• Latest
  • Trending
Pertama di Indonesia, BNI Terbitkan AT-1 Bond Rp8,6 Triliun

BNI Laba Bersih Rp10,89 Triliun di 2021

Singapore Airlines Dilarang Masuk Hongkong

10 Maskapai dengan Layanan Wi-Fi Terbaik Dunia

Panglima TNI Rotasi Sejumlah Kabinda, Termasuk Jawa Barat, Tengah dan Timur

Beredar Info Panglima TINI Mutasi Pangdam

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK Targetkan RI Punya 5 Bank Syariah Raksasa pada 2027

Persis Solo Genjot Kondisi Fisik Jelang Laga Perdana Championship 2026/27

Persis Solo Usung Misi 3 Poin Saat Kontra Kendal Tornado

2 Kali Kalahkan Corona, Ini Rahasia Vietnam

Ekonomi Vietnam Tancap Gas, Tumbuh 9,95% pada Kuartal III 2026

Kapal Perang Rusia Bersandar di Tanjung Priok, Ada Misi Apa?

Kapal Perang Rusia Bersandar di Tanjung Priok, Ada Misi Apa?

3 Pola Makan Picu Kencing Manis

Ahli Gizi Kupas Simpan Nasi di Kulkas, Aman atau Bahaya?

Cetak Rekor, Krakatau Steel Produksi Baja 203,3 Ribu Ton

Krakatau Steel Lebur 4 Anak Usaha Jadi Satu Entitas

Alasan Sprei Hotel Selalu Putih

Alasan Sprei Hotel Selalu Putih

Target 200 Juta Penduduk Punya Buku Bank,  Usia 17 Tahun Otomatis Punya Rekening dan Saldo Rp50 Ribu

Aturan Terbaru Saldo Minimum Bank Pemerintah Mulai Oktober 2026

Prabowo Resmi Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri

Kapolri Suyudi Mutasi 19 Kapolda

Jokowi: Tunjukkan KTA PSI, Politik Itu Soal Momentum

Pengamat: 3 Faktor Jokowi Deklarasi Sebagai Anggota PSI

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Oktober 3, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

BNI Laba Bersih Rp10,89 Triliun di 2021

by Aspek
Januari 27, 2022
in BUMN, PERBANKAN
Pertama di Indonesia, BNI Terbitkan AT-1 Bond Rp8,6 Triliun

Menara BNI di Tanah Abang, Jakarta Pusat. [Dok. BNI]

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mencatatkan perolehan laba bersih sebesar Rp10,89 triliun sepanjang tahun 2021. Perolehan laba tersebut melonjak 232,2% (year on year/yoy) dibandingkan laba yang diperoleh perseroan pada 2020.

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar memaparkan, perolehan laba bersih tersebut melampaui ekspektasi pasar. Dia menjelaskan, laba tersebut dihasilkan dari pendapatan operasional sebelum pencadangan yang tumbuh kuat 14,8% (yoy).

“Pencapaian ini bahkan menjadi yang tertinggi yang pernah dihasilkan BNI, lebih tinggi dari pendapatan operasional sebelum pandemi,” kata Royke dalam Public Expose BNI secara virtual, Rabu (26/1/2022).

BacaJuga

Krakatau Steel Lebur 4 Anak Usaha Jadi Satu Entitas

Aturan Terbaru Saldo Minimum Bank Pemerintah Mulai Oktober 2026

Anak Usaha Pertamina TUGU Angkat Komisaris Independen Baru

Pelindo Bikin Platform ADHARA untuk Integrasikan Sistem Logistik Nasional

Garuda Bisa  Jaga Ketahanan Bisnis di Tengah Badai Avtur Global

Di Tengah Lonjakan Avtur, Rugi Garuda Indonesia Menyusut 23,2 Persen

Royke  menjelaskan, laba bersih bank ‘bank only’, mengalami pertumbuhan mencapai Rp10,68 triliun per Desember 2021 dari tahun sebelumnya Rp2,75 triliun.

Namun, pendapatan bunga secara konsolidasian turun mencapai Rp50,02 triliun, dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp56,17 triliun. Adapun beban bunga konsolidasian merosot sebesar Rp11,77 triliun dari sebelumnya Rp19,02 triliun.

Alhasil, pendapatan bunga bersih BNI pada tahun 2021 sebesar Rp38,24 triliun, meningkat dari tahun 2020 senilai Rp37,15 triliun. Lebih lanjut, dari sisi penyaluran kredit, BNI mencatatkan penyaluran sebesar Rp582,43 triliun pada 2021. Capaian ini naik 5,30% dari periode yang sama tahun lalu sejumlah Rp553,10 triliun.

“Peningkatan pendapatan operasional bank dihasilkan dari pertumbuhan kredit yang sehat sebesar 5,3% (yoy), net interest margin di level 4,7%, serta pendapatan berbasis komisi fee based income yang pada akhir 2021 tercatat 12,8% (yoy),” katanya.

Adapun non-perfoming loan (NPL) gross BNI turun menjadi 3,70% dibandingkan periode 2020 sejumlah 4,25%. NPL net BNI ikut merosot sebesar 0,73% dari 0,95%.

Sedangkan rasio pinjaman terhadap simpanan (loan to deposit ratio/LDR) kian longgar menjadi 79,71% dari periode yang sama di tahun 2020 di level 87,28%.

Dari sisi total aset, hingga Desember 2021 BNI mencatat pertumbuhan signifikan sebesar Rp964,83 triliun, dibandingkan bulan Desember 2020 sejumlah Rp891,33 triliun.

Komentar
Share22Tweet14SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Target 200 Juta Penduduk Punya Buku Bank,  Usia 17 Tahun Otomatis Punya Rekening dan Saldo Rp50 Ribu

Aturan Terbaru Saldo Minimum Bank Pemerintah Mulai Oktober 2026

  ASPEK.ID JAKARTA - Berikut ini rincian saldo minimum di tiga bank nasional mulai Oktober 2026: Bank Mandiri Tabungan Rupiah:...

Pertama di Indonesia, BNI Terbitkan AT-1 Bond Rp8,6 Triliun

BNI Raih Rp10,8 Triliun di semester I 2026

Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mencatat pertumbuhan kredit sebesar 24,4 persen secara tahunan (year on year/yoy)...

BNI Gulung Lapak 96 Kantor Cabang

BNI Bantah Minta Siswa Sakit ke Kantor BNI Urus PIP

Lubuk Pakam - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI membantah pihaknya meminta seorang siswa yang sakit dibawa dengan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In