• Latest
  • Trending
Di China, Pemilik TK Dihukum Seumur Hidup  karena Ratusan Murid Keracunan Makanan

Di China, Pemilik TK Dihukum Seumur Hidup  karena Ratusan Murid Keracunan Makanan

Pemprov DKI Antisipasi Asap Karhutla

Pemprov DKI Antisipasi Asap Karhutla

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

Asap Karhutla Berdampak ke 29 Bandara, 2.458 Penerbangan Dibatalkan dan Terlambat

Survei SMRC: 50,8% Masyarakat Menilai Ekonomi Sangat Buruk

Dua Petani Perempuan dari Aceh dan Banten Meraih 100 Women Heroes FAO 2026 di Roma

Dua Petani Perempuan dari Aceh dan Banten Meraih 100 Women Heroes FAO 2026 di Roma

H+1 Idul Fitri, Bandara Kualanamu Cuma Layani 23 Penumpang

Ban Pesawat Citilink Pecah di Bandara Halim

Persis Solo Gelar TC di Garudayaksa Training Centre, Siap Uji Kekuatan dengan Tim Liga 1

Persis Solo Pecat Ricky Nelson

Sekjen PBB ke Jakarta, Ada Pengalihan Jalan

Sekjen PBB ke Jakarta, Ada Pengalihan Jalan

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

Asap Karhutla dari Kalimantan Masuk Jakarta

Menara Masjid Dipasang BTS, Kominfo Biasa Saja

Kemenag Bagi-bagi  Rp50 Juta ke Masjid dan Rp35 Juta ke Mushallaa, Ini Syarat dan Jadwalnya

1 Januari 2020, Harga Rokok Resmi Naik 35 Persen

BPS; Orang Indonesia Lebih Banyak Habiskan Uang untuk Beli Rokok Daripada Makanan Pokok

IMF Perkirakan Ekonomi Global Tumbuh 6% di 2021

10 Negara Terbanyak terjerat Utang IMF 2026

Jokowi: Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran

Jokowi: Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Di China, Pemilik TK Dihukum Seumur Hidup  karena Ratusan Murid Keracunan Makanan

by Aspek
Oktober 18, 2026
in BERITA TERBARU, GLOBAL
Di China, Pemilik TK Dihukum Seumur Hidup  karena Ratusan Murid Keracunan Makanan

 

 

ASPEK.ID, CHINA- Seorang pemilik Taman Kanak-kanak (TK) di China beserta lima stafnya dijatuhi hukuman penjara setelah terbukti meracuni lebih dari 200 anak dengan makanan yang terkontaminasi bahan berbahaya berupa timbal.

BacaJuga

Pemprov DKI Antisipasi Asap Karhutla

Asap Karhutla Berdampak ke 29 Bandara, 2.458 Penerbangan Dibatalkan dan Terlambat

Survei SMRC: 50,8% Masyarakat Menilai Ekonomi Sangat Buruk

Ban Pesawat Citilink Pecah di Bandara Halim

Persis Solo Pecat Ricky Nelson

Sekjen PBB ke Jakarta, Ada Pengalihan Jalan

Pemilik TK Heshi Peixin di Tianshui, Provinsi Gansu, Li Huifang, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas kejahatan memproduksi dan menjual makanan beracun dan berbahaya, sebagaimana dilaporkan oleh media pemerintah China.

Kasus ini mendapat sorotan publik di China, dan menuai beragam kritik tajam mengenai aturan penyediaan makanan di sekolah. Kronologi kasus keracunan makanan dan kadar timbal ekstrem Diberitakan BBC, Sabtu (17/10/2026), skandal kesehatan publik ini bermula pada Juli 2025 ketika puluhan anak di TK sakit secara mendadak. Setelah pemeriksaan medis dilakukan, sebanyak 247 murid dan staf di TK Heshi Peixin ditemukan memiliki kadar timbal dalam darah yang sangat tinggi di atas batas normal.

Penyelidikan berlanjut setelah 235 anak dari TK Heshi Peixin harus mendapatkan perawatan medis akibat keracunan timbal usai mengonsumsi kue kurma merah kukus dan roti jagung sosis. Berdasarkan hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan, tingkat kontaminasi timbal yang ditemukan sangat mengerikan. Mengandung kadar timbal sebesar 1.340 mg/kg. Kedua angka tersebut melampaui batas standar keamanan pangan nasional China yang menetapkan ambang batas maksimum hanya sebesar 0,5 mg/kg.

Hasil laporan investigasi mengungkapkan bahwa koki di dapur TK Heshi Peixin diinstruksikan menggunakan cat yang tidak dapat dimakan (inedible paint) untuk mempercantik dan memperindah tampilan visual makanan agar dapat menarik lebih banyak siswa baru untuk mendaftar. Penggunaan cat beracun itu tetap dilakukan meskipun pada wadah cat sudah tertera label peringatan yang sangat jelas bahwa bahan tersebut bukan untuk dikonsumsi.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), keracunan timbal sangat berbahaya terutama bagi anak-anak usia dini karena dapat merusak otak serta sistem saraf pusat secara berat dan permanen.

 

Komentar
Share9Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Banjir Nepal Tewaskan 157 Orang, Ratusan Turis  Hilang

Banjir Nepal Tewaskan 157 Orang, Ratusan Turis  Hilang

    ASPEK.ID, NEPAL  - Tim penyelamat masih mencari ratusan orang yang hilang setelah longsoran lumpur dan bebatuan menghantam sungai...

Indonesia Terima Usulan Mobil Listrik Tesla

Tesla Tarik 3 Juta Mobil di China

ASPEK, CHINA -Tesla menarik kembali sekitar 3 juta kendaraan di China untuk menangani dua persoalan keselamatan, yakni mekanisme gagang pintu...

Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

Danantara: Seluruh Saham KCIC BUMN Bakal Dialihkan ke Kemenkeu

    ASPEK.ID, JAKARTA  - Seluruh kepemilikan saham PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) yang saat ini berada di tangan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In