ASPEK.ID – Brasil gagal meraih kemenangan saat menghadapi Australia dalam laga FIFA Matchday. Tim Samba harus puas bermain imbang 1-1, dengan kondisi rumput lapangan menjadi sorotan pelatih Carlo Ancelotti.
Australia vs Brasil berlangsung di Queensland Country Bank Stadium, Queensland, Jumat. Tuan rumah lebih dulu unggul melalui tendangan bebas ciamik Nestory Irankunda.
Brasil baru mampu menyamakan kedudukan pada masa injury time. Rayan menjadi penyelamat Tim Samba lewat sundulannya memanfaatkan situasi sepak pojok.
Ancelotti mengapresiasi perjuangan para pemainnya yang terus berusaha hingga pertandingan berakhir. Namun, pelatih asal Italia itu mengaku tidak puas dengan kondisi lapangan yang dinilainya menyulitkan permainan Brasil.
“Kondisi lapangan itu tidak bagus,” ujar Ancelotti seperti dilansir ESPN, Sabtu (26/9/2026).
“Lapangan itu… sulit untuk bermain di lapangan seperti ini. Dan kami berharap mendapatkan lapangan yang lebih baik untuk pertandingan berikutnya,” sambungnya.
Kondisi rumput di Queensland Country Bank Stadium memang menjadi perhatian. Stadion tersebut lebih banyak digunakan untuk olahraga Australian Rules Football dan Rugby League.
Stadion itu juga menjadi markas tim putra dan putri North Queensland Cowboys yang berlaga di National Rugby League (NRL).
Keluhan serupa disampaikan pelatih Australia, Tony Popovic. Dia juga berharap pertandingan berikutnya digelar di stadion dengan kondisi rumput yang lebih baik.
“Saya sendiri sering tidak puas dengan kondisi lapangan di banyak pertandingan dan saya tidak pernah mendengar ada orang yang membahasnya setelah pertandingan usai,” kata Popovic.
“Kami tentu ingin bermain di lapangan dengan rumput yang mulus seperti karpet, seperti yang kami alami di Piala Dunia. Itu adalah impian bagi kami, namun saat ini, impian itu masih jauh dari kenyataan,” lanjutnya.
Australia dan Brasil akan kembali bertemu pada 29 September mendatang. []
















