• Latest
  • Trending
NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

Pemerintah Belum Buka Bantuan Asing untuk Tangani Gempa NTT

Gol Ramadan Bawa FC Bekasi City Menang, Persiraja Protes Keputusan Wasit

Bawa 20 Pemain, Persiraja Siap Tempur Hadapi PSIS Semarang

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Ambruk 1,88% ke 6.031, 497 Saham Berguguran

Prabowo Targetkan BUMN Tinggal 350 Unit Akhir 2026

Prabowo Ungkap Rencana Ganti Nama BNN, Ini Nama Barunya

Singapura Jadi Negara Paling Makmur di Asia Tenggara

Singapura Jadi Negara Paling Makmur di Asia Tenggara

KPK: Pemanggilan Menteri ATR Nusron Wahid Tergantung Kebutuhan

KPK Minta Menteri Nusron Wahid Kooperatif, Pejabat Publik Harus Jadi Teladan

Indonesia Komit Jaga Kepercayaan dan Lindungi Investasi

Indonesia Komit Jaga Kepercayaan dan Lindungi Investasi

Dony Oskaria: BUMN Karya: Utang Banyak, Anak Usaha Bermasalah

COO Danantara: Dividen Danantara Diinvestasikan, Tidak Disetor ke Kas Negara

Danantara Nilai Reformasi OJK Kunci Kredibilitas Pasar Modal

Rosan: 75 Persen Investasi Hilirisasi di Luar Jawa

Prabowo: Danantara Wajib Bantu Lanjutkan Proyek LRT Jakarta

Prabowo Belum Kirim Supres Pergantian Panglima TNI

Dua Tersangka Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Temui Jokowi di Solo

Jokowi: Setiap Negara Punya Sistem Pendidikan Berbeda-beda

Uji Materi Ijazah Capres Gugur di MK, Ini Pertimbangannya

Istana: Ijazah Gibran Bukan Tidak Ada, Belum Ditemukan

IMF Perkirakan Ekonomi Global Tumbuh 6% di 2021

IMF: 3 Tantangan Utama Ekonomi Global

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Oktober 8, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Pemerintah Belum Buka Bantuan Asing untuk Tangani Gempa NTT

by Aspek
Agustus 18, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

Kerusakan akibat gempa di NTT (Foto: ANTARA FOTO/GECIO VIANA)

 

ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah belum membuka bantuan dari negara asing dalam menangani dampak gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

 

BacaJuga

Bawa 20 Pemain, Persiraja Siap Tempur Hadapi PSIS Semarang

IHSG Ambruk 1,88% ke 6.031, 497 Saham Berguguran

Prabowo Ungkap Rencana Ganti Nama BNN, Ini Nama Barunya

Singapura Jadi Negara Paling Makmur di Asia Tenggara

KPK Minta Menteri Nusron Wahid Kooperatif, Pejabat Publik Harus Jadi Teladan

Indonesia Komit Jaga Kepercayaan dan Lindungi Investasi

Prasetyo mengatakan pemerintah masih mampu menangani kebutuhan masyarakat terdampak gempa, mulai dari logistik hingga pengungsian. Pemerintah juga terus memantau kondisi di lapangan setiap hari.

 

“Belum (membuka bantuan negara lain) ya. Nanti kita lihat karena berdasarkan laporan juga kami kebetulan lakukan setiap hari memonitor teman-teman di lapangan, semua masih bisa kita tangani dengan baik, baik kebutuhan logistik, apa pengungsian,” kata Prasetyo di Istana Merdeka, Senin (17/8/2026).

 

Selain itu, Pras menambahkan bahwa pemerintah terus melakukan pemantauan dan mengidentifikasi kebutuhan untuk penanganan lebih lanjut, termasuk rencana pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat yang terdampak.

“Bahkan rencana-rencana untuk perbaikan baik huntara maupun huntap itu pun sudah dalam proses diidentifikasi,” tutupnya.

 

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan anggaran untuk penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) siap disalurkan. Saat ini, Kemenkeu masih menunggu rincian kebutuhan anggaran dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan BNPB telah mengirimkan surat permintaan anggaran penanganan bencana. Namun, surat tersebut baru diterima sehingga Kemenkeu belum mengetahui secara detail jumlah dana yang dibutuhkan.

 

“Belum, kita belum lihat detailnya. (BNPB) baru mengirim (surat) kemarin sore, suratnya baru masuk hari ini,” kata Purbaya, Senin (17/8/2026).

 

 

Komentar
Share10Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Gempa M7,7 Guncang NTT, Dua Warg Meninggal Dunia di Sikka

Wamenkes: Relawan Medis di Gempa NTT Diberi Rp 350.000/Hari

  ASPEK.ID, JAKARTA -  Pemerintah pastikan bakal memberikan uang harian kepada relawan yang dikirim Kementerian Kesehatan untuk turun ke wilayah...

Pertamina Salurkan Makanan dan Obat ke Pelosok NTT

Pertamina Salurkan Makanan dan Obat ke Pelosok NTT

  ASPEK.ID, MANGGARAI - Tim gabungan relawan Pertamina Patra Niaga, Pertamina Foundation dan relawan lokal berhasil menembus Dusun Watu Hedok,...

Prabowo ke Riau, Pastikan Karhutla Padam

Hari Ini, Prabowo ke NTT Tinjau Penanganan Gempa Flores

    ASPEK.ID, JAKARTA -  Presiden Prabowo Subianto hari ini dijadwalkan berkunjung ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk meninjau langsung...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In