• Latest
  • Trending
Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Jakarta Banjir, Sejumlah Rute Bus Transjakarta Tak Beroperasi

Tarif Transjakarta, Transjabodetabek, dan LRT Jakarta Akan Naik Mulai 1 Januari 2027

Dudung Sidak Dapur MBG di Jakbar, Temukan Belatung hingga Area Kotor

Kejagung: Satu Perwira TNI Aktif Tersangka Kasus Korupsi MBG

Wagub Babel Hellyana Divonis 4 Bulan Penjara Terkait Kasus Penipuan

Presiden Prabowo Copot Wakil Gubernur Babel Buntut Kasus Ijazah Palsu

Aliansi Serikat MEPS dan Manajemen Pelindo Bahas Program Transformasi dan Penataan Peran Pelindo Grup

Aliansi Serikat MEPS dan Manajemen Pelindo Bahas Program Transformasi dan Penataan Peran Pelindo Grup

3 Nama dari PDIP Masuk Kabinet Prabowo-Gibran? Begini Jawaban Dasco

Dasco Bertemu 3 Petinggi OJK, Ini yang Dibahas

Kasus Tambang Murung Raya, Samin Tan Resmi Jadi Tersangka

Kejagung Tetapkan Kolonel Budi Utomo Jadi Tersangka Korupsi MBG

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Tertekan Sepanjang Perdagangan, Ditutup Turun 0,43%

KopDes Soft Launching pada Oktober 2026

Menteri Zulhas: Gaji Manajer Kopdes Rp6,3 Juta-Rp8,3 Juta/Bulan

Bareskrim Ungkap Lima Laboratorium Narkoba Rahasia di Indonesia 

Prabowo Minta Kampus Kembangkan Konsep Rehabilitasi Narkoba

Hitung Kerugian Negara Kasus Jiwasraya, BPK Butuh Waktu 2 Bulan

DPD RI Rekomendasikan 10 Nama Calon Anggota BPK ke DPR RI

Bupati Cilacap Kumpulkan Dana Rp515 Juta untuk THR Polisi hingga Jaksa

Bupati Cilacap Dituntut 7 Tahun Penjara

Menteri Trenggono Resmi Larang Ekspor Benih Lobster

Menteri Trenggono Pindahkan Pelabuhan Ikan dari Benoa ke PPN Pengamben

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, September 30, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

by Muhammad Fadhil
Januari 17, 2026
in BERITA TERBARU, EKONOMI, NEWS
Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Kantor Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). (Foto: Liputan6.com/Arief RH)

Mantan Menteri Perdagangan dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan menilai kehadiran Danantara dalam ajang World Economic Forum (WEF) 2026 berpotensi menjadi magnet utama perhatian pelaku ekonomi dan bisnis global.

Bagi Gita, posisi Danantara sebagai pengelola dan pengalokasi investasi berskala besar memberikan daya tarik strategis bagi Indonesia di panggung ekonomi dunia.

“Danantara akan menjadi magnet utama untuk menyampaikan poin-poin strategis tentang ekonomi dan bisnis Indonesia. Posisi Danantara sebagai pengelola investasi akan menarik perhatian para pelaku bisnis dan investor global,” ujar Gita Wirjawan dilansir dari Liputan6.com, Sabtu (17/1).

BacaJuga

Tarif Transjakarta, Transjabodetabek, dan LRT Jakarta Akan Naik Mulai 1 Januari 2027

Kejagung: Satu Perwira TNI Aktif Tersangka Kasus Korupsi MBG

Presiden Prabowo Copot Wakil Gubernur Babel Buntut Kasus Ijazah Palsu

Aliansi Serikat MEPS dan Manajemen Pelindo Bahas Program Transformasi dan Penataan Peran Pelindo Grup

Dasco Bertemu 3 Petinggi OJK, Ini yang Dibahas

Kejagung Tetapkan Kolonel Budi Utomo Jadi Tersangka Korupsi MBG

Menurut Gita, WEF merupakan forum penting untuk menyampaikan narasi masa depan ekonomi Indonesia, terutama melalui peran Danantara sebagai institusi pengelola investasi yang berorientasi pada kolaborasi domestik, regional maupun global.

Dalam forum tersebut, Indonesia tidak hanya berbicara mengenai peluang investasi domestik, tetapi juga posisi Danantara sebagai mitra strategis dalam alokasi modal lintas negara.

“Forum WEF ini bisa juga menjadi ruang untuk membangun jejaring ekonomi global. Danantara, dengan mandat dan skala pengelolaan investasinya, memiliki daya tawar kuat untuk berdialog langsung dengan pemilik modal dan pelaku usaha dunia,” ujarnya.

Keberadaan Danantara sebagai alokator modal, menurut Gita, bisa memberikan sinyal penting bahwa Indonesia siap berkolaborasi secara setara dengan berbagai institusi dan pelaku ekonomi internasional.

Narasi ini dinilainya sejalan dengan praktik yang telah lama dilakukan negara lain, seperti Singapura melalui GIC dan Temasek, yang sukses menjadikan institusi pengelola investasi sebagai pintu masuk kemitraan global, khususnya di sektor inovasi dan teknologi.

Danantara Bisa Jadi Jembatan Persepsi Global

Lebih lanjut, Gita menyebut Danantara bisa berperan strategis dalam menjembatani persepsi global terhadap Indonesia, terutama dengan menerjemahkan ketidakpastian menjadi risiko yang terukur.

Melalui pendekatan tersebut, para investor dapat menilai peluang Indonesia secara lebih objektif dan terstruktur. Ia meyakini, dengan narasi yang tepat, Danantara tidak hanya memperkuat posisi Indonesia di WEF 2026, tetapi juga mendorong masuknya investasi yang berkelanjutan dan produktif.

“Narasi bahwa Indonesia mengelola modal besar untuk kolaborasi global, inovasi, dan kemakmuran bersama, serta narasi Indonesia ke depan akan lebih baik sangat diperhitungkan di forum tersebut,” ujarnya.

Sebagai informasi, Pemerintah akan memboyong Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) ke ajang World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss pada 19–23 Januari 2026. Forum ini menjadi momentum penting bagi Danantara untuk mengakselerasi rencana ekspansi investasi di tingkat global, khususnya dengan memanfaatkan pertemuan strategis dengan berbagai mitra internasional.

WEF 2026 akan mempertemukan hingga 3.000 peserta dari 130 negara. Adapun para peserta meliputi kepala eksekutif dan pemimpin dari perusahaan-perusahaan mitra, bersama dengan kepala negara dan pemerintahan, pejabat publik dari negara-negara G7, G20, BRICS, dan lainnya, serta para pemimpin organisasi internasional. Presiden Prabowo Subianto juga dijadwalkan menghadiri perhelatan yang mengangkat tema “A Spirit of Dialogue” ini. []

Komentar
Share21Tweet13SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Prabowo Sebut Penghasilan Danantara Naik 400% dalam 1,5 Tahun

Prabowo Sebut Penghasilan Danantara Naik 400% dalam 1,5 Tahun

ASPEK.ID, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengklaim Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagara Nusantara atau Danantara mencatat lonjakan penghasilan hingga...

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Prabowo Targetkan Dividen Danantara Tembus Rp 200 Triliun Tahun Ini

ASPEK.ID, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menargetkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mampu menyetor dividen hingga Rp 200 triliun pada...

Sampah Jakarta 9.059 Ton/Hari, Mayoritas Sisa Makanan

Danantara Investasi Rp 2,8 T Sampah jadi Listrik di Bogor

ASPEK.,ID, BOGOR - CIO BPI Danantara Pandu Sjahrir menyatakan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 di...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In