ASPEK.ID, JAKARTA — Danantara incar sektor pusat data atau data center sebagai prioritas investasi berimbal hasil tinggi lewat penyelarasan regulasi lintas sektor dan skema investasi bersama.
Managing Director Global Relations and Governance Danantara Pahala Nugraha Mansury menyatakan Danantara Investasi Management (DIM) memprioritaskan proyek yang memberikan imbal hasil komersial. Salah satunya adalah sektor pusat data yang kini tengah mengalami pertumbuhan pesat.
“Salah satu sektor yang momentumnya sedang sangat baik sekali adalah investasi di bidang data center atau infrastruktur digital,” ungkapnya dalam BIG Downstream Insight 2026 yang digelar Bisnis Indonesia, Selasa (6/10/2026).
Untuk menangkap peluang dari raksasa teknologi global, Pahala menuturkan Danantara bersama Kementerian Investasi sedang membahas penyederhanaan dan penyelarasan regulasi atau streamlining yang menghubungkan seluruh ekosistem penunjang pusat data.
Dia menjelaskan industri pusat data membutuhkan keandalan dan ketersediaan pasokan energi listrik serta air. Untuk itu, regulasi dan perizinan dari berbagai sektor teknis perlu disatukan dalam satu alur terintegrasi.
“Kami berharap nantinya bisa bekerja sama dengan Kementerian Investasi, misalnya, untuk bisa melakukan streamlining peraturan-peraturan yang terkait dengan sektor pengembangan untuk data center,” ucap Pahala.
Melalui skema co-investment Danantara bertekad menjadi mitra ideal bagi global hyperscaler yang ingin masuk ke Indonesia. Langkah itu sekaligus memberikan kepastian hukum dan iklim investasi yang kondusif.
















