ASPEK.ID, NTB – Seorang pembalap Moto2 asal Spanyol mengalami kecelakaan saat sesi kualifikasi pertama (Q1) di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (10/10/2026). Pembalap itu dievakuasi dengan helikopter Basarnas ke RSUD Provinsi NTB untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, mengatakan evakuasi medis udara dengan helikopter Dauphin HR-3601 setelah mendapat rekomendasi dari tim medis sirkuit.
“Langkah ini diambil setelah tim medis sirkuit merekomendasikan penanganan medis lanjutan di rumah sakit rujukan,” kata Hariyadi, Minggu (11/10/2026) disalib dari beritasatu.
Helikopter lepas landas dari helipad Medical Center Sirkuit Mandalika pada pukul 11.09 Wita dan mendarat di RSUD Provinsi NTB pukul 11.24 Wita. Proses evakuasi berlangsung selama 15 menit.
Setibanya di rumah sakit, pembalap langsung mendapatkan penanganan medis intensif dari tim dokter dengan bantuan personel SAR Mataram.
“Setelah selesai menerima perawatan medis di RSUD Provinsi NTB, pembalap tersebut kemudian diterbangkan kembali menuju Sirkuit Mandalika menggunakan helikopter Basarnas lainnya, yakni jenis Dauphin HR-3604,” jelasnya.
Basarnas menyiagakan dua helikopter AS 365 N3+ Dauphin, yakni HR-3601 dan HR-3604, untuk mendukung kesiapsiagaan medis selama MotoGP Mandalika 2026.
Keberhasilan evakuasi tersebut menunjukkan kesiapan koordinasi tim medis sirkuit, Basarnas, dan rumah sakit rujukan dalam menangani kondisi darurat pada ajang balap internasional.














