• Latest
  • Trending
Terungkap Pemilik 995 Senjata di Sekolah Yayasan Pondok Pinang

Terungkap Pemilik 995 Senjata di Sekolah Yayasan Pondok Pinang

72 Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan MBG

Kemenkeu Potong Anggaran BGN Rp38 T

RUPST Pertamina Tetapkan Dua Komisaris Baru

Survei: Pertamina BUMN yang Paling Diingat Publik

Garuda Indonesia Masih Layani Penerbangan Domestik

Dirut Garuda Diganti Momentum Pembenahan Manajemen, Masih Rugi Rp2,03 T

Dukung MotoGP Mandalika 2026, Pelindo Marine Perkuat Konektivitas Maritim Lombok

Dukung MotoGP Mandalika 2026, Pelindo Marine Perkuat Konektivitas Maritim Lombok

Tim Gabungan Gerebek Dua Sarang Narkoba di Jakbar, 24 Orang Diamankan

Tim Gabungan Gerebek Dua Sarang Narkoba di Jakbar, 24 Orang Diamankan

72 Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan MBG

Program MBG Sudah Habiskan Anggaran Rp 153,2 Triliun

Ini Instruksi Prabowo kepada Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

Djaka Budhi: Cukai Minuman Manis Ditargetkan Berlaku 2027

Perang Timur Tengah Meluas, Milisi Pro-Iran Gempur Israel dan Pangkalan AS

Menkeu Suahasil; Pertumbuhan Global Melambat, Ekonomi Geopolitik Masih Memanas

KPK Beri Sinyal Periksa Konglomerat  Haji Isam

Haji Isam Kuasai 30,25 Persen Saham Bayan Resources

Satgas Pangan Polri Terbitkan Edaran Pembatasan Penjualan Sembako

Bulog Serap 4,11 Juta Ton Beras Petani, Lampaui Target 2026

Pesawat Terbakar Kena Roket Houthi, Bandara Saudi Setop Penerbangan

Pesawat Terbakar Kena Roket Houthi, Bandara Saudi Setop Penerbangan

Konsumsi Avtur di Jawa Tengah Alami Kenaikan

Jelang MotoGP Mandalika, Konsumsi Avtur di Lombok Naik 48%

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Oktober 10, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Terungkap Pemilik 995 Senjata di Sekolah Yayasan Pondok Pinang

by Aspek
Agustus 7, 2026
in BERITA TERBARU, HUKUM
Terungkap Pemilik 995 Senjata di Sekolah Yayasan Pondok Pinang

senjata api dan air soft gun yang ditemukan di salah satu sekolah swasta di Jakarta Selatan. (Foto: Tribunnews)

Jakarta — Sebanyak 995 pucuk senjata air soft gun yang ditemukan di sebuah ruangan sekolah yayasan swasta di Pondok Pindang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel) terungkap kepemilikannya atas nama PT Lokta Karya Perbakin. Senjata-senjata tersebut ditemukan dalam ruang kerja inisial IWD yang merupakan salah satu mantan pengurus yayasan sekolah Islam tersebut.

Pengacara IWD, Alhadid Endar Putra memastikan 995 senjata tersebut merupakan jenis air soft gun, dan penggunaannya legal karena ada perizinannya. “Iya. Kita sudah membaca semua berita. Tetapi yang harus diketahui bahwa 995 yang disebut senjata itu, bukan senjata api. Itu senjata jenis air soft gun, dan itu ada perizinannya dari Perbakin dan juga dari Kepolisian,” kata Alhadid, Jakarta, Kamis (6/8/2026).

BacaJuga

Kemenkeu Potong Anggaran BGN Rp38 T

Survei: Pertamina BUMN yang Paling Diingat Publik

Dirut Garuda Diganti Momentum Pembenahan Manajemen, Masih Rugi Rp2,03 T

Dukung MotoGP Mandalika 2026, Pelindo Marine Perkuat Konektivitas Maritim Lombok

Tim Gabungan Gerebek Dua Sarang Narkoba di Jakbar, 24 Orang Diamankan

Program MBG Sudah Habiskan Anggaran Rp 153,2 Triliun

Dikutip dari Republika, 995 Senjata Ditemukan di Sekolah di Jaksel Terbilang Mematikan, Berikut Kronologi Penemuannya Polri Didesak Usut Keberadaan 995 Senjata di Sekolah di Pondok Pinang

Alhadid mengatakan, sejak temuan barang-barang itu dilaporkan ke Polres Jakarta Selatan dan Polda Metro Jaya, pada awal Juli 2026, pihaknya sudah menjelaskan ke tim kepolisian. Termasuk kata dia dengan menunjukkan dokumen legalitas kepemilikan ratusan air soft gun tersebut. Alhadid menyampaikan bukti surat izin penguasaan air soft gun tersebut dengan Nomor Polisi SI/5483-XII/2008.

“Kita sudah sampaikan ada izinnya. Dan itu bukan senjata api. Tetapi air soft gun untuk kebutuhan ekstrakurikuler di sekolah tersebut,” kata Alhadid.

Sekolah swasta itu, kata Alhadid memang punya kegiatan siswa berupa menembak dan panahan sejak 2021.

“Jadi itu kepemilikan dan legalitasnya atas nama (PT) Lokta Karya,” kata Alhadid.

Alhadid menegaskan, temuan barang-barang haram berupa narkoba, termasuk alat-alat penggunaannya, dan kepingan-kepingan CD pornografi bukan milik pun tak ada kaitan dengan IWD.

Alhadid menjelaskan, IWD sudah tak lagi punya akses ke yayasan dan sekolah itu sejak April 2026. Karena dia mengungkapkan, adanya konflik di internal yayasan yang berujung pada aksi saling pecat di level pembina.

“Jadi sejak April 2026, pihak kita tidak lagi bisa punya akses ke sekolah dan yayasan. Sehingga kita tidak tahu barang-barang ilegal seperti adanya narkoba, dan katanya ada juga CD-CD porno itu milik siapa. Kita tidak bertanggung jawab atas barang-barang yang ilegal tersebut,” ujar Alhadid.

Justeru sebaliknya, kata Alhadid, agar kepolisian menanyakan barang-barang haram yang ditemukan tersebut kepada pihak yang kini menguasai sepihak yayasan dan sekolah tersebut. “Sekarang yang menguasai itu pihak Niniek Cs. Untung Sangadji dan ormas-ormasnya, juga Bambang Prajitno. Silakan tanyakan kepada mereka. Karena kami tidak lagi punya akses ke yayasan sekolah tersebut sejak April 2026, dan itu sudah lima bulan,” ujar Alhadid.

Sebelumnya ratusan pucuk senjata api, amunisi, serta beberapa jenis narkoba, dan kepingan compact disc (cd) film pornografi ditemukan di sebuah ruangan kompleks sekolah swasta di wilayah Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel). Temuan tersebut saat ini dalam pengusutan tim kepolisian dari Polres Metro Jaksel, dan Polda Metro Jaya. Namun hingga kini, tim gabungan kepolisian belum memastikan siapa pemilik benda-benda terlarang tersebut.

Sekolah tersebut diketahui dalam pengelolaan sebuah yayasan. Kuasa Hukum Yayasan tersebut, Hermawanto menerangkan, temuan awal yang dilakukan tim internal yayasan pada 10 dan 11 Juli 2026 terhitung hampir seribu pucuk senjata api yang ditemukan tersimpan di sebuah ruangan.

“Jadi pada tanggal tersebut hampir satu bulan yang lalu, kami menemukan ada 995 pucuk senjata, yang terdiri dari air gun, air rifle, dan ribuan peluru mimis, serta satu pucuk yang dipastikan senjata api,” kata Hermawanto, Kamis (6/8/2026).

Komentar
Share27Tweet17SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Indonesia Habiskan Rp18 M Beli Senjata dari Israel

Indonesia Habiskan Rp18 M Beli Senjata dari Israel

ASPEK.ID, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia masih impor barang dari Israel. Pada 2020 Indonesia melakukan impor senjata...

Amerika akan Jual Senjata Buatan Boeing ke Israel Senilai Rp10 Triliun

ASPEK.ID, JAKARTA - Pemerintahan Presiden Joe Biden akan menyetujui penjualan senjata berpemandu presisi ke Israel senilai $ 735 juta atau...

Lawan Mafia, Penyidik Migas Dibekali Senjata Serbu

ASPEK.ID, JAKARTA - Penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) BPH Migas bakal diberikan senjata api dalam rangka pengawasan bahan bakar minyak (BBM)....

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In