ASPEK.ID, MALAYSIA – Kementerian Pemuda dan Olahraga Malaysia mencatat The Gulf Air Bahrain Grand Prix, kompetisi F1, yang digelar di Sirkuit Sepang menghasilkan perputaran ekonomi senilai RM950 juta, atau setara dengan Rp4,16 triliun.
Melansir CNA (14/10/2026), Menpora Malaysia Taufiq Johari mengatakan bahwa dalam dua hari penyelenggaraan (2-4 Oktober), event balapan itu mendatangkan 261.000 penonton. Angka itu melampaui jumlah penonton pada Malaysian Grand Prix 2008.
Pada gelaran tersebut, jumlah penonton tercatat 126.690 orang. Pertandingan F1 tahun ini juga ditonton sebanyak 827 juta kali di seluruh dunia.
Kemenpora Malaysia juga mencatat ada lebih dari 50.000 wisatawan mancanegara dan 5.000 pekerja asing berkunjung ke Malaysia untuk event ini.
“Kehadiran penonton mancanegara meningkatkan pendapatan pariwisata dan penerbangan, begitu juga dengan UMKM setempat. Ini memperkuat profil Malaysia sebagai destinasi investasi dan olahraga kelas dunia,” kata dia (14/10/2026).
Tidak diungkap berapa perbandingan antara biaya yang dikeluarkan untuk menggelar event F1 tersebut dengan perputaran ekonomi yang dihasilkan. Taufiq mengatakan pemerintah masih menghitung perbandingan biaya dan benefit yang diperoleh.















