ASPEK.ID, JAKARTA – Presiden Direktur PT GTS Internasional, Kemal Imam Santoso menyatakan perusahaan distribusi gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) itu berencana melakukan penawaran IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI).
GTS Internasional adalah anak usaha dari PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) milik Tommy Soeharto .
“Kami berencana untuk go public. Sudah (registrasi), tahap registrasi sudah, sekarang menunggu konfirmasi dari regulator,” jelas Kemal, Kamis (29/7/2021).
Terkait rencana selanjutnya setelah melakukan IPO, Kemal belum bisa menjelaskan apa-apa saja yang akan dilakukan Perseroan karena mengikuti regulasi yang ada.
“Karena kami terikat regulasi, IPO structure belum bisa dikomunikasikan. Kami mengikuti regulasi tidak diperbolehkan membicarakan IPO structurenya,” katanya disadur dari sindonews.
PT GTSI merupakan operator untuk kapal LNG di Indonesia dan seluruh wilayah pengoperasiannya. GTSI merupakan perusahaan pelopor pengoperasian regasifikasi penyimpanan terapung atau Floating Storage Regasification Unit (FSRU). Perseroan mengoperasikan empat dari lima unit FSRU yang beroperasi di Indonesia.
Berdasarkan laporan keuangan Humpuss Intermoda Transportasi yang berakhir pada 31 Desember 2020, aset GTSI mengalami kenaikan pada tahun 2020 sebesar 52,44 juta dolar AS dari tahun sebelumnya USD47,53 juta. HITS memiliki 99% saham GTSI.






















