• Latest
  • Trending
85% Pekerja Profesional Indonesia Cari Kerja Baru di 2024

Jerman Coba Terapkan 4 Hari Kerja Seminggu

Prabowo: Indonesia akan Bangkit, Tak Ada yang Bisa Membendung

Prabowo Ajak Rakyat Berdoa Terkait Erupsi Gunung Anak Krakatau

AP II Optimis Pulihkan Bisnis Bandara

Penutupan Soetta Diperpanjang Hingga 23.59 WIB

Malaysia Putuskan Bergabung dengan BRICS

PM Malaysia Anwar Ibrahim HP Jokowi, Ini yang Dibicarakan

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

Dampak Abu Anak Krakatau, Jemaah Umrah Tertunda ke Baitullah

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

Bandara Soetta Ditutup Hingga 17.30 WIB

Sekolah Belajar Tatap Muka dengan Kapasitas 100% Dimulai Hari Ini

Gubernur Jakarta Pramono Minta Warga Terapkan 5M Hadapi Abu Vulkanik

Jokowi Kenang Rachmat Gobel Sosok Menteri yang Baik dan Pekerja Keras

Di Penang, Jokowi Ingatkan Pemimpin untuk Memahami Rakyat

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

Bandara Soetta Ditutup Hingga Pukul 13.30 WIB

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

InJourney Siapkan Hotel dan Bus untuk Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan Abu Vulkanik

PM Timor Leste Xanana Terima Gelar Doktor HC

PM Timor Leste Xanana Terima Gelar Doktor HC

AP II Optimis Pulihkan Bisnis Bandara

Bandara Soetta Ditutup Hingga 09.30 WIB

Survei Median: Sekolah Rakyat Dapat Respons Positif Publik

Survei Median: Sekolah Rakyat Dapat Respons Positif Publik

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, September 6, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Jerman Coba Terapkan 4 Hari Kerja Seminggu

by Aspek
Februari 5, 2024
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, GLOBAL
85% Pekerja Profesional Indonesia Cari Kerja Baru di 2024

Jerman menerapkan uji coba hari kerja lebih pendek selama 4 hari dalam sepekan dengan harapan para pekerja akan menjadi lebih produktif.

Melansir Euronews, Senin (5/2/2024), Jerman memulai uji selama enam bulan ke depan. Sebanyak 45 perusahaan di Jerman akan menerapkan waktu kerja ini. Pekerja mendapatkan gaji yang sama seperti

BacaJuga

Prabowo Ajak Rakyat Berdoa Terkait Erupsi Gunung Anak Krakatau

Penutupan Soetta Diperpanjang Hingga 23.59 WIB

PM Malaysia Anwar Ibrahim HP Jokowi, Ini yang Dibicarakan

Dampak Abu Anak Krakatau, Jemaah Umrah Tertunda ke Baitullah

Bandara Soetta Ditutup Hingga 17.30 WIB

Gubernur Jakarta Pramono Minta Warga Terapkan 5M Hadapi Abu Vulkanik

sebelumnya. Inisiatif ini, yang hanya melibatkan perusahaan-perusahaan yang pekerjaannya dapat disesuaikan dengan hari kerja yang lebih pendek, dipimpin oleh konsultan manajemen yang berbasis di Berlin, Intraprenör dan berkolaborasi dengan organisasi nirlaba 4 Day Week Global (4DWG).

Para pendukung hari kerja yang lebih pendek berharap bahwa bekerja empat hari dalam sepekan akan membuat para pekerja lebih bahagia dan lebih produktif di saat Jerman sedang berjuang dengan pertumbuhan produktivitas yang lebih lambat dan kekurangan tenaga kerja. Seperti diketahui, produktivitas biasanya dihitung dengan membagi output ekonomi dengan jam kerja.

Berdasarkan data Deutsche Bundesbank, indeks produktivitas Jerman telah turun dari level tertinggi 105,2 poin pada November 2021, meskipun masih lebih tinggi daripada ekonomi utama lainnya di Eropa. Pada November 2023, data terakhir yang tersedia, produktivitas turun menjadi 95,80 poin dari 96,79 poin pada bulan sebelumnya.

Menurut para pendukung 4 hari kerja sepekan dan sebagian besar pekerja yang telah mengujinya, bekerja satu hari lebih sedikit per minggu akan meningkatkan kesejahteraan dan motivasi pekerja, membuat mereka lebih produktif. Bekerja dengan jam kerja yang lebih sedikit dalam sepekan juga dapat meyakinkan mereka yang tidak bersedia bekerja sepekan penuh untuk masuk ke dunia kerja, sehingga membantu mengurangi kekurangan tenaga kerja yang saat ini sedang melanda negara-negara industri di seluruh dunia.

November 2023, Kamar Dagang dan Industri DIHK mengatakan bahwa separuh dari perusahaan-perusahaan Jerman sedang berjuang untuk mengisi lowongan pekerjaan. Wakil CEO DIHK Achim Dercks mengatakan ribuan pekerjaan yang tidak terisi dalam perekonomian Jerman menyebabkan negara ini kehilangan lebih dari 90 miliar euro pada tahun lalu atau lebih dari 2 persen dari PDB Jerman, Meskipun belum jelas apakah hari kerja yang lebih pendek akan memperbaiki masalah ini, masyarakat Jerman tampak bersemangat untuk mencobanya.

Sebelumnya, survei Forsa menemukan bahwa 71 persen orang yang bekerja di negara ini ingin memiliki pilihan untuk hanya bekerja 4 hari dalam sepekan. Lebih dari 74% responden mengatakan bahwa mereka mendukung pemerintah menjajaki kemungkinan penerapan 4 hari kerja dalam sepekan. Demikian dikutip dari bisnis Indonesia, Senin (5/2/2024).

Komentar
Share34Tweet21SendShareShare6Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Agus Surya Bakti Komut Antam, Dana Amin Jadi Dirut

Antam Buka Lowongan Kerja 2026 untuk Lulusan Baru

  ASPEK.ID, JAKARTA - PT Antam Tbk membuka lowongan pekerjaan untuk lulusan baru perguruan tinggi atau freshgraduate melalui program Antam...

9 Kampus Terbaik di Indonesia Versi The Times Higher Education

Skill Mismatch Penyebab Terbanyak Sarjana jadi Penganggur

Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menilai ketidaksesuaian antara kompetensi angkatan kerja dengan kebutuhan dunia usaha dan industri (skill mismatch) merupakan...

Pensiun Tak Cukup Biayai Hidup, Lansia  Terus Bekerja

Pensiun Tak Cukup Biayai Hidup, Lansia  Terus Bekerja

Jakarta- Banyak lansia di Korea Selatan (Korsel) masih bekerja setelah usia pensiun lantaran tekanan keuangan yang tinggi. Pemerintah Korea Selatan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In