ASPEK.ID,JAKARTA – Survei market XSagha-Poltracking Indonesia merilis tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor strategis perlu meningkatkan kinerja.
Dalam survei persepsi pasar XSagha-Poltracking menunjukkan, Pertamina menjadi perusahaan BUMN yang paling terekam dalam ingatan publik dengan 11,3 persen.
Posisi itu diikuti PLN 5,3 persen, BRI 1,8 persen, Pegadaian dan Bank Mandiri 0,5 persen, lalu PTPN, Telkom Indonesia, Pelni, serta KAI 0,4 persen, hingga Kimia Farma 0,3 persen.
Di sisi lain, PLN menjadi perusahaan BUMN dengan tingkat kesukaan publik tertinggi, mencapai 77,3 persen, diikuti BRI 75,4 persen, Telkom Indonesia 73,3 persen, Pertamina 73,2 persen, dan Pos Indonesia 69,8 persen.
“Rapor dari tujuh sektor strategis ini adalah cermin bagi pemerintah. Publik tidak hanya melihat besaran aset BUMN, tapi seberapa nyata pelayanannya dirasakan di akar rumput. Menjadi ‘Top of Mind’ tidak akan bermakna jika tidak berbanding lurus dengan kualitas layanan di lapangan,” kata peneliti XSagha, Ahmad Zia Fitrahudin di Jakarta, Jumat (9/10/2026).
Survei nasional dilakukan secara tatap muka pada 14-20 Agustus 2026 terhadap 1.220 responden. Survei dilakukan dengan metode multistage random sampling dan margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.















