• Latest
  • Trending
Pelni Dirombak, Yahya Kuncoro Promosi Jadi Direktur

Pelni Bangun 3 Kapal Senilai Rp4,5 Triliun

Bangun Smelter Terbesar di Dunia, Freeport Rogoh 600 Juta Dolar

Freeport Gelontorkan Rp 71,2 T untuk Tambang Kucing Liar di Papua

Harga Emas Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Emas Antam Naik Lagi, Harga 1 Gram Kini Rp2,71 Juta

Prabowo Minta Antisipasi Dampak El Nino, BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca

Suhu Juli 2026 Pecahkan Rekor Terpanas Sejak 1991, Ini Penjelasan BMKG

Panduan Lengkap Ibadah Ramadan & Idulfitri 1442 H/2021

Eks Menag Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp622 M di Kasus Kuota Haji

Kenapa Investor Tak Tertarik Investasi Hulu Migas?

Harga Minyak Indonesia Turun, Pasokan Dunia Membaik

3 WNI ABK Hilang di Selat Hormuz Usai Kapal Tenggelam, Ini Kata Kemlu

Selat Hormuz Mau Dibuka, Iran Minta AS Penuhi 5 Syarat

Persita Rekrut Gelandang asal Spanyol Tyronne del Pino

Persita Rekrut Gelandang asal Spanyol Tyronne del Pino

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

KPK Ungkap Dana Bank BJB Diduga Mengalir ke Sejumlah Pihak

Program PEN Pesantren, Pemerintah Alokasikan Rp2,6 Triliun

Masjid Istiqlal Masuk Bursa, OJK & BEI Beri Penjelasan

Malaysia Batasi Tamu Hari Raya, Larang Perjalanan Antar-Wilayah hingga 6 Juni

Malaysia Terbanyak Dikunjungi Turis di Asia Tenggara, Vietnam Kalahkan RI

BEI Target Kapitalisasi Bursa Rp 30.000 Triliun pada 2030

BEI Target Kapitalisasi Bursa Rp 30.000 Triliun pada 2030

Capital Inflow Indonesia Rp4,37 Triliun, Kepercayaan Global Meningkat

BI Buka Lowongan Kerja

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Agustus 11, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Pelni Bangun 3 Kapal Senilai Rp4,5 Triliun

by Aspek
Agustus 11, 2026
in BERITA TERBARU, BUMN
Pelni Dirombak, Yahya Kuncoro Promosi Jadi Direktur

Dok. PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero).

Jakarta – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) bakal membangun tiga kapal penumpang baru senilai Rp4,5 triliun menjadi momentum bagi industri galangan kapal nasional untuk membuktikan kapasitasnya. Institusi Galangan Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) menilai proyek tersebut dapat menguji kemampuan galangan dalam membangun kapal modern berstandar internasional.

Ketua Umum Iperindo Anita Puji Utami mengatakan pembangunan tiga kapal baru Pelni perlu menjadi implementasi penguatan industri galangan kapal nasional. Menurut dia, proyek tersebut tidak hanya berkaitan dengan penambahan armada, tetapi juga peluang meningkatkan kemampuan industri perkapalan dalam negeri.

BacaJuga

Freeport Gelontorkan Rp 71,2 T untuk Tambang Kucing Liar di Papua

Emas Antam Naik Lagi, Harga 1 Gram Kini Rp2,71 Juta

Suhu Juli 2026 Pecahkan Rekor Terpanas Sejak 1991, Ini Penjelasan BMKG

Eks Menag Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp622 M di Kasus Kuota Haji

Harga Minyak Indonesia Turun, Pasokan Dunia Membaik

Selat Hormuz Mau Dibuka, Iran Minta AS Penuhi 5 Syarat

“Proyek pembangunan tiga kapal baru Pelni harus menjadi implementasi nyata dari arahan Presiden Prabowo tersebut,” ujar Anita, Senin (10/8/2026).

Anita mengatakan Presiden Prabowo meminta penyusunan rencana pengembangan armada nasional agar semakin banyak pengiriman logistik dilakukan oleh kapal berbendera Indonesia. Kebijakan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan industri galangan kapal nasional.

“Bahkan CEO Danantara Rosan Roeslani menyampaikan arahan presiden mencakup pengembangan armada nasional dan peningkatan kemampuan galangan kapal, baik BUMN maupun swasta agar mampu membangun kapal berstandar internasional,” lanjut Anita.

Menurut Anita, Indonesia perlu membuktikan kemampuan tidak hanya dalam mengoperasikan kapal, tetapi juga membangun kapal modern dengan kualitas yang dapat bersaing di pasar internasional. Karena itu, proyek tiga kapal Pelni dinilai menjadi kesempatan untuk menguji kapasitas galangan kapal nasional.

Anita mengatakan, keterlibatan perusahaan Italia dalam penyusunan desain kapal tidak menjadi hambatan bagi pembangunan kapal di Indonesia. Dalam industri perkapalan global, penyedia desain dan galangan pembangun kapal merupakan dua entitas yang berbeda.

“Selama memenuhi spesifikasi teknis, standar keselamatan, dan persyaratan klasifikasi internasional, pembangunan kapal dapat dilaksanakan oleh galangan nasional,” sambung Anita.

Iperindo berharap Danantara sebagai pemegang saham strategis BUMN dapat memastikan proyek pembangunan tiga kapal Pelni memberikan dampak terhadap penguatan industri maritim nasional. Menurut Anita, proyek tersebut dapat menjadi langkah konkret untuk memperkuat armada nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap kapal berbendera asing.

“Iperindo akan mendukung keberhasilan pembangunan tiga kapal baru Pelni di Indonesia. Ini kesempatan emas menunjukkan kemampuan industri galangan kapal Indonesia kepada bangsa sendiri,” tegas Anita.

Sejumlah galangan kapal nasional, lanjut Anita, telah menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dalam pembangunan kapal tersebut. Industri galangan kapal nasional memiliki kapasitas membangun hingga sekitar 1.200 unit kapal per tahun.

Kapasitas tersebut didukung fasilitas reparasi sekitar 36.000 dock space serta jaringan industri penunjang yang memproduksi berbagai kebutuhan kapal, mulai dari pelat baja, pipa, kabel, cat, mesin diesel, genset, pompa, crane, hingga sistem kelistrikan dan perlengkapan kapal lainnya.

“Apabila proyek strategis seperti ini dipercayakan kepada galangan nasional, manfaatnya tidak hanya menghasilkan tiga kapal baru, tetapi juga memperkuat daya saing industri maritim Indonesia, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri, serta menggerakkan perekonomian nasional,” kata Anita.

Dengan kapasitas tersebut, proyek tiga kapal Pelni berpotensi menjadi salah satu tolok ukur kemampuan industri galangan nasional dalam mengerjakan kapal penumpang berskala besar sekaligus memperkuat rantai pasok industri maritim dalam negeri.

Komentar
Share9Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Cucu Pelindo dapat Kontrak di Aceh

Grup Pelindo Beli 2 Kapal Baru pada 2024

Emiten kapal pandu dan tunda Grup Pelindo, PT Jasa Armada Indonesia Tbk. (IPCM) berencana untuk menambah dua kapal baru pada...

Pertamina  Layani Banker Rendah Sulfur di Cilacap

Pertamina Ganti Nama PIS Singapore ke PIS Asia Pacific

PT Pertamina International Shipping (PIS) melakukan perubahan nama atau rebranding untuk anak usahanya yang berkedudukan di Singapura, yaitu dari PIS Singapore menjadi PIS Asia...

Pelni Dirombak, Yahya Kuncoro Promosi Jadi Direktur

Pelni Ekspansi ke Sektor Logistik, Siapkan Modal Rp1 Triliun

Pelni menyiapkan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) Rp1 triliun untuk ekspansi ke sektor logistik dan maritim pada 2023....

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In