• Latest
  • Trending
Sritex Akui Tak Terdampak Langsung Virus Corona

BUMN Tekstil Bisa Jadi Tulang Punggung Baru Industri Nasional

Modifikasi Cuaca di IKN Kurangi Hujan 97%

Asap Karhutla Menutupi Istana Garuda IKN

Elektabilitas PDIP dan Gerindra Turun Tajam

Pilih Jadi Komisaris Bank NTB, PDIP Pecat Kadernya

Dirut Pertamina Tinjau Langsung Distribusi BBM di Bali

Dirut Pertamina Tinjau Langsung Distribusi BBM di Bali

Sekjen PBB ke Jakarta, Ada Pengalihan Jalan

Sekjen PBB Akan Bertemu Prabowo

Gerindra Tetapkan 6 Cagub dari Aceh ke Maluku

Pengamat: Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Pemprov DKI Antisipasi Asap Karhutla

Pemprov DKI Antisipasi Asap Karhutla

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

Asap Karhutla Berdampak ke 29 Bandara, 2.458 Penerbangan Dibatalkan dan Terlambat

Di China, Pemilik TK Dihukum Seumur Hidup  karena Ratusan Murid Keracunan Makanan

Di China, Pemilik TK Dihukum Seumur Hidup  karena Ratusan Murid Keracunan Makanan

Survei SMRC: 50,8% Masyarakat Menilai Ekonomi Sangat Buruk

Dua Petani Perempuan dari Aceh dan Banten Meraih 100 Women Heroes FAO 2026 di Roma

Dua Petani Perempuan dari Aceh dan Banten Meraih 100 Women Heroes FAO 2026 di Roma

H+1 Idul Fitri, Bandara Kualanamu Cuma Layani 23 Penumpang

Ban Pesawat Citilink Pecah di Bandara Halim

Persis Solo Gelar TC di Garudayaksa Training Centre, Siap Uji Kekuatan dengan Tim Liga 1

Persis Solo Pecat Ricky Nelson

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

BUMN Tekstil Bisa Jadi Tulang Punggung Baru Industri Nasional

by Muhammad Fadhil
Januari 22, 2026
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, BUMN, NEWS
Sritex Akui Tak Terdampak Langsung Virus Corona

Ilustrasi pekerja di pabrik milik PT Sritex. [Foto: Istimewa/HO]

ASPEK.ID, JAKARTA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai rencana pemerintah membentuk BUMN Tekstil berpotensi menjadi penopang penting bagi kebangkitan industri tekstil nasional sekaligus tulang punggung baru industri nasional. Namun, keberadaan BUMN tersebut harus difokuskan untuk menjawab persoalan struktural yang selama ini menekan pelaku industri dalam negeri.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perindustrian, Saleh Husin, mengatakan pembentukan BUMN Tekstil dapat memperkuat daya saing industri nasional, terutama jika ditopang penerapan teknologi modern dan efisiensi produksi secara menyeluruh.

Menurutnya, industri tekstil Indonesia menghadapi tantangan berat akibat derasnya arus produk impor, baik yang masuk secara legal maupun ilegal. Kondisi tersebut membuat produk lokal sulit bersaing di pasar domestik.

BacaJuga

Asap Karhutla Menutupi Istana Garuda IKN

Pilih Jadi Komisaris Bank NTB, PDIP Pecat Kadernya

Dirut Pertamina Tinjau Langsung Distribusi BBM di Bali

Sekjen PBB Akan Bertemu Prabowo

Pengamat: Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Pemprov DKI Antisipasi Asap Karhutla

“Dengan skala usaha besar dan dukungan negara, BUMN tekstil dapat menjadi jangkar produksi dalam negeri, menjaga pasokan bahan baku lokal, sekaligus menekan biaya melalui efisiensi energi dan pemanfaatan teknologi,” ujar Saleh, Kamis (22/1).

Ia menambahkan, BUMN Tekstil juga berpotensi menjadi role model dalam penggunaan mesin modern, energi yang lebih murah dan ramah lingkungan, serta sistem kerja yang lebih produktif.

Jika strategi ini berjalan konsisten, Saleh menilai citra industri tekstil dapat berubah. Industri ini tidak lagi dipersepsikan sebagai sunset industry, melainkan sektor yang bertransformasi menuju efisiensi, kualitas produk, dan kepastian pasar domestik.

“Industri tekstil ke depan tidak bisa lagi hanya mengandalkan upah tenaga kerja murah. Kuncinya ada pada efisiensi, kualitas, dan jaminan pasar,” katanya.

Meski demikian, Saleh mengingatkan keberhasilan BUMN Tekstil tidak bisa diukur semata dari capaian laba dalam jangka pendek. Menurutnya, indikator yang lebih realistis adalah menurunnya impor bahan baku tekstil, meningkatnya serapan produk dalam negeri, serta naiknya produktivitas tenaga kerja melalui modernisasi mesin dan peningkatan keterampilan.

Selain itu, pengendalian biaya energi menjadi faktor krusial. “Selama ini, banyak pabrik kalah bersaing bukan karena produknya buruk, tetapi karena biaya listrik dan gas yang terlalu mahal,” ujarnya.

Lebih jauh, Saleh menilai BUMN Tekstil juga harus berperan sebagai penopang industri kecil dan menengah (IKM). Salah satunya dengan memastikan ketersediaan bahan baku yang stabil dan berkualitas, sehingga pelaku IKM dapat menjalankan usaha secara berkelanjutan.

“Keberhasilan BUMN Tekstil pada akhirnya bukan soal industri bertahan hidup, tetapi bagaimana industri ini bertransformasi menjadi lebih efisien, modern, dan tahan terhadap guncangan impor maupun tekanan global,” pungkasnya. []

Komentar
Share22Tweet14SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

KopDes Soft Launching pada Oktober 2026

Tiga Kunci Keberhasilan Kopdes

  ASPEK.ID, BANDUNG - Keberhasilan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bergantung pada kolaborasi yang kuat antara pemerintah desa, pengurus...

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Bakal Akuisisi Sritex, Pemerintah Siapkan Investasi US$ 6 Miliar

ASPEK.ID, JAKARTA - Pemerintah berencana membentuk badan usaha milik negara (BUMN) di sektor tekstil melalui akuisisi sejumlah perusahaan, termasuk PT...

Prabowo: Indonesia akan Bangkit, Tak Ada yang Bisa Membendung

Prabowo Tutup 290 BUMN Rugi, Negara Hemat Rp50 Triliun

  ASPEK.ID, JOMBANG - Presiden Prabowo Subianto menyatakan, pemerintah telah menutup 290 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang rugi. Hasilnya...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In