ASPEK.ID, JAKARTA – Berikut ini janji Jenderal Suyudi atas amanah sebagai Kapolri yang diucapkan pada 1 Oktober 2026 dihimpun dari berbagai sumber:
- jangan Ada Rekayasa Perkara
“Perubahan Polri tidak mungkin terjadi apabila pimpinan hanya meminta anggota berubah. Perubahan harus dimulai dari pimpinan dan dibuktikan di lapangan,” ucap Suyudi.
Suyudi menyebutkan dia akan turun ke lapangan. Dia mengaku ingin untuk melihat masalah secara langsung.
- Semangat Hoegeng Tak Boleh Luntur
Suyudi menegaskan semangat mantan Kapolri Jenderal Hoegeng Iman Santoso harus jadi kompas moral. Dia mengatakan kejujuran dan kesederhanaan yang dicontohkan Hoegeng harus dipegang.
- Tak Boleh Ada Titipan di Rekrutmen Polri
Suyudi juga berbicara tentang pembenahan internal Polri jika dipercaya menjadi Kapolri. Ia menegaskan tak boleh ada praktik titipan, transaksi hingga sponsorship dalam proses rekrutmen dan pembinaan SDM Polri.
- Janji Ruang Publik Aman
Dalam rapat di DPR Suyudi memaparkan program 100 hari pertamanya. Ia ingin menetapkan komando perubahan hingga memetakan kejahatan berdampak tinggi.
“Hari pertama sampai 30 mengetahui keadaan sebenarnya, menetapkan komando perubahan, membangun baseline, memeriksa penerimaan laporan, respons 110, tunggakan atau perkembangan perkara, pengaduan, perlindungan kelompok rentan, kesiapan polres-polsek, serta memetakan kejahatan berdampak tinggi,” kata Suyudi.
- Warga Tak Perlu Tunggu ‘No Viral No Justice’
Suyudi berbicara mengenai fenomena ‘no viral no justice’ dalam penanganan laporan masyarakat. Ia ingin mengubah pola tersebut usai diberi kepercayaan sebagai Kapolri.














