendapatan dari segmen teknik dan konstruksi yang tercatat mencapai Rp9,44 triliun atau meningkat 27,96% YoY. Sementara itu, PTPP mencetak laba bersih sebesar Rp239,72 miliar pada kuartal III/2023, naik 70% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yakni Rp141,02 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, PTPP membukukan pendapatan usaha sebesar Rp12,22 triliun. Jumlah ini melemah 9,18 secara tahunan. Turunnya pendapatan perusahaan disebabkan oleh melemahnya segmen jasa konstruksi, yang sepanjang Januari-September 2023, meraup Rp9,92 triliun atau turun 8,19% YoY.

Komentar
Share33Tweet21SendShareShare6Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Prabowo: Indonesia akan Bangkit, Tak Ada yang Bisa Membendung

Prabowo Tutup 290 BUMN Rugi, Negara Hemat Rp50 Triliun

  ASPEK.ID, JOMBANG - Presiden Prabowo Subianto menyatakan, pemerintah telah menutup 290 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang rugi. Hasilnya...

BRI Resmikan Menara BRILiaN Berkonsep Green  & Smart Building

5 BUMN dengan Karyawan Terbanyak

  ASPEK.ID, JAKARTA - Berdasarkan data Fortune Indonesia 100 2026, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menjadi BUMN...

Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

60% Saham Kereta Cepat Bakal Diambil Kemenkeu, Bagaimana Nasib PT PSBI?

ASPEK.ID, JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) di PT Kereta...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In