• Latest
  • Trending

Kemenhan Wisuda 33.785 Calon Manajer Kopdes

Biaya Perjalanan Haji 2020 Tidak Naik

Dana Haji Rp 184 Triliun Disimpan di Mana? Ini Penjelasan Lengkap BPKH

Sore Ini, PT Angkasa Pura II Gelar RUPS RKAP

Putra Karni Ilyas Jadi Komisaris Independen Angkasa Pura

Jokowi Mulai Safari Politik ke Lampung, Kenakan Kemeja dan Topi Berlogo PSI

Kader PSI: Politik Jokowi Bukan Oligarki

KopDes Soft Launching pada Oktober 2026

KopDes Soft Launching pada Oktober 2026

DPR Minta Kejagung Serius Tangani Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan Rp22 T

Baleg DPR Sepakat Bawa RUU Reforma Agraria ke Paripurna

Laba Bersih Siloam Hospitals Rp150 Miliar Selama Covid

Siloam Bakal Akuisisi 14 RS, Nilainya Tembus Rp6,91 Triliun

Rumah Mewah Silmy Karim Digeledah KPK, Puluhan Brimob Turun Mengawal

Silmy Karim Gugat KPK ke PN Jaksel, Persoalkan Penetapan Tersangka

Kemendes Siapkan 1,8 Juta Ha Lahan untuk Ketahanan Pangan

Uang Rp100 Juta Milik Petani di Aceh Hilang Saat Salat Zuhur

SAR Masih Cari 140 Korban Kapal Virgo Transport 8 yang Hilang di Laut Jawa

Dua Jenazah Kembali Ditemukan di Dalam KM Virgo 8

Dato Sri Tahir Bantah Soal Kredit Jumbo Bank Mayapada

10 Orang Terkaya Indonesia Versi Forbes 2026

Harga Emas Antam Naik, Rp1.009.000/gram

Usai Sempat Naik, Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Melemah

Harga Telur Naik, ini Pemicunya

MBG di Semarang Viral Gara-gara Telur Mentah

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, September 21, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Kemenhan Wisuda 33.785 Calon Manajer Kopdes

by Aspek
Juli 31, 2026
in BERITA TERBARU, EKONOMI

Jakarta –   Kementerian Pertahanan  mewisuda peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang menjadi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) batch pertama. Lokasi penutupan dipusatkan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (31/7/2026).

Pada batch pertama, diklat yang berlangsung 45 hari diikuti 33.846 peserta dari total kebutuhan 35.476 peserta yang terdiri 30 ribu calon manajer KDKMP serta 5.476 calon manajer dan tiga unsur operasional KNMP. Dari jumlah itu, hanya 33.785 peserta yang berhasil menuntaskan pendidikan di 67 satuan pendidikan (satdik) TNI di seluruh Indonesia.

BacaJuga

Dana Haji Rp 184 Triliun Disimpan di Mana? Ini Penjelasan Lengkap BPKH

Putra Karni Ilyas Jadi Komisaris Independen Angkasa Pura

Kader PSI: Politik Jokowi Bukan Oligarki

KopDes Soft Launching pada Oktober 2026

Baleg DPR Sepakat Bawa RUU Reforma Agraria ke Paripurna

Siloam Bakal Akuisisi 14 RS, Nilainya Tembus Rp6,91 Triliun

“Insya Allah, kami akan tutup pendidikan ini sejumlah 33.785 orang,” ucap Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pertahanan Kemenhan, Mayjen Ketut Gede Wetan Pastia kepada awak media di Kemenhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (30/7/2026).

Menurut Ketut, ada 61 peserta yang tidak bisa menuntaskan diklat sampai rampung. Mereka terkendala sejumlah faktor, mulai riwayat kesehatan hingga psikologi. Belum lagi, sambung dia, ada peserta yang memilih mengundurkan diri.

“Saya ulangi lagi, ada mengundurkan diri karena memang memilih profesi yang sebelumnya sudah berjalan.”

Di luar itu, kata Ketut, ada sekitar 40 peserta perempuan tidak dapat melanjutkan diklat karena hamil. Meski begitu, ia memastikan, mereka tidak gugur dan masuk dalam talent pool batch berikutnya. Hal itu karena kebutuhan SPPI mencapai 63 ribu peserta.

Mengapa batch pertama baru diikuti lebih 33 ribu peserta? Ketut menjelaskan, hal itu karena disesuaikan dengan jumlah KDKMP dan KNMP yang tuntas dibangun. Adapun sisanya bakal mengikuti diklat kedua yang direncanakan berlangsung pada Septermber atau Oktober 2026.

“Ada yang hamil, yang tadi ditanyakan, yaitu sekitar 40 orang, yang statusnya ke depan itu adalah talent pool. Artinya, masih diberikan kesempatan untuk menyelenggarakan atau mengikuti pendidikan batch berikutnya. Namun ini semuanya keputusan itu adalah akan disampaikan oleh Tim Panselnas Pusat,” ujar Ketut.

Komentar
Share17Tweet11SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

KopDes Soft Launching pada Oktober 2026

KopDes Soft Launching pada Oktober 2026

  ASPEK lD, JAKARTA — Kementerian Koperasi (Kemenkop) mengumumkan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan (KopDes/Kel) Merah Putih akan mulai memasuki tahap operasional...

Menkop: Kopdes Merah Putih Wujud Pemikiran Soemitro

Ribuan Kopdes Dibangun di Lahan Sawah Dilindungi

Semarang - Sebanyak 1.297 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) berada di Lahan Sawah Dilindungi (LSD)....

Menkop: Kopdes Merah Putih Wujud Pemikiran Soemitro

Pemerintahan Lagi Susun Skema Pembiayaan Kopdes

Jakarta - Pemerintah belum menetapkan secara rinci skema pembiayaan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih. Sejumlah kementerian dan lembaga (K/L) terkait...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In